Tidak Ada Kembang Api dan Parade, Shanghai Disneyland Dibuka Kembali

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 11 Mei 2020 | 19:22 WIB
Tidak Ada Kembang Api dan Parade, Shanghai Disneyland Dibuka Kembali
Ilustrasi Disneyland. (Unsplash/Skylar Sahakian)

Suara.com - Tepat hari ini, Senin (11/05) salah satu tempat hiburan terbesar di China kembali di bukan. Shangai Disneland adalah tempat hiburan pertama yang dibuka di China.

Ribuan pengunjung datang untuk pertama kalinya dalam tiga bulan ketika menjadi yang pertama dibuka kembali oleh Walt Disney Co (DIS.N) setelah pandemi virus corona.

Menyadur Reuters Senin (11/05), pengalaman berbeda terjadi pada pembukaan tempat wisata tersebut. Tidak ada kembang api dan semua pengunjung yang hadir wajib diperiksa suhu tubuh, menggunakan masker dan menjaga jarak.

Di antara kerumunan pada hari Senin adalah pemegang tiket Shanghai Disneyland.

"Saya pikir (langkah-langkah ini) membuat wisatawan merasa nyaman," kata Kay Yu salah satu pengunjung dikutip dari Reuters. Dia mengatakan harus bangunjam 4 pagi untuk melakukan perjalanan dari rumah ke taman tersebut.

Meskipun sudah dibuka kembali, namun ruang lingkupnya sangat terbatas. Jumlah pengunjung akan dibatasi hingga 20% dari kapasitas harian, atau sekitar 16.000 orang.

Serta menghapus parade dan pesta kembang api, digantikan dengan acara pertunjukan lampu saat malam hari. Disney juga menutup area bermain anak-anak dan pertunjukan teater dalam ruangan.

Disneyland Shanghai. (pixabay.com/Gintonic)
Ilsutrasi parade di Disneyland Shanghai, yang kini ditiadakan akibat penanganan terjadinya penularan kembali Covid-19. (pixabay.com/Gintonic)

"Sebagian besar wahana serta restoran dan pertunjukannya akan dibuka kembali. Akan lebih banyak lagi tempat yang akan dibuka tergantung pada situasi dan peraturan pemerintah", kata Andrew Bolstein, wakil presiden senior operasional.

Zhang Zhongyu, seorang pengunjung berusia 29 tahun yang bekerja di bidang impor, mengatakan ia kecewa melewatkan pertunjukan dan parade karena dibatalkan.

baca juga

"Saya sedikit kecewa, tetapi tidak ada yang bisa kami lakukan, Anda harus menghindari tamu yang berkumpul, itu bisa dimaklumi," ujarnya.

Meskipun banyak yang ditutup, para pengunjung tetap senang taman tersebut kembali dibuka. Bahkan mereka mengungkapkan seperti kembali ke rumah.

"Rasanya seperti pulang ke rumah, saya merasa sangat bahagia," ungkap salah satu pengunjung bernama Yu.

"Bagi kami para penggemar, sangat berarti berada di sini pada hari pertama pembukaan kembali, dan untuk dapat hadir di pembukaan kembali ini rasanya seperti hari yang ajaib." tambahnya.

Akibat dari pembatasan jumlah pengunjung yang hadir, orang-orang yang akan berkunjung harus memesan tiket terlebih dahulu. Dan pada hari pertama pembukaan, tiket langsung terjual habis.

Para tamu yang datang juga akan diminta untuk menunjukkan kode kesehatan berwarna hijau di ponsel mereka yang telah diberikan saat pemeriksaan di awal, sebelum diizinkan masuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singgung Herd Immunity, Guru Besar FKUI: Pasien Meninggal Bisa Bertambah

Singgung Herd Immunity, Guru Besar FKUI: Pasien Meninggal Bisa Bertambah

Health | Senin, 11 Mei 2020 | 17:15 WIB

Kisah Pasien OCD, 20 Tahun Lebih Bersiap Hadapi Pandemi Seperti Sekarang

Kisah Pasien OCD, 20 Tahun Lebih Bersiap Hadapi Pandemi Seperti Sekarang

Health | Senin, 11 Mei 2020 | 16:45 WIB

Anda Harus Tahu, Ini 5 Fakta Terbaru Virus Corona Penyebab Sakit Covid-19

Anda Harus Tahu, Ini 5 Fakta Terbaru Virus Corona Penyebab Sakit Covid-19

Health | Senin, 11 Mei 2020 | 16:32 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×