Polisi Dibacok Saat Lerai Tawuran di Tambora, 23 Orang Ditangkap

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 14 Mei 2020 | 11:33 WIB
Polisi Dibacok Saat Lerai Tawuran di Tambora, 23 Orang Ditangkap
Lokasi polisi kena bacok saat tawuran di Tambora, Kamis (14/5/2020). (Suara.com/Bagaskara Isdiansyah)

Suara.com - 23 orang ditangkap dan diamankan di Polsek Tambora buntut aksi penyerangan terhadap IG, Panit Reskrim Polsek Tambora saat melerai tawuran di Kawasan Kelurahan Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (12/5/2020) malam.

Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh mengatakan, bahwa jajaran Polsek Tambora langsung menggelar operasi secara besar-besaran setelah mengetahui IG menjadi korban.

Hasilnya sebanyak 14 pemuda dari Kelurahan Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat dan 9 pemuda dari Kelurahan Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat diangkut ke Polsek Tambora pada Rabu (13/5/2020) dini hari.

"Dari 23 yang diamanakan. 13 diantaranya masih berstatus di bawah umur," kata Iver dalam keterangan tertulis, Kamis (14/5/2020).

Kendati begitu, pihaknya masih memburu dua orang pemuda lain yaitu inisial DL dan AL. Keduanya diduga yang membacok anggota berinial IG.

"DL, pelaku yg membacok korban. Sementara AL yang membawa sajam," ungkapnya.

Untuk diketahui, IG, Panit Reskrim Polsek Tambora mengalami luka dibagian punggung akibat melerai aksi tawuran dua kelompok di perbatasan Setia kawan Gambir Jakarta Pusat dengan Duri Selatan Tambora Jakarta Barat.

"Pemicu awalnya saling lempar mercon sehingga memicu kemarahan. Kedua kelompok pun saling lempar batu, lempar botol dan panah," kata Iver.

Menurutnya, saat itu Panit Reskrim berinisial IG mengenakan pakaian preman hendak membubarkan kerumunan. Salah seorang pelaku tawuran tiba-tiba membacoknya dengan menggunakan celurit.

baca juga

"IG mengalami luka di punggung sebelah kanan langsung dibawa RS Sumber Waras Grogol Jakarta Barat. Saat ini keadaanya sudah membaik," tuturnya.

Adapun 23 pelaku tawuran dijerat Pasal 170 KUHP, Pasal 406 KUHP jo. Pasal 55, 56 KUHP, dan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Tajam dan senjata penusuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lerai Tawuran, Panit Reskrim Polsek Tambora Malah Dibacok

Lerai Tawuran, Panit Reskrim Polsek Tambora Malah Dibacok

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 03:30 WIB

Apes, Ingin Bubarkan Tawuran di Cengkareng Anggota Polri Malah Dibacok

Apes, Ingin Bubarkan Tawuran di Cengkareng Anggota Polri Malah Dibacok

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 17:13 WIB

Aiptu Korsin Dibacok di Markas, Polisi Periksa Kejiwaan Pelakunya

Aiptu Korsin Dibacok di Markas, Polisi Periksa Kejiwaan Pelakunya

Jawa Tengah | Rabu, 28 Agustus 2019 | 16:10 WIB

Polisi Polsek Tlogowungu Dibacok Pakai Parang, Kepala Robek 5 Cm

Polisi Polsek Tlogowungu Dibacok Pakai Parang, Kepala Robek 5 Cm

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 13:49 WIB

Kasus Penyerangan Polsek Penjaringan, Polisi Periksa 4 Saksi

Kasus Penyerangan Polsek Penjaringan, Polisi Periksa 4 Saksi

News | Sabtu, 10 November 2018 | 12:20 WIB

2 Anggota Dibacok, Polsek Penjaringan Akui Penjagaan Lengah

2 Anggota Dibacok, Polsek Penjaringan Akui Penjagaan Lengah

News | Sabtu, 10 November 2018 | 10:45 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×