Geger Pasien Positif Corona Dibolehkan Pulang, Ini Penjelaskan Dinkes Jambi

Bangun Santoso

Rabu, 08 April 2020 | 15:13 WIB
Geger Pasien Positif Corona Dibolehkan Pulang, Ini Penjelaskan Dinkes Jambi
Sebagai ilustrasi dua petugas medis berseragam alat pelindung diri (APD) dua wanita yang wajahnya tertutup masker pada pukul 23.30 WIB, tiba di gedung isolasi RSUP Adam Malik, Medan, Selasa (17/3/2020). (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)

Suara.com - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Jambi Samsiran Halim mengatakan, kepulangan pasien 01 positif virus corona atau Covid-19 asal Kabupaten Tebo seharusnya tidak terjadi. Ia sangat menyayangkan pasien tersebut diperbolehkan pulang oleh pihak RSUD Raden Mattaher Jambi.

"Mungkin keinginan yang bersangkutan (pulang), istilahnya pulang paksa. Sebenarnya itu tidak boleh. Tidak dipulangkan seharusnya," kata Samsiran, sebagaimana dilansir Metrojambi.com (jaringan Suara.com), Rabu (8/4/2020).

"Tapi kita di Jambi (RSUD) masih banyak yang kosong. Sebaiknya tetap diisolasi hingga hasilnya dinyatakan negatif," katanya menambahkan.

Sementara itu, saat penjemputan pasien pada Selasa (7/4/2020) malam untuk kembali dirawat di rumah sakit, Syamsiran menyampaikan istrinya juga turut diperiksa. Sebab sang istri merupakan orang yang contact tracing langsung dengan pasien.

"Selain istri, keluarga inti (anak-anak) juga diperiksa dan akan kita pantau selama 14 hari ke depan," terangnya.

Meskipun kebijakan akan kondisi pasien berada di pihak RSUD, Syamsiran mengatakan bahwa ini perihal wabah, harusnya berkoordinasi.

"Tapi sudah clear. Pasiennya sudah kembali ke RSUD (diisolasi). Kondisi pasien sehat. Makanya dipulangkan itu karena sehat, cuma hasilnya masih positif," imbuhnya.

Syamsiran pun berharap, jumlah pasien positif Covid-19 di Jambi tidak semakin bertambah. Di mana hingga saat ini, pasien yang dinyatakan positif tercatat ada dua orang.

"Mudah-mudahan tidak bertambah. Kita takut jika bertambah. Kalau itu tidak betul-betul terkontrol kita susah, pemprov susah," katanya lagi.

baca juga

Syamsiran juga menyampaikan, bantuan Alat Pelindung Diri (APD) di rumah sakit sudah lumayan banyak, yakni sekitar 5 ribu APD.

"Khusus di Provinsi Jambi kita dapat bantuan pertama dua ribu dan dikirim dua ribu lagi, terakhir dapat tambahan seribu. Sekarang sudah lima ribuan," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ragunan Cegah Corona, Kandang Rutin Dibersihkan dan Satwa Diperiksa Dokter

Ragunan Cegah Corona, Kandang Rutin Dibersihkan dan Satwa Diperiksa Dokter

News | Rabu, 08 April 2020 | 15:04 WIB

Lelaki Mendadak Terkapar Meninggal di Jalan, Jasad Dievakuasi Tim Pakai APD

Lelaki Mendadak Terkapar Meninggal di Jalan, Jasad Dievakuasi Tim Pakai APD

News | Rabu, 08 April 2020 | 15:01 WIB

Tira-Persikabo Juga Ikuti Putusan PSSI, Pangkas Gaji Pemain 75 Persen

Tira-Persikabo Juga Ikuti Putusan PSSI, Pangkas Gaji Pemain 75 Persen

Bola | Rabu, 08 April 2020 | 14:58 WIB

Menkominfo Klaim Aplikasi Peduli Lindungi Bisa Pantau Orang Kena Corona

Menkominfo Klaim Aplikasi Peduli Lindungi Bisa Pantau Orang Kena Corona

News | Rabu, 08 April 2020 | 14:54 WIB

Lima Olimpian Pertaruhkan Nyawa, Perangi Pandemi Corona di Garda Terdepan

Lima Olimpian Pertaruhkan Nyawa, Perangi Pandemi Corona di Garda Terdepan

Sport | Rabu, 08 April 2020 | 14:43 WIB

Emosi Berubah, Ini 5 Perilaku yang Menandakan Stres pada Anak

Emosi Berubah, Ini 5 Perilaku yang Menandakan Stres pada Anak

Health | Rabu, 08 April 2020 | 14:43 WIB

Dampak Corona, Puluhan Ribu Warga Jateng Kesulitan Bayar Kredit Bank

Dampak Corona, Puluhan Ribu Warga Jateng Kesulitan Bayar Kredit Bank

Jawa Tengah | Rabu, 08 April 2020 | 14:43 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×