Tarian Penghormatan untuk Korban Covid-19 Dibuat Secara Online

Iwan Supriyatna

Rabu, 22 April 2020 | 06:35 WIB
Tarian Penghormatan untuk Korban Covid-19 Dibuat Secara Online
Tarian sebagai bentuk penghormatan kepada para korban pandemi COVID-19. (Foto: Antaranews.com)

Suara.com - Seorang seniman tari tradisional dari Kota Semarang, Jawa Tengah, Yoyok Bambang Priyambodo, menciptakan sebuah tarian sebagai bentuk penghormatan kepada para korban pandemi COVID-19.

"Selain penghormatan, tarian juga sebagai bentuk doa kami, kepada yang meninggal, baik korban maupun tenaga medis, yang masih sakit, dan kepada keluarga yang ditinggalkan akibat pandemi COVID-19," kata Yoyok di Semarang, Rabu (22/4/2020).

Dalam menciptakan tarian tersebut, pengasuh Sanggar Greget ini berkolaborasi dengan dua penari senior asal Kota Surakarta, yakni Djarot B. Darsono dan Eko Supendi.

"Kami lakukan secara 'online', baik latihan maupun penciptaan karya yang kemudian kami rekam masing-masing dan kami satukan," ujarnya.

Dirinya mengaku sangat prihatin dengan kondisi saat ini dan menyebut pandemi COVID-19 memberikan peringatan yang cukup keras kepada semua umat manusia untuk saling membantu.

Menurut dia, para korban pandemi COVID-19 ini harus diperlakukan secara baik, serta jangan sampai ada penolakan pemakaman jenazah.

"Kami menyikapi banyak korban yang tumbang, bukan hanya pasien, namun juga tenaga medis. Ini sangat miris bagi saya pribadi sampai ada terjadi penolakan sehingga kita perlu tetap berpasrah kepada Tuhan, namun tidak menghilangkan semangat gotong royong dan humanis kita," katanya.

Dalam penyajian karyanya, Yoyok menyebut berdapat banyak simbol yang menggambarkan kondisi saat ini, mulai dari jeritan tangis, kesakitan, keluarga yang berduka, berdoa kepada Tuhan, menerima dan bersyukur, hingga semangat dalam berkarya.

"Hingga pada akhirnya kita melangkah berperang melawan sesuatu yang tidak kelihatan, namun harus disikapi dengan kepercayaan diri untuk menang. Serta harapan dan doa, 'pagebluk' segera berakhir," ujarnya.

baca juga

Ia menambahkan bahwa tarian ini merupakan lanjutan dari karya kolaborasi yang pertama.

"Yang pertama sudah kami luncurkan di media sosial dan Youtube, kemudian kami susulkan karya yang kedua ini dengan harapan melalui karya ini banyak masyarakat yang menerima semangat dan inspirasi kami," kata Yoyok. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seniman Iran Sulap Gedung Teater untuk Produksi Masker

Seniman Iran Sulap Gedung Teater untuk Produksi Masker

Video | Minggu, 19 April 2020 | 09:00 WIB

Dihargai Mahal, Seniman Ini Buat Lukisan Bermodal Payudara dan Alat Kelamin

Dihargai Mahal, Seniman Ini Buat Lukisan Bermodal Payudara dan Alat Kelamin

Lifestyle | Minggu, 05 April 2020 | 20:19 WIB

Disulap Seniman, Masker N95 Jadi Keren Bak Lampu Disko

Disulap Seniman, Masker N95 Jadi Keren Bak Lampu Disko

Lifestyle | Jum'at, 13 Maret 2020 | 17:10 WIB

Terkini

9 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation

9 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 15:15 WIB

5 Cara Mengatasi Tali Strap Smartwatch Silikon yang Bikin Kulit Gatal dan Iritasi

5 Cara Mengatasi Tali Strap Smartwatch Silikon yang Bikin Kulit Gatal dan Iritasi

Tekno | Senin, 28 September 2026 | 15:15 WIB

Navigasi Quarter-Life Crisis: Menemukan Ketenangan di Tengah Ketidakpastian

Navigasi Quarter-Life Crisis: Menemukan Ketenangan di Tengah Ketidakpastian

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 15:11 WIB

Guru SD di Sleman Disabet Parang Wali Murid, Polisi Ungkap Pemicu Kejadian

Guru SD di Sleman Disabet Parang Wali Murid, Polisi Ungkap Pemicu Kejadian

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 15:11 WIB

Pengangkatan Soeharto Jadi Pahlawan Dinilai Tak Sejalan dengan Semangat Antikorupsi

Pengangkatan Soeharto Jadi Pahlawan Dinilai Tak Sejalan dengan Semangat Antikorupsi

News | Senin, 28 September 2026 | 15:09 WIB

Hotspot Sumsel Turun 63 Persen, Mengapa Asap Palembang Masih Pekat?

Hotspot Sumsel Turun 63 Persen, Mengapa Asap Palembang Masih Pekat?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 15:09 WIB

Panggil Menteri dan Wamen ke Istana, Prabowo Bahas Biaya Perjalanan Haji

Panggil Menteri dan Wamen ke Istana, Prabowo Bahas Biaya Perjalanan Haji

News | Senin, 28 September 2026 | 15:09 WIB

Efek Perimenopause pada Kulit, Kenali 4 Tanda dan Cara Mengatasinya

Efek Perimenopause pada Kulit, Kenali 4 Tanda dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 15:07 WIB

Ajang CustoMAXi Yamaha 2026 Bandung Unjuk Gigi, Puluhan Modifikator Pamer Karya Street Legal

Ajang CustoMAXi Yamaha 2026 Bandung Unjuk Gigi, Puluhan Modifikator Pamer Karya Street Legal

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 15:05 WIB

Temuan Ruang Khusus di Lapas Cibinong Bukti Keadilan Pemasyarakatan Cuma Omong Kosong

Temuan Ruang Khusus di Lapas Cibinong Bukti Keadilan Pemasyarakatan Cuma Omong Kosong

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 15:03 WIB

×