Masyarakat Kompak Hadapi Covid-19, Pasar Muslim Di Bangkok Kembali di Buka

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 11 Mei 2020 | 16:21 WIB
Masyarakat Kompak Hadapi Covid-19, Pasar Muslim Di Bangkok Kembali di Buka
Ilustrasi pasar. (Pixabay/Pexels)

Suara.com - Thailand merupakan salah satu negara di Asia Tenggara yang juga terdampak virus corona. Pembatasan sosial juga diterapkan di Negeri Gajah Putih.

Seiring dengan perkembangannya, pasar-pasar di Bangkok mulai kembali menjalankan roda perekonimiannya. Salah satunya adalah pasar muslim di Bangkok, Thailand.

Suara.com menyadur Bangkok Post, pasar muslim yang dibuka adalah Talat Iam Sombat. Pasar berukuran sedang ini terletak di distrik Suan Luang, di sekitar Sukhumvit Soi 77.

Pasar yang ada sejak hampir 40 tahun yang lalu ini memiliki kurang lebih 118 vendor. Di pasar tersebut dijual beragam panganan khas Bulan Ramadhan.

Samseah Sayorwan, pejabat kota yang mengawasi pasar tersebut, mengatakan kepada Bangkok Post pasar tersebut dibuka dengan aturan ketat. Pengunjung dan penjual juga telah mematuhi aturan tersebut.

Di dua gerbang masuk utama, staf pasar menggunakan peralatan untuk mengukur suhu tubuh pengunjung. Botol-botol berisi cairan sanitasi juga telah disediakan untuk digunakan.

"Semua orang telah memakai masker dan berusaha menjaga jarak sosial," kata Samseah dikutip dari Bangkok Post.

Pejabat tersebut senang dengan masyarakat sekitar yang kompak dalam menghadapi COVID-19 dan mematuhi aturan. Faktanya, orang-orang yang mengunjungi pasar tersebut tergabung dalam satu komunitas dan saling mengawasi.

"Sejauh ini, kita tidak perlu meminta siapa pun untuk meninggalkan pasar. Bahkan, saya belum harus mengeluarkan peringatan formal sama sekali sejak awal wabah Covid-19. Saya rasa semua orang melakukan tugas mereka. Para vendor hanya ingin kembali mencari nafkah, "kata Samseah.

baca juga

Pejabat kota mengatakan dia senang melihat masyarakat bertindak sebagai mata dan telinga satu sama lain dalam hal memastikan peraturan tersebut dipatuhi dan saling menjaga kesehatan.

Sejak 19 April, Administrasi Metropolitan Bangkok telah mewajibkan para pedagang di pasar-pasar untuk memeriksakan kesehatan secara teratur. Siapa pun yang menunjukkan tanda-tanda demam atau infeksi harus segera berhenti bekerja dan pulang ke rumah untuk isolasi diri.

Bersamaan dengan pembukaan pasar tersebut, Thailand kembali mengumunkan adanya penambahan kasus baru sebanyak 6 orang. Sehingga totalnya menjadi 3.015 dengan angka kematian tetap 56 orang. Sebanyak 2.796 pasien sembuh menurut data yang dikeluarkan Worldometers.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jubir: Wakil Presiden Mike Pence Tidak Dikarantina dan Negatif COVID-19

Jubir: Wakil Presiden Mike Pence Tidak Dikarantina dan Negatif COVID-19

News | Senin, 11 Mei 2020 | 14:56 WIB

Riset: Cristiano Ronaldo Hingga LeBron James Rentan Kena Corona Covid-19

Riset: Cristiano Ronaldo Hingga LeBron James Rentan Kena Corona Covid-19

Health | Senin, 11 Mei 2020 | 14:34 WIB

Covid-19 Bisa Sebabkan Sindrom Peradangan Langka pada Anak, Ini Gejalanya!

Covid-19 Bisa Sebabkan Sindrom Peradangan Langka pada Anak, Ini Gejalanya!

Health | Senin, 11 Mei 2020 | 14:30 WIB

Terkini

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:29 WIB

×