Bilang Video Lendir Diduga Pasien Corona Hoaks, Pria Ini Ternyata Keliru

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Rabu, 29 April 2020 | 15:08 WIB
Bilang Video Lendir Diduga Pasien Corona Hoaks, Pria Ini Ternyata Keliru
Klarifikasi dari pria yang mengaku salah identifikasi video lendir pasien diduga corona. (ist)

Lendir itu tampak berwarna coklat dan pekat. Jumlahnya juga banyak sehingga perlu beberapa saat untuk mengeluarkannya dari mulut pasien.

Terdapat narasi yang diduga dari seorang dokter di dalam video tersebut.

"Lendir orang itu seperti ini, lendir luar biasa dan ini sangat kental. Ini kita lihat sangat kental dan menyebabkan gagal napas," kata seorang dokter dalam video.

Dokter itu lalu menerangkan bahwa lendir itulah yang menyumbat saluran pernapasan .

Alih-alih tidak bisa dikeluarkan lewat batuk, lendir itu akan membuat pasien semakin menderita.

"Jadi bisa kita lihat bahwa lengket, gagal napasnya karena ketidakmampuan batuk dan menelan. Tapi kalau seperti ini, orang-orang yan batuknya jelek ini akan membuat orang gagal napas," imbuhnya.

Masih dalam video yang sama, dokter itupun menyebutkan bahwa untuk menghilangkan lendir tersebut, pasien perlu mengonsumsi minuman hangat.

"Jadi untuk mengeluarkannya, kita perlu minuman yang hangat atau bisa mengencerkan dahak," ujar dokter.

Muncul pengakuan bahwa pasien dalam video tersebut bukanlah merupakan pasien corona melainkan pasien kanker paru

baca juga

Beredar tangkapan layar percakapan yang mengatakan bahwa video tersebut bukanlah video pasien corona, melainkan pasien kanker paru.

Foto tangkapan layar ini dibagikan ulang oleh pengguna Instagram @ndorobeii.

Berikut keterangan dari percakapan tersebut:

Mohon maaf sebelumnya, video di atas disebar orang yang tak bertanggungjawab dan diberi narasi seolah-olah pasien penderita covid 19. Mohon tidak disebarkan.

Saya tahu betul karena itu almarhum ayah saya. Beliau wafat bulan Agustus 2019 karena kanker paru. Entah pihak mana yang memvideokan dan menyebarkan.

Meski sempat memberikan keterangan bahwa sosok pria dalam video tersebut adalah sang ayah, keterangan warganet ini kemudian dicabut.

Hal tersebut membuat sosok dalam video tersebut kini masih misterius.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Olimpiade Tokyo Bisa Batal Jika Pandemi COVID-19 Tak Juga Reda Tahun Depan

Olimpiade Tokyo Bisa Batal Jika Pandemi COVID-19 Tak Juga Reda Tahun Depan

Sport | Rabu, 29 April 2020 | 14:25 WIB

Sebanyak 1.242 Kendaraan Melanggar Aturan PSBB Periode Pertama di Bogor

Sebanyak 1.242 Kendaraan Melanggar Aturan PSBB Periode Pertama di Bogor

Jabar | Rabu, 29 April 2020 | 14:00 WIB

UNICEF: Pandemi Covid-19 Mengganggu Program Imunisasi Anak-anak

UNICEF: Pandemi Covid-19 Mengganggu Program Imunisasi Anak-anak

News | Rabu, 29 April 2020 | 13:58 WIB

Lakukan Konsultasi Online dengan Dokter? Perhatikan 5 Hal Berikut!

Lakukan Konsultasi Online dengan Dokter? Perhatikan 5 Hal Berikut!

Health | Rabu, 29 April 2020 | 14:00 WIB

Ketua DPR Minta Masyarakat Tidak Mudik

Ketua DPR Minta Masyarakat Tidak Mudik

DPR | Rabu, 29 April 2020 | 14:15 WIB

Terkini

Ahli dari Relawan Gibran Laporkan Hakim Konstistusi ke MKMK Gegara Diusir dari Ruang Sidang

Ahli dari Relawan Gibran Laporkan Hakim Konstistusi ke MKMK Gegara Diusir dari Ruang Sidang

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:08 WIB

Kulakan Sabu di Makam Bangkalan, Pengedar Lintas Madura-Surabaya Diciduk

Kulakan Sabu di Makam Bangkalan, Pengedar Lintas Madura-Surabaya Diciduk

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:08 WIB

Art Jakarta 2026 Hadirkan 75 Galeri, 33 di Antaranya dari Mancanegara

Art Jakarta 2026 Hadirkan 75 Galeri, 33 di Antaranya dari Mancanegara

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:06 WIB

DPR Sentil Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak Terkait Wacana Audit Forensik Dana Haji

DPR Sentil Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak Terkait Wacana Audit Forensik Dana Haji

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Nekat Terobos Rel Tanpa Palang, Mobil Dihantam KA di Lumajang: Pengemudi Lolos dari Maut

Nekat Terobos Rel Tanpa Palang, Mobil Dihantam KA di Lumajang: Pengemudi Lolos dari Maut

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Review Serial Ted Lasso Season 2: Kehangatan Komedi yang Menyentuh Jiwa

Review Serial Ted Lasso Season 2: Kehangatan Komedi yang Menyentuh Jiwa

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Pengamen Terobos Mikrotrans Kampung Melayu, Transjakarta Ingatkan Larangan Keras di Seluruh Armada

Pengamen Terobos Mikrotrans Kampung Melayu, Transjakarta Ingatkan Larangan Keras di Seluruh Armada

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Kementerian ESDM Evaluasi Harga Pertamax Cs, Ada Peluang Naik di Oktober 2026

Kementerian ESDM Evaluasi Harga Pertamax Cs, Ada Peluang Naik di Oktober 2026

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:56 WIB

Secangkir Kopi Muhammadiyah dan Cerita Kehangatan Bersama Rudy Susmanto di Leuwiliang

Secangkir Kopi Muhammadiyah dan Cerita Kehangatan Bersama Rudy Susmanto di Leuwiliang

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Sasis Bawah Innova Reborn Dilas Plat Besi demi Sabu 27 Kg, Dua Kurir Terancam Hukuman Mati

Sasis Bawah Innova Reborn Dilas Plat Besi demi Sabu 27 Kg, Dua Kurir Terancam Hukuman Mati

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:51 WIB

×