Sipir dan 5 Tentara Didakwa Atas Kerusuhuan Penjara Venezuela

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Kamis, 14 Mei 2020 | 13:30 WIB
Sipir dan 5 Tentara Didakwa Atas Kerusuhuan Penjara Venezuela
Ilustrasi penjara (Unsplash.com/Matthew Ansley)

Suara.com - Seorang sipir dan lima tentara didakwa atas kerusuhan di Penjara Los Llanos, Venezuela, yang berujung pada tewasnya 47 narapidana pada awal Mei.

Menyadur Reuters, dakwaan ini terkait para tentara yang memutuskan untuk menembak mati napi selama kerusuhan dan peredaran senjata api di dalam lapas. Adapun dakwaan ini disampaikan oleh jaksa penuntut umum Pengadilan Venezuela, Rabu (13/5).

Kepala Kejaksaan Tarek Saab mengatakan, pihak Keamanan Nasional Venezuela seharusnya menggunakan gas air mata guna membubarkan para napi yang protes.

"Sayangnya, untuk membubarkan, menggunakan senjata api," ujar Saab.

Sipir penjara Los Llanos bernama Caros Graterol, didakwa sebagai kaki tangan dalam penyedia senjata api di dalam lapas, yang kemudian digunakan para napi.

Sementara, kelima tentara Keamanan Nasional Veneuzela didakwa atas pembunuhan yang disengaja, pembunuhan yang disengaja dalam situasi frustasi, serta penyalahgunaan kekuasaan.

Sebelumnya, insiden kerusuhan di penjara yang terletak Kota Guanare, negara bagian Portugal tengah ini telah menarik perhatian publik.

Sehari selepas kerusuhan, Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menyatakan keprihatinan mendalam dan menyerukan penyelidikan atas kasus tewasnya para napi.

Kelompok hak asasi Venezuela juga mengkritik sikap diam pemerintah. Lebih dari seminggu setelah kerusuhan, para otoritas berwenang belum mengeluarkan komentar.

baca juga

Kerusuhan penjara yang terjadi pada 2 Mei lalu, dipicu dugaan petugas lapas yang mengambil makanan yang dibawa oleh keluarga napi.

Disebutkan Saab, seorang kerabat narapidana melaporkan bahwa petugas lapas mencuri makanan yang dibawa keluarga. Alhasil, seorang pemimpin geng dipenjara menyiasati diadakannya protes.

Selama protes, beberapa tahanan berusaha melarikan diri melalui pintu masuk. Namun, akhirnya dipukul mundur dengan tembakan dari tentara Keamanan Nasional Venezuela.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Diizinkan Makan di McD, Perempuan Ini Ngamuk dan Tembak 3 Pegawai

Tak Diizinkan Makan di McD, Perempuan Ini Ngamuk dan Tembak 3 Pegawai

News | Sabtu, 09 Mei 2020 | 14:00 WIB

Presiden Maduro Ungkap Identitas Dua Warga AS yang Coba Lakukan Kudeta

Presiden Maduro Ungkap Identitas Dua Warga AS yang Coba Lakukan Kudeta

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 14:38 WIB

Aditya Tewas Kena Peluru Nyasar saat Polisi Tembak Pengedar Narkoba

Aditya Tewas Kena Peluru Nyasar saat Polisi Tembak Pengedar Narkoba

News | Rabu, 06 Mei 2020 | 13:55 WIB

Terkini

Cara Kerja Balon Angioplasti untuk Buka Sumbatan Pembuluh Darah Jantung

Cara Kerja Balon Angioplasti untuk Buka Sumbatan Pembuluh Darah Jantung

Health | Selasa, 22 September 2026 | 16:40 WIB

Sinopsis 3mm Love, Film Korea-Jepang Dibintangi Kim Ji An dan Kurokawa Soya

Sinopsis 3mm Love, Film Korea-Jepang Dibintangi Kim Ji An dan Kurokawa Soya

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 16:40 WIB

Mengapa Indonesia Alami Paceklik Beras Premium?

Mengapa Indonesia Alami Paceklik Beras Premium?

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 16:39 WIB

Jadi Tersangka dan Ditahan KPK, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Minta Maaf: Doakan Saya

Jadi Tersangka dan Ditahan KPK, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Minta Maaf: Doakan Saya

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:38 WIB

Dana Kelolaan Tumbuh 46%, Bukti Layanan Wealth Management BRI Makin Dipercaya

Dana Kelolaan Tumbuh 46%, Bukti Layanan Wealth Management BRI Makin Dipercaya

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 16:37 WIB

Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat

Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 16:36 WIB

Apakah Kulkas Berbunyi Itu Normal? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Apakah Kulkas Berbunyi Itu Normal? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 16:35 WIB

Dicap Underbow PKI oleh Majalah Terbitan Kemenag, GMNI Meradang: Fatal, Ini Bukan Sekadar Typo

Dicap Underbow PKI oleh Majalah Terbitan Kemenag, GMNI Meradang: Fatal, Ini Bukan Sekadar Typo

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 16:33 WIB

Dipanggil Prabowo ke Istana, Dirjen Bea Cukai Cuma Bilang 'Belum Tahu'

Dipanggil Prabowo ke Istana, Dirjen Bea Cukai Cuma Bilang 'Belum Tahu'

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:31 WIB

Belajar Berdamai dengan Kehilangan Melalui Lagu Untuk yang Bersama Nya

Belajar Berdamai dengan Kehilangan Melalui Lagu Untuk yang Bersama Nya

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 16:30 WIB

×