Krisis APD: Perawat Ini Berhenti Kerja, Takut Anak Tertular Corona

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Senin, 11 Mei 2020 | 13:53 WIB
Krisis APD: Perawat Ini Berhenti Kerja, Takut Anak Tertular Corona
Ilustrasi APD. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang perawat asal Inggris terpaksa berhenti kerja karena takut terinfeksi virus Corona setelah rumah sakit yang menaunginya mengalami krisis Alat Perlindungan Diri (APD).

Luara Demmen, perawat berusia 33 tahun, menyebut Rumah Sakit Universitas Croydon selaku tempatnya bekerja telah kekurangan stok sarung tangan, masker dan handsanitizer selama kurang lebih enam pekan.

Menyadur dari Mirror, Laura memang hanya ditugaskan merawat pasien kanker. Namun, fakta bahwa bangsalnya berbagi pintu dengan ruangan pasien Covid-19 membuatnya cemas.

Sejak pasien Covid-19 mulai dipindahkan ke ruang Intensive Care Unit (ICU), para perawat disebut Laura tetap kesulitan mendapatkan APD dan handsanitizer.

Dokter protes kekurangan APD. (dok:blankebedenken.org)
Ilustrasi dokter protes kekurangan APD. (dok:blankebedenken.org)

"Setiap tempat tidur tidak ada handsanitizer dan manajer saya mengatakan itu karena pihak rumah sakit kekurangan housekeeper," kata Laura dikutip dari Mirror, Minggu (10/5/2020).

"Tapi bagaimana bisa para perawata bekerja dengan banyak pasien jika mereka tidak bisa mencuci tangan?" tambahnya.

Laura mengundurkan diri dari Rumah Sakit Universitas Croydon di London pada 15 Maret lalu. Namun dia baru resmi berhenti dari pekerjaanya pada 27 April 2020.

Sebagai ibu tunggal, Laura merasa khawatir dengan kondisi anaknya, apabila dia tertular virus Corona. Apalagi, putranya saat ini baru berusia lima tahun.

“Saya bukan satu-satunya perawat yang merasa rumah sakit telah menempatkan kami dalam posisi yang mengerikan," tegas Laura.

baca juga

"Kita diharapkan untuk menyelamatkan nyawa orang tetapi kurangnya peralatan membuat nasib kami turut terancam."

"Saya seorang ibu tunggal. Jika saya sakit karena ini (virus Corona), siapa yang akan ada di sana untuk anak saya?" tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curhatan Petugas Kamar Mayat saat Corona: Lebih Banyak Duka Dibanding Suka

Curhatan Petugas Kamar Mayat saat Corona: Lebih Banyak Duka Dibanding Suka

Jabar | Minggu, 10 Mei 2020 | 03:10 WIB

Pakai Sarung Tangan Sangat Tak Disarankan Ahli, Bisa Sebarkan Covid-19!

Pakai Sarung Tangan Sangat Tak Disarankan Ahli, Bisa Sebarkan Covid-19!

Health | Kamis, 07 Mei 2020 | 19:05 WIB

Petugas Medis  Tak Kuat Angkat Peti Jenazah, Diduga Kelelahan

Petugas Medis Tak Kuat Angkat Peti Jenazah, Diduga Kelelahan

Video | Selasa, 05 Mei 2020 | 18:55 WIB

Terkini

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:34 WIB

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:21 WIB

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:10 WIB

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:00 WIB

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

×