Hindari Covid-19, PSK Swiss Diminta Hanya Layani 2 Posisi Seks Ini

Rendy Adrikni Sadikin

Jum'at, 29 Mei 2020 | 08:33 WIB
Hindari Covid-19, PSK Swiss Diminta Hanya Layani 2 Posisi Seks Ini
Ilustrasi prostitusi/psk. (Shutterstock)

Suara.com - Rumah bordil di Swiss akan beroperasi kembali pada 6 Juni setelah lockdown dibuka. Namun ada prosedur kesehatannya, termasuk menjaga jarak antarmuka saat berhubungan seks.

Lembaga advokasi pekerja seks komersial (PSK) ProKoRe menjabarkan sejumlah rekomendasi posisi seks supaya bisa menyesuaikan dengan aturan baru serta memperkecil risiko penularan Covid-19.

"Selama berhubungan seks, harus menggunakan posisi yang memperkecil risiko penularan melalui droplets. Tidak akan ada layanan dengan wajah berdekatan. Mesti ada jarak satu lengan antara pelanggan dan pekerja," demikian bunyi rekomendasi tersebut.

Menyadur dari laman New York Post, Jumat (29/5/2020), lembaga itu merekomendasikan PSK hanya melayani pelanggan dengan posisi 'doggy style' dan 'reverse cowgirl' ketimbang 'missionary' yang lebih berisiko tinggi menularkan virus karena berdekatan antarmuka.

Rekomendasi itu juga mengatakan PSK tidak akan melayani dua orang atau lebih. ProKoRe juga meminta agar seluruh layanan mesti dilakukan dengan menggunakan masker.

Bukan cuma itu, mereka juga mengatur kebersihan ruangan yang digunakan PSK untuk melayani pelanggan. Disebutkan, ruangan mesti disemprot disinfektan 15 menit sebelum layanan berikutnya.

"Seprai mesti dicuci dengan air bersuhu 60 derajat Celcius setelah layanan rampung. Baik pelanggan maupun PSK, mesti mandi sebelum dan setelah layanan," demikian bunyi rekomendasi itu.

Bahkan, rekomendasi itu juga mengatur mobil pelanggan. Nomor polisi mobil pelanggan mesti direkam sehingga mudah untuk melacak ketika ada PSK yang terinfeksi Covid-19.

Seperti diketahui, pemerintah Swiss mengizinkan PSK kembali bekerja setelah lockdown di negara itu dibuka. Anehnya, mereka tidak mengizinkan olahraga yang juga mengharuskan kontak fisik.

baca juga

Menteri Kesehatan Swiss Alain Berset meyakini bahwa PSK lebih baik dalam melindungi diri dari penularan Covid-19 ketimbang atlet di tengah pandemi ini.

“Tentu saja ada kontak fisik tetapi konsep perlindungan tampaknya mungkin. Saya sangat sadar akan aspek aneh dari jawaban saya,” kata dia dalam konferensi pers seperti dikutip dari Bloomberg.

Berset menegaskan prostitusi, yang legal di negara itu, akan diizinkan untuk kembali pada 6 Juni, bersama dengan bioskop, klub malam dan kolam renang umum.

"Sejujurnya, layanan erotis bisa dibuka lebih awal," kata Berset.

Selain itu, Swiss juga akan mengizinkan sejumlah pertemuan hingga 300 orang, termasuk kompetisi olahraga tertentu dan kamp liburan untuk kaum muda.

Perbatasan dengan Jerman, Prancis, dan Austria akan dibuka lagi mulai 15 Juni.

Swiss telah mencatat 30.796 kasus virus korona dan 1.655 kematian pada Kamis pagi, berdasarkan angka dari pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Layani Lelaki Hidung Belang, 2 PSK dan 1 Mucikari Diciduk Polisi

Usai Layani Lelaki Hidung Belang, 2 PSK dan 1 Mucikari Diciduk Polisi

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 06:09 WIB

Viral Video Pria Bikin Murka, Beri PSK Nasi Kotak Tapi Isinya Kosong

Viral Video Pria Bikin Murka, Beri PSK Nasi Kotak Tapi Isinya Kosong

News | Senin, 27 April 2020 | 21:09 WIB

Kisah Janda Bandung, Terpuruk Miskin karena Corona Akhirnya Jadi PSK

Kisah Janda Bandung, Terpuruk Miskin karena Corona Akhirnya Jadi PSK

Jabar | Senin, 27 April 2020 | 14:14 WIB

Wabah Covid-19, PSK di Jepang Keluhkan Tak Dapat Tunjangan

Wabah Covid-19, PSK di Jepang Keluhkan Tak Dapat Tunjangan

News | Senin, 20 April 2020 | 15:12 WIB

Swiss Bakal Longgarkan Pembatasan Terkait Covid-19 Mulai 27 April

Swiss Bakal Longgarkan Pembatasan Terkait Covid-19 Mulai 27 April

News | Jum'at, 17 April 2020 | 07:28 WIB

BUMN Datangkan Alat Deteksi Corona Dari Swiss, 1 Hari Bisa Cek 10.000 Orang

BUMN Datangkan Alat Deteksi Corona Dari Swiss, 1 Hari Bisa Cek 10.000 Orang

Bisnis | Rabu, 08 April 2020 | 12:38 WIB

Ssst... 10 Curahan Hati Pekerja Seks yang Jarang Orang Tahu, Baca Kisahnya!

Ssst... 10 Curahan Hati Pekerja Seks yang Jarang Orang Tahu, Baca Kisahnya!

Lifestyle | Kamis, 02 April 2020 | 21:05 WIB

Tekor Akibat Virus Corona, Tim Asal Swiss Ini Depak Sembilan Pemain

Tekor Akibat Virus Corona, Tim Asal Swiss Ini Depak Sembilan Pemain

Bola | Jum'at, 20 Maret 2020 | 11:14 WIB

Best 5 Otomotif Akhir Pekan: Geneva Motor Show Batal, Nmax Pak Harto

Best 5 Otomotif Akhir Pekan: Geneva Motor Show Batal, Nmax Pak Harto

Otomotif | Senin, 02 Maret 2020 | 07:00 WIB

Terkini

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

×