Sipir dan 5 Tentara Didakwa Atas Kerusuhuan Penjara Venezuela

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti
Sipir dan 5 Tentara Didakwa Atas Kerusuhuan Penjara Venezuela
Ilustrasi penjara (Unsplash.com/Matthew Ansley)

Dakwaan ini terkait penembakan napi dan peredaran senjata api di dalam lapas

Suara.com - Seorang sipir dan lima tentara didakwa atas kerusuhan di Penjara Los Llanos, Venezuela, yang berujung pada tewasnya 47 narapidana pada awal Mei.

Menyadur Reuters, dakwaan ini terkait para tentara yang memutuskan untuk menembak mati napi selama kerusuhan dan peredaran senjata api di dalam lapas. Adapun dakwaan ini disampaikan oleh jaksa penuntut umum Pengadilan Venezuela, Rabu (13/5).

Kepala Kejaksaan Tarek Saab mengatakan, pihak Keamanan Nasional Venezuela seharusnya menggunakan gas air mata guna membubarkan para napi yang protes.

"Sayangnya, untuk membubarkan, menggunakan senjata api," ujar Saab.

Sipir penjara Los Llanos bernama Caros Graterol, didakwa sebagai kaki tangan dalam penyedia senjata api di dalam lapas, yang kemudian digunakan para napi.

Sementara, kelima tentara Keamanan Nasional Veneuzela didakwa atas pembunuhan yang disengaja, pembunuhan yang disengaja dalam situasi frustasi, serta penyalahgunaan kekuasaan.

Sebelumnya, insiden kerusuhan di penjara yang terletak Kota Guanare, negara bagian Portugal tengah ini telah menarik perhatian publik.

Sehari selepas kerusuhan, Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menyatakan keprihatinan mendalam dan menyerukan penyelidikan atas kasus tewasnya para napi.

Kelompok hak asasi Venezuela juga mengkritik sikap diam pemerintah. Lebih dari seminggu setelah kerusuhan, para otoritas berwenang belum mengeluarkan komentar.

Kerusuhan penjara yang terjadi pada 2 Mei lalu, dipicu dugaan petugas lapas yang mengambil makanan yang dibawa oleh keluarga napi.

Disebutkan Saab, seorang kerabat narapidana melaporkan bahwa petugas lapas mencuri makanan yang dibawa keluarga. Alhasil, seorang pemimpin geng dipenjara menyiasati diadakannya protes.

Selama protes, beberapa tahanan berusaha melarikan diri melalui pintu masuk. Namun, akhirnya dipukul mundur dengan tembakan dari tentara Keamanan Nasional Venezuela.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS