Jaga Pinguin Tetap Hidup di Tengah Pandemi, Petugas Ini Rela Lembur

Syaiful Rachman, Arief Apriadi

Selasa, 05 Mei 2020 | 20:13 WIB
Jaga Pinguin Tetap Hidup di Tengah Pandemi, Petugas Ini Rela Lembur
Petugas pengurus pinguin di wahana Ocean Park Hong Kong rela bekerja lembur demi menjaga hewan asli kutub selatan itu tetap hidup di tengah pandemi virus Corona. (AFP/Anthony Wallace)

Suara.com - Petugas pengurus pinguin di wahana Ocean Park Hong Kong rela bekerja lembur demi menjaga hewan asli kutub selatan itu tetap hidup di tengah pandemi virus Corona.

Dilansir AFP, Selasa (5/5/2020), taman hiburan yang terletak di kawasan Wong Chuk Hang itu kena imbas pandemi Covid-19 dan harus tutup untuk sementara waktu.

Kendati tak memiliki pemasukan selama pandemi, para petugas di Ocean Park Hong Kong tetap bekerja seperti biasa. Mereka terus memberi hiburan dan juga makan sekitar 100 ekor hewan berwarna hitam putih tersebut.

Koleksi pinguin di wahana Ocean Park Hong Kong. (AFP/Anthony Wallace)
Koleksi pinguin di wahana Ocean Park Hong Kong. (AFP/Anthony Wallace)

"Jika para pengunjung ada di sini, mereka tentu akan lebih interaktuf. Tapi tanpa pengunjung yang datang, kami dapat melakukan sesi perayaan lebih lanjut untuk pinguin," jelas Frank Chau, pengawas mamalia laut senior taman itu.

"Mereka masih bisa bersenang-senang," tambahnya, sebagaimana dilansir dari AFP, Selasa (5/5/2020).

Sejak pandemi virus Corona menghantam Hong Kong, Chau dan rekan-rekannya membuat protokol kerja baru. Mereka membagi jumlah personel yang ada ke dalam dua tim dan bekerja masing-masing selama tiga hari bergiliran.

Protokol itu dibuat untuk meminimalisir kontak antara petugas di satu tim dan tim lainnya. Apabila salah satu kelompok harus dikarantina karena terjangkit Covid-19, maka tim lainnya masih bisa bekerja.

"Tenaga kerja untuk setiap tim lebih sedikit. Sekarang kami hanya memiliki tiga hingga empat orang setiap hari untuk mengurus dan memastikan pinguin-pinguin tetap hidup bahagia dan sehat secara mental maupun fisik," kata Chau.

Petugas pengurus pinguin di wahana Ocean Park Hong Kong rela bekerja lembur demi menjaga hewan asli kutub selatan itu tetap hidup di tengah pandemi virus Corona. (AFP/Anthony Wallace)
Petugas pengurus pinguin di wahana Ocean Park Hong Kong rela bekerja lembur demi menjaga hewan asli kutub selatan itu tetap hidup di tengah pandemi virus Corona. (AFP/Anthony Wallace)

Dalam kesehariannya mengurus pinguin, Chau memulai pekerjaannya dengan membersihkan dan menyemprot disinfektan sebelum mengoprasikan mesin salju untuk mendinginkan kandang pinguin.

baca juga

Dia kemudian menyiapkan makanan dan memeriksa kesehatan hewan-hewan sejenis burung itu, seperti menimbang berat badan dan memotong kuku mereka.

Demi menjaga para pinguin tetap terhibur, para petugas membuat mainan berupa papan es mengambang dan kotak berlubang yang diisi ikan sebagai santapan.

"Spesies di sini terutama dari wilayah sub-Antartika, mereka membutuhkan lingkungan yang lebih dingin, terutama selama musim panas di Hong Kong," tandas Chau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jumlah Kasus Baru COVID-19 Turun, Hong Kong Longgarkan Pembatasan Sosial

Jumlah Kasus Baru COVID-19 Turun, Hong Kong Longgarkan Pembatasan Sosial

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 19:30 WIB

Pandemi Corona Bikin Satwa-satwa di TMII Kekurangan Stok Pakan

Pandemi Corona Bikin Satwa-satwa di TMII Kekurangan Stok Pakan

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 18:51 WIB

Tak Ada Pemasukan selama Pandemi Covid, KBS Lakukan Ini untuk Rawat Satwa

Tak Ada Pemasukan selama Pandemi Covid, KBS Lakukan Ini untuk Rawat Satwa

Jatim | Selasa, 05 Mei 2020 | 17:56 WIB

Terkini

Seni Menjaga Batasan Privasi dengan Tetangga Agar Kebaikan Tak Jadi Tuntutan

Seni Menjaga Batasan Privasi dengan Tetangga Agar Kebaikan Tak Jadi Tuntutan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:04 WIB

Review Drawn Together: Kisah Cinta Pengawal Pribadi Penuh Ketegangan Seru!

Review Drawn Together: Kisah Cinta Pengawal Pribadi Penuh Ketegangan Seru!

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:00 WIB

HUT ke-81 TNI Batal Digelar Meriah di Monas, Upacara Dialihkan Sederhana ke Mabes Cilangkap

HUT ke-81 TNI Batal Digelar Meriah di Monas, Upacara Dialihkan Sederhana ke Mabes Cilangkap

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:56 WIB

Luke Vickery Akhirnya Dapat Panggilan Timnas Indonesia, John Herdman Ungkap Modal Utamanya

Luke Vickery Akhirnya Dapat Panggilan Timnas Indonesia, John Herdman Ungkap Modal Utamanya

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 10:55 WIB

Kebakaran Hutan Kepung Habitat Gajah Sumatra, Populasinya Kian Kritis

Kebakaran Hutan Kepung Habitat Gajah Sumatra, Populasinya Kian Kritis

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:55 WIB

Mengukur Kecocokan Weton Andre Taulany dan Erin Menurut Primbon Jawa

Mengukur Kecocokan Weton Andre Taulany dan Erin Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 10:52 WIB

Komut Antam Ungkap Cadangan Nikel RI Bisa Habis 10 Tahun Lagi

Komut Antam Ungkap Cadangan Nikel RI Bisa Habis 10 Tahun Lagi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:51 WIB

Sebelum Ditangkap KPK, Sirajudin Lasena Hubungi Sejumlah Pihak Swasta di Jakarta

Sebelum Ditangkap KPK, Sirajudin Lasena Hubungi Sejumlah Pihak Swasta di Jakarta

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:50 WIB

Seperti Negara Otoriter! Aturan Izin Publikasi Survei dalam RUU Statistik Dikritik Akademisi

Seperti Negara Otoriter! Aturan Izin Publikasi Survei dalam RUU Statistik Dikritik Akademisi

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:41 WIB

Pasar Kripto Kompak Menguat, CFX10 Naik 1,23 Persen

Pasar Kripto Kompak Menguat, CFX10 Naik 1,23 Persen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

×