Datang ke Jakarta Alasan Ortu Sakit, Warga asal Yogyakarta Dipulangkan Lagi

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 27 Mei 2020 | 14:21 WIB
Datang ke Jakarta Alasan Ortu Sakit, Warga asal Yogyakarta Dipulangkan Lagi
Suasana di dalam Gedung Auditorium Gelanggang Remaja Gambir, Jakarta, Rabu (27/5). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pemerintah Kota Jakarta Pusat memulangkan satu orang pendatang yang masuk ke DKI Jakarta seusai terjaring operasi pemeriksaan setelah terjaring Operasi Pemeriksaan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

Bahkan, pendatang asal Yogyakarta tersebut sempat dikarantina di Gedung KONI atau Gedung Auditorium Gelanggang Remaja Gambir.

Walikota Jakarta Pusat Bayu Meghantara mengatakan, pendatang itu datang ke Ibu Kota dengan alasan hendak menunggu kerabatnya yang sakit. Sang pendatang pun memutuskan untuk kembali ke Yogyakarta.

"Dia datang ke Jakarta bilangnya untuk menunggu sepupunya yang sakit, awalnya dia mengaku orang tuanya sakit. Nah kami berniat untuk antarkan ke rumah sakit, tapi akhirnya mereka mengaku menunggu sepupu jauhnya. Akhirnya dia memutuskan untuk pulang," kata Bayu kepada wartawan, Rabu (27/5/2020).

Pendatang tersebut telah kembali ke Yogyakarta menggunakan layanan Kereta Luar Biasa (KLB) dengan jadwal keberangkatan 07.15 WIB, pagi tadi.  Selain itu, ada dua orang lainnya yang sudah diperbolehkan meninggalkan lokasi karantina di Gedung Auditorium Gelanggang Remaja Gambir.

Bayu menyebut, ada sosok yang menjadi penaggung jawab bagi keduanya. Sosok tersebut adalah pihak perusahaan tempat keduanya bekerja di Tangerang Selatan.

"Jadi mereka ini hanya transit saja di Gedung KONI. Karena dari perusahaanya memberikan jaminan untuk pindah ke Tangerang dan bisa melakukan isolasi mandiri," sambungnya.

Bayu pun meminta penanggung jawab dari kedua pendatang itu harus segera mengurus SIKM. Jika keduanya harus bepergian akibat urusan pekerjaan, maka harus mengurus SIKM.

"Kami meminta untuk mereka mengurus SIKM dan ada penjaminnya," beber dia.

baca juga

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Pusat menyiapkan Gedung Auditorium Gelanggang Remaja sebagai tempat isolasi bagi pendatang di Ibu Kota tanpa memiliki Surat Izin Keluar Masuk sesuai Pergub DKI 47/2020.

"Sudah kita siapkan tempat tidur mereka, makan juga disiapkan nanti oleh Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat terhadap penumpang yang terjaring (Operasi PSBB dan Pemeriksaan SIKM)," kata Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Kota Administrasi Jakarta Pusat M Fahmi seperti dilansir Antara, Selasa (26/5/2020).
Fahmi mengatakan ada sebanyak 80 kasur lipat portabel yang disediakan dan diberikan jarak sesuai protokol COVID-19 di Auditorium Gelanggang Remaja Gambir bagi pendatang yang ke Jakarta Pusat tanpa SIKM.
Disiapkannya lokasi isolasi mandiri itu juga untuk menindaklanjuti kegiatan Pemerintah Kota Jakarta Pusat yang berencana menempatkan petugas keamanan dibantu oleh TNI dan Polri di Stasiun Gambir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendatang ke Jakarta Tanpa SIKM Bakal Diisolasi, Makan Dijamin Pemprov

Pendatang ke Jakarta Tanpa SIKM Bakal Diisolasi, Makan Dijamin Pemprov

News | Selasa, 26 Mei 2020 | 17:46 WIB

Viral Pengendara Honda Revo Diusir Pakai Meriam Bambu, Bikin Ngakak

Viral Pengendara Honda Revo Diusir Pakai Meriam Bambu, Bikin Ngakak

Otomotif | Senin, 25 Mei 2020 | 12:51 WIB

Direktur RSUD Wates: Kulon Progo Berhasil Tangani Orang dari Luar Kota

Direktur RSUD Wates: Kulon Progo Berhasil Tangani Orang dari Luar Kota

Jogja | Kamis, 21 Mei 2020 | 20:10 WIB

Pendatang yang Masuk Jogja Dilaporkan Berkurang sejak Awal Mei

Pendatang yang Masuk Jogja Dilaporkan Berkurang sejak Awal Mei

Jogja | Senin, 18 Mei 2020 | 14:25 WIB

Posko Terpadu COVID-19 Dijalankan, Pendatang Dicatat Petugas di Kulon Progo

Posko Terpadu COVID-19 Dijalankan, Pendatang Dicatat Petugas di Kulon Progo

Jogja | Senin, 20 April 2020 | 17:56 WIB

Pemkot Tetapkan Pendatang dan Pemudik di Jogja Melapor secara Daring

Pemkot Tetapkan Pendatang dan Pemudik di Jogja Melapor secara Daring

Jogja | Sabtu, 18 April 2020 | 10:25 WIB

Jumlah Penumpang Bus Turun, Pendatang di Giwangan Tetap Dicek dan Didata

Jumlah Penumpang Bus Turun, Pendatang di Giwangan Tetap Dicek dan Didata

Jogja | Kamis, 09 April 2020 | 16:50 WIB

Penyanyi Dangdut Muda Bersatu Galang Dana Buat Lawan Corona

Penyanyi Dangdut Muda Bersatu Galang Dana Buat Lawan Corona

Entertainment | Rabu, 08 April 2020 | 14:05 WIB

Jadi ODP Corona, Pendatang Masuk ke Banjarbaru Wajib Celupkan Jari ke Tinta

Jadi ODP Corona, Pendatang Masuk ke Banjarbaru Wajib Celupkan Jari ke Tinta

News | Senin, 06 April 2020 | 12:14 WIB

Bupati Sleman Minta Pendatang dan Pemudik Didata, Dukuh Wajib Memantau

Bupati Sleman Minta Pendatang dan Pemudik Didata, Dukuh Wajib Memantau

Jogja | Selasa, 31 Maret 2020 | 16:50 WIB

Terkini

Mendengar 'Sambutlah' Denada: Saat Tren TikTok Bikin Lagu 90-an Candu Lagi

Mendengar 'Sambutlah' Denada: Saat Tren TikTok Bikin Lagu 90-an Candu Lagi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Bahas Gugatan Ijazah Gibran di MK, Anwar Usman: Itu Sepenuhnya Ranah MK!

Bahas Gugatan Ijazah Gibran di MK, Anwar Usman: Itu Sepenuhnya Ranah MK!

Video | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:24 WIB

Esensi Jeda: Bukan Hadiah setelah Lelah, tapi Bagian dari Menjalani Hidup

Esensi Jeda: Bukan Hadiah setelah Lelah, tapi Bagian dari Menjalani Hidup

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Phuwin Tangsakyuen Sukses Gelar Fancon Perdana di Indonesia, Bikin Fans Ikut Sing Along

Phuwin Tangsakyuen Sukses Gelar Fancon Perdana di Indonesia, Bikin Fans Ikut Sing Along

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Anak Usaha GGRM Resmi Kelola Bandara Dhoho, Skema KSO Angkasa Pura Berakhir

Anak Usaha GGRM Resmi Kelola Bandara Dhoho, Skema KSO Angkasa Pura Berakhir

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:37 WIB

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus  Rp100 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:35 WIB

×