Petugas Terminal Pulo Gebang: Calon Penumpang Tak Ada yang Aneh-aneh

Dwi Bowo Raharjo, Welly Hidayat

Jum'at, 15 Mei 2020 | 20:07 WIB
Petugas Terminal Pulo Gebang: Calon Penumpang Tak Ada yang Aneh-aneh
Terminal Pulo Gebang. (Suara.com/Muslimin)

Suara.com - Pihak Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, mengklaim belum menemukan orang yang ingin meninggalkan Jakarta dengan menggunakan dokumen palsu bebas covid-19.

"Alhamdulillah sampai saat ini calon penumpang yang mau naik bus dari terminal Pulo Gebang ini belum ada yang aneh-aneh, kaya pakai surat palsu (dokumen persyaratan) belum ada," kata Komandan Regu Dishub Jakarta Timur Terminal Pulo Gebang, Bonari kepada Suara.com, Jumat (15/5/2020).

Bonari menuturkan, persyaratan yang berlaku untuk orang meninggalkan Jakarta harus terpenuhi sebelum naik bus di terminal Pulo Gebang.

Pihaknya merujuk pada sejumlah aturan yang tercantum dalam Surat Edaran Gugus Tugas Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 dan diverifikasi oleh petugas dinas perhubungan di posko protokol kesehatan di terminal.

Ia menyebut ada sekitar 90 persen orang yang dilarang bepergian dari terminal Pulo Gebang karena tidak menyertakan surat negatif covid-19.

"Kalau memaksakan mudik nanti akan menularkan penyakit atau membawa penyakit ke kampung halaman masing-masing. Lebih baik tinggal di rumah masing-masing di Jakarta," tutup Bonari.

Sebelumnya sejak dibuka kembali pada Sabtu (9/5/2020) lalu Terminal Pulo Gebang sudah memberangkatkan sebanyak 73 penumpang ke berbagai tujuan dengan menggunakan 12 bus.

Untuk diketahui, Kemenhub telah mengizinkan angkutan umum ke luar daerah beroperasi dengan beberapa ketentuan.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) hanya akan beroperasi di terminal Pulogebang.

baca juga

"Terminal Pulogebang saja untuk Jabodetabek. Hanya satu terminal itu saja yang beroperasi," ujar Syafrin Liputo saat dikonfirmasi, Senin (11/5/2020).

Meski boleh beroperasi, waktunya hanya sebentar, yakni lima jam setiap harinya. Pihaknya akan menerapkan ketentuan protokol kesehatan pencegahan penularan Virus Corona atau Covid-19 di terminal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Positif Corona Bertambah, Jubir: Penularan Tanpa Gejala Masih Ada

Pasien Positif Corona Bertambah, Jubir: Penularan Tanpa Gejala Masih Ada

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 19:53 WIB

Pengalaman Diisolasi Virus Corona di Antartika: Terisolasi dalam Isolasi

Pengalaman Diisolasi Virus Corona di Antartika: Terisolasi dalam Isolasi

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 19:35 WIB

Dua Etnis Rohingya Positif Corona, Ribuan Orang Terancam

Dua Etnis Rohingya Positif Corona, Ribuan Orang Terancam

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 19:32 WIB

Jumlah Pasien Positif Corona di Bali Diduga Lebih Banyak dari Data Resmi

Jumlah Pasien Positif Corona di Bali Diduga Lebih Banyak dari Data Resmi

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 19:14 WIB

Terkini

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

News | Senin, 21 September 2026 | 21:41 WIB

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:36 WIB

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:35 WIB

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Sport | Senin, 21 September 2026 | 21:24 WIB

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 21:21 WIB

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

News | Senin, 21 September 2026 | 21:13 WIB

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 21:03 WIB

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 21:02 WIB

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Video | Senin, 21 September 2026 | 21:00 WIB

Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026

Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026

News | Senin, 21 September 2026 | 20:57 WIB

×