Imam FPI Habib Rizieq Bolehkan Salat Jumat Berjamaah, Ini 10 Syaratnya

Iwan Supriyatna | Stephanus Aranditio | Suara.com

Senin, 20 April 2020 | 07:29 WIB
Imam FPI Habib Rizieq Bolehkan Salat Jumat Berjamaah, Ini 10 Syaratnya
Habib Rizieq Shihab. [YouTube/Front TV]

Suara.com - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab kembali mengeluarkan instruksi bagi umat Islam agar tetap menggelar salat jumat dengan ketentuan tertentu sesuai aturan jaga jarak aman atau physical distancing di Masjid. Namun ada 10 syarat yang harus dipenuhi.

Dalam poster yang didapat Suara.com dari Kuasa Hukum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar pada Senin (20/4/2020), Rizieq menyebut jika aktivitas kerja masih bisa dilakukan, mengapa masjid harus ditutup.

"Jika saat wabah ternyata pabrik tetap kerja dan terminal stasiun tetap buka, KRL dan armada bis tetap beroperasi, serta rapat paripurna DPR RI tetap digelar dan siaran pers terbuka pejabat dengan wartawan tetap diadakan dengan dalih ada aturan jaga jarak, maka salat jumat lebih utama untuk dilaksanakan dengan aturan jaga jarak," kata Rizieq.

Rizieq menyebut di zona hijau yang belum ada kasus virus corona tetap wajib mendirikan Salat Jumat di Masjid, sementara yang di zona merah bisa dilakukan dari rumah saja sesuai fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pemerintah.

Namun, menurutnya, bagi orang yang berada di zona merah dan bersikeras ingin tetap melaksanakan salat jumat di masjid karena suatu alasan kuat dan meyakinkan sebaiknya jangan dilarang atau dihalangi.

"Tapi diarahkan dengan syarat tetap menjaga jarak fisik dan jarak sosial (physical distancing dan social distancing) sesuai dengan aturan medis melalui tata cara khusus dengan pembatasan super ketat," ucapnya.

Pembatasan super ketat tersebut antara lain:

  1. Membuka semua pintu masjid/musholla/majelis yang ada di sekitar masyarakat untuk Shalat Jumat agar jemaah terpecah dan tidak terkonsentrasi di satu tempat saja.
  2. Jemaahnya hanya boleh orang dewasa, warga sekitar, dan sehat saja. Warga luar lingkungan, orang sakit, anak-anak atau yang bersuhu badan di atas 37 derajat celcius jangan diizinkan, masjid harus menyediakan alat ukur suhu tubuh.
  3. Jumlah jemaah harus dibatasi minimal 40 orang yang memenuhi syarat jumat, batas maksimal tergantung batas aman maksimum kapasitas masjid. Waktunya harus dibatasi, terlambat tidak boleh masuk dan jika sudah selesai segera pulang dengan tertib dan teratur.
  4. Sediakan bilik desinfektan di depan gerbang masjid agar setiap jamaah yang masuk disterilkan dengan menggunakan bahan yang suci dan aman untuk tubuh manusia.
  5. Sediakan sabun dan hand sanitizer dari bahan suci dan aman untuk jamaah.
  6. Gulung semua karpet masjid agar tidak gunakan, bersihkan seluruh lantai dan dinding serta tiang masjid, juga WC dan tempat wudhu dan lainnya sebelum dan sesudah jumatan.
  7. Jemaah harus wudhu di rumah masing-masing dan memakai masker, membawa sejadah sendiri, membuat shaf shalat berjarak sesuai aturan medis, tiadakan salam-salaman antar jemaah, usai shalat jumat, dzikir, doa singkat langsung bubar dengan tertib.
  8. Jangan lupa keluar/masuk rumah dan masjid harus berdoa seperti yang diajarkan Nabi Muhammad SAW, perbanyak istighfar dan sholawat serta bersedekah, lalu berlindung dan tawakal kepada Allah SWT.
  9. Minta bantuan TNI-Polri serta ormas islam untuk menjaga masjid dan menertibkan jemaan selama shalat jumat.
  10. semua langkah di atas dikoordinasikan dan dilaksanakan bekerjasama dengan pemerintah setempat.

Rizieq menegaskan jika pihak masjid dan jemaah tidak mampu melaksanakan kesepuluh langkah tersebut maka jangan nekat menggelar Salat Jumat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pedagang Telur Meninggal saat Salat Jumat, Jamaah Panik Takut Corona

Pedagang Telur Meninggal saat Salat Jumat, Jamaah Panik Takut Corona

News | Sabtu, 18 April 2020 | 18:49 WIB

Meninggal saat Salat Jumat di Rakaat Terakhir, Odong Bikin Panik Jamaah

Meninggal saat Salat Jumat di Rakaat Terakhir, Odong Bikin Panik Jamaah

News | Sabtu, 18 April 2020 | 18:40 WIB

Salat Jumat Tanpa Pembatasan Jarak di Aceh

Salat Jumat Tanpa Pembatasan Jarak di Aceh

Foto | Jum'at, 17 April 2020 | 16:03 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:15 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:05 WIB