Anggota Keluarga Positif Covid-19 usai Rapid Test, Jansen Demokrat Lemas

Dany Garjito, Rifan Aditya

Kamis, 14 Mei 2020 | 12:53 WIB
Anggota Keluarga Positif Covid-19 usai Rapid Test, Jansen Demokrat Lemas
Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Politisi Partai Demokrat Jansen Sitindaon menceritakan salah satu anggota keluarganya dinyatakan positif virus corona setelah melakukan rapid tes.

Dia mengaku lemas mendengar kabar itu. Hal tersebut diceritakannya melalui unggahan di akun Twitter pribadinya @jansen_jsp pada Rabu (13/5/2020).

"Sungguh..corona ini memukul mental. Jika ada keluarga kita positif, yang ada dipikiran cuma apakah dia akan "lewat" karena corona ini ya. Lemas. Sekedar berbagi cerita untuk keluarga-keluarga lain di luar sana," tulis Jansen.

Anggota keluarga yang dinyatakan positif itu adalah namboru kandungnya atau adik dari ayah Jansen.

"Rabu minggu lalu, Namboru kandung saya (adek bapak) pergi ke salah satu rumah sakit di Medan, karena ginjalnya bermasalah lagi (penyakit yang memang sudah lama diidapnya)," tuturnya.

Jansen menceritakan, selama pandemi pihak RS membuat prosedur agar setiap pasien harus dirapid test terlebih dahulu sebelum diperiksa dokter.

"Tak disangka hasil rapid ternyata positif. Kemudian dilakukan rapid sekali lagi untuk memastikan, ternyata positif juga. 2 kali rapid positif," ucapnya.

Keluarga Jansen Demokrat Positif Covid-19 setelah Rapid Test (Twitter)
Keluarga Jansen Demokrat Positif Covid-19 setelah Rapid Test (Twitter)

Keluarga Jansen tak percaya namborunya terkena corona. Sebab, beliau tak pergi ke mana-mana. Dokter pun meminta beliau untuk mengisolasi diri.

"Besoknya (hari Kamis), pihak Dinkes Medan cq Sumut datang ke RS melakukan Swab terhadap Namboru saya. Hasilnya katanya keluar seminggu," ujarnya.

baca juga

Artinya, Kamis tanggal 14 Mei 2020 hasilnya swap test keluar. Jansen merasa proses swab test termasuk lama padahal di sinilah kepastian itu.

Keadaan semakin mengkhawatirkan karena Namboru Jansen membutuhkan donor darah karena ginjalnya bermasalah dan Hb rendah. PMI di Medan juga sedang kekurangan persediaan darah.

"Sehingga rumusnya keluarga pasien harus donor dulu, baru nanti darahnya "barter". Jadi kalau ada keluarga teman-teman di tengah Corona ini sakit dan sakitnya itu berpotensi butuh darah, sejak awal siapkan saja anggota keluarga yang sehat ikut mendampingi ke RS," saran Jansen.

Ia menambahkan, "Sehingga ketika butuh, donornya itu sudah ada. Jangan seperti kami yang kelimpungan baru besoknya bisa donor."

Pada situasi ini, Jansen justru berharap semoga berita-berita yang mengatakan hasil rapid test itu banyak bermasalah dan salah, benar adanya.

"Sehingga hasil Swab Kamis, negatif corona. Karena namboru saya ini sudah tua dan punya penyakit bawaan. Jadi sangat rentan dengan Covid," ucap Jansen yang khawatir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjual Kurma Sedih karena Sepi Pembeli: Laku 1 Kg Aja, Saya Alhamdulillah

Penjual Kurma Sedih karena Sepi Pembeli: Laku 1 Kg Aja, Saya Alhamdulillah

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 12:43 WIB

Di Tengah Pandemi Covid-19, Bank BRI Mampu Berkinerja Stabil

Di Tengah Pandemi Covid-19, Bank BRI Mampu Berkinerja Stabil

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2020 | 12:29 WIB

Bansos Corona Tahap Dua, Pemprov DKI Sebar 60 Ribu Paket Sembako Hari Ini

Bansos Corona Tahap Dua, Pemprov DKI Sebar 60 Ribu Paket Sembako Hari Ini

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 12:21 WIB

Bantu Masyarakat Terdampak COVID-19, Kodim Kulon Progo Bagikan Sembako

Bantu Masyarakat Terdampak COVID-19, Kodim Kulon Progo Bagikan Sembako

Jogja | Kamis, 14 Mei 2020 | 12:01 WIB

Bisa Disebabkan Isolasi, Psikosis Disebut Tingkatkan Risiko Covid-19

Bisa Disebabkan Isolasi, Psikosis Disebut Tingkatkan Risiko Covid-19

Health | Kamis, 14 Mei 2020 | 12:44 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×