Dunia Wajib Was-was! Nafsu Trump Bikin 440 Kg Uranium Terkubur di Bawah Fasilitas Nuklir

Galih Prasetyo

Senin, 16 Maret 2026 | 12:24 WIB
Dunia Wajib Was-was! Nafsu Trump Bikin 440 Kg Uranium Terkubur di Bawah Fasilitas Nuklir
ILUSTRASI ledakan nuklir (wikipedia)
baca 10 detik
  • Menlu Iran menuduh Presiden Trump melancarkan serangan militer tanpa dasar hukum demi kepuasan pribadi di Timur Tengah.
  • Araghchi mengklaim Iran hanya bertahan defensif dan serangan mereka menargetkan fasilitas militer Amerika Serikat saja.
  • Iran mengakui 440 kilogram uranium diperkaya berada di bawah reruntuhan fasilitas nuklir yang rusak akibat serangan.

Suara.com - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melontarkan tuduhan keras kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan menyebut perang yang terjadi hanya demi kepuasan pribadi.

Dalam wawancara dengan CBS, Araghchi mengatakan serangan militer Amerika dilakukan tanpa dasar hukum dan menyebabkan korban jiwa hanya karena keputusan politik Washington.

“Orang-orang terbunuh hanya karena Presiden Trump ingin bersenang-senang. Mereka menenggelamkan kapal dan menyerang berbagai tempat tanpa alasan sah,” kata Araghchi.

Ia juga menuduh Amerika menggunakan wilayah negara lain di Timur Tengah untuk melancarkan serangan terhadap Iran.

Menurut Araghchi, Iran tidak memulai konflik dan hanya melakukan tindakan defensif.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi sorotan setelah video dirinya menari di tengah memanasnya perang dengan Iran viral di media sosial. [Fox 7]
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi sorotan setelah video dirinya menari di tengah memanasnya perang dengan Iran viral di media sosial. [Fox 7]

Araghchi mengklaim target serangan Iran hanya fasilitas militer Amerika, bukan warga sipil, meski situasi di kawasan terus memanas sejak konflik dengan AS dan sekutunya meningkat.

Dalam wawancara tersebut, Araghchi juga mengungkap kondisi terbaru program nuklir Iran.

Araghchi mengakui sekitar 440 kilogram uranium yang telah diperkaya kini berada di bawah reruntuhan fasilitas nuklir yang hancur akibat serangan udara.

“Sudah berada di bawah puing-puing, tentu bisa diambil kembali, tetapi harus di bawah pengawasan badan internasional,” ujarnya.

baca juga

Pernyataan itu memicu kekhawatiran di Washington bahwa Iran masih memiliki kemampuan untuk melanjutkan program nuklir meski fasilitasnya rusak.

Ketegangan juga terjadi di Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.

Araghchi mengatakan Iran tidak menutup jalur tersebut secara resmi, tetapi mengakui kondisi keamanan membuat banyak kapal memilih menghindari kawasan itu.

Presiden Donald Trump menolak keras tuduhan Iran dan menegaskan operasi militer dilakukan untuk mencegah Teheran memiliki senjata nuklir.

Trump menyatakan kerusakan yang dialami militer Iran sangat besar dan akan membutuhkan waktu lama untuk pulih.

“Saya pikir mereka sudah hancur. Jika kami berhenti sekarang, mereka butuh sepuluh tahun atau lebih untuk membangun kembali,” kata Trump.

Trump juga menegaskan Amerika Serikat dan Israel bekerja sama untuk menjaga keamanan jalur pelayaran di kawasan Timur Tengah.

Kontributor: Adam Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Belum Mau Hentikan Operasi di Iran, Isyaratkan Kesepakatan Rahasia di Tengah Ketegangan

Trump Belum Mau Hentikan Operasi di Iran, Isyaratkan Kesepakatan Rahasia di Tengah Ketegangan

News | Senin, 16 Maret 2026 | 10:44 WIB

Coffeegate! Deretan Kejanggalan Video Terbaru Benjamin Netanyahu Sereput Kopi Diduga AI

Coffeegate! Deretan Kejanggalan Video Terbaru Benjamin Netanyahu Sereput Kopi Diduga AI

News | Senin, 16 Maret 2026 | 08:00 WIB

Netanyahu Sudah Tewas? Video Terbaru Memperkuat Penggunaan AI: Ada Keanehan di Isi Kopi

Netanyahu Sudah Tewas? Video Terbaru Memperkuat Penggunaan AI: Ada Keanehan di Isi Kopi

News | Senin, 16 Maret 2026 | 03:30 WIB

IRGC Iran Fokus Incar Netanyahu, Menlu Araghchi Siap Negosiasi Negara Teluk

IRGC Iran Fokus Incar Netanyahu, Menlu Araghchi Siap Negosiasi Negara Teluk

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2026 | 16:31 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×