Tak Ajak Anaknya Liburan, Pasangan Ini Terjebak Lockdown di Afrika Selatan

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Kamis, 30 April 2020 | 20:21 WIB
Tak Ajak Anaknya Liburan, Pasangan Ini Terjebak Lockdown di Afrika Selatan
Ilustrasi Pasangan Berlibur. (Pixabay.com/tiburi)

Suara.com - Pasangan suami istri asal Dubai terpaksa harus terpisah dari anaknya yang berusia 2 tahun selama tujuh minggu lantaran terjebak lockdown saat berlibur di Afrika Selatan.

Mark Hill (52) dan istrinya, Chiara Maioni (44) menitipkan anaknya, Skye kepada pengasuh kepercayaan di Dubai, sebelum keduanya bertandang ke Cape Town, Afrika Selatan untuk menikmati liburan romantis selama 9 hari.

Melansir dari laman The Sun, Mark dan Chiara berangkat ke Afrika Selatan pada 11 April, tidak lama setelah WHO mengumumkan virus corona sebagai pandemi global.

Begitu sampai di tempat tujuan, keduanya malah terjebak kebijakan lockdown yang diterapkan guna menekan sebaran Covid-19 di Afrika Selatan.

Terjebak lockdown membuat pasangan ini kelimpungan. Terlebih mengetahui putrinya tidak bersama dengan mereka.

Mark menggambarkan kondisinya saat itu bagaikan mimpi buruk yang membuat ia dan istrinya sangat stres.

"Dunia berubah dalam semalam dan kami menyadari berada di dalam ketidakpastian," kata Mark.

"Kami tidak mengetahui kapan lockdown akan berakhir dan kapan kami bisa pulang," sambungnya.

Selama ini, imbuh Mark, ia dan istrinya tak pernah pergi tanpa mengajak Skye lebih dari dua hari, pun istrinya tidak pernah jauh dari sang anak.

baca juga

"Ini pertama kalinya kami meninggalkan rumah tanpa Skye dan aku sangat menyesali hal ini," ujar Chiara.

Selama berpisah, pasangan ini berusaha untuk tetap berhubungan dengan anaknya via panggilan video. Setidaknya, mereka menelepon Skye sebanyak 3 kali sehari.

Tak lupa, setiap harinya mereka juga membacakan dongeng dan menyanyikan lagu untuk mengantarkan Skye tidur.

"Tapi ketika anakmu yang berumur 2 tahun mencoba untuk menyentuh layar telepon karena dia ingin menyentuhmu, ini sangat membuatku patah hati," beber Mark.

Setelah terjebak selama berminggu-minggu di negeri asing, pasangan ini berhasil kembali pulang ke Dubai pada 23 April lalu. Keduanya menempuh perjalanan selama dua hari melalui Frankfurt.

Meskipun berhasil pulang, pasangan ini tak lantas bisa bersua dengan sang anak. Pasalnya, Mark dan Hill harus menjalani karantina selama dua minggu di Dubai.

Hingga Kamis (30/4), Mark dan Hill harus bersabar selama sembilan hari lagi untuk bertemu dengan Skye.

"Ketika akhirnya kami berdua bisa bertemu Skye, kami akan banyak melakukan pelakukan satu sama lain," tandas Mark.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anti Gabut selama Ramadan, Keluarga Ini Bangun Masjid di Dalam Rumah!

Anti Gabut selama Ramadan, Keluarga Ini Bangun Masjid di Dalam Rumah!

Lifestyle | Kamis, 30 April 2020 | 16:11 WIB

Cegah Kerumunan, Pemerintah Kota di Swedia Ini Sebar Kotoran Ayam di Taman

Cegah Kerumunan, Pemerintah Kota di Swedia Ini Sebar Kotoran Ayam di Taman

News | Kamis, 30 April 2020 | 12:04 WIB

Berkurangnya Pemancing dan Kapal, Lumba-Lumba Muncul di Selat Bosphorus

Berkurangnya Pemancing dan Kapal, Lumba-Lumba Muncul di Selat Bosphorus

News | Kamis, 30 April 2020 | 15:58 WIB

Terkini

Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan

Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau

Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan

Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus

Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial

Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia

Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek

Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:56 WIB

Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari

Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:55 WIB

WALHI: Sebutan "Bencana Alam" Tak Boleh Menutupi Kerusakan Ekologis

WALHI: Sebutan "Bencana Alam" Tak Boleh Menutupi Kerusakan Ekologis

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Studi Ungkap Dampak Penuaan Mikroplastik terhadap Polutan di Tanah

Studi Ungkap Dampak Penuaan Mikroplastik terhadap Polutan di Tanah

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:55 WIB

×