Shailaja, Menteri Komunis yang Berhasil Putus Rantai Covid-19 di Kerala

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Sabtu, 30 Mei 2020 | 15:17 WIB
Shailaja, Menteri Komunis yang Berhasil Putus Rantai Covid-19 di Kerala
Menteri Kesehatan negara bagian Kerala, India, KK Shailaja (kanan). (Dok. Twitter@shailajateacher).

"Bagian pertama adalah kemenangan. Tetapi virus itu terus menyebar ke luar Cina dan segera di mana-mana," ungkap Shailaja.

Dalam puncak infeksi virus di Kerala, setelah India akhirnya menerapkan kebijakan lockdown pada 25 Maret, Kerala turut mengkarantina 170 ribu warga di bawah pengawasan ketat.

“Kami juga telah mengakomodasi dan memberi makan 150.000 pekerja migran dari negara-negara tetangga yang terjebak di sini oleh penutupan,” kata Shailaja.

"Kami memberi mereka makan dengan benar - tiga kali sehari selama enam minggu." Para pekerja itu sekarang dipulangkan dengan kereta carteran."

Pemahaman dan Pengalaman Masa Lalu Jadi Kunci

[BBC]
[BBC]

Kerala bukannya tanpa hambatan dalam menghadapi pandemi covid-19. Negara bagian berpenduduk sekitar 35 juta orang itu sempat dibayang-bayangi rasa takut.

Warga Kerala banyak yang telah bersiap untuk melarikan diri karena takut dan tak mengerti bagaimana virus corona menyebar dan menular.

Namun, bekal pendidikan yang telah dibangun otoritas Kerala selama bertahun-tahun akhirnya menjadi penyelamat. Orang-orang lebih mudah mengerti saat diberi penjelasan.

"Jika Anda jaga jarak minimal satu meter dari orang lain yang batuk, virus itu tidak akan menyebar. Ketika kami jelaskan itu, orang-orang menjadi tenang dan tetap tinggal di desanya," ujar Shailaja.

Selain bekal pendidikan yang baik, Menkes Shailaja juga bukan tiba-tiba bisa bersikap tanggap saat ada wabah virus Corona.

Pengalaman dengan wabah Nipah--virus penyebab radang otak dan kejang--tahun 2018 menjadi modal penting dari tindakannya sekarang.

Keberhasilan meredam wabah Nipah, diakui Shailaja jadi modal penting bagi dirinya dan tim untuk mengantisipasi virus-virus menular lainnya di Kerala.

Terbantu 'Model Kerala'

Layaknya negara penganut ideologi komunis lainnya, Kerala sudah memiliki pondasi yang kuat dalam menghadapi ancaman dari luar.

Penguatan di bidang pangan--pertanian, kesehatan dan pendidikan membuat warga Kerala jadi tahan banting, termasuk saat pandemi covid-19 menghantam seluruh India.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Partai Komunis Pimpin Rakyat Kerala India Menang Lawan Virus Corona

Cara Partai Komunis Pimpin Rakyat Kerala India Menang Lawan Virus Corona

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 09:35 WIB

Baru Bekerja Beberapa Minggu,  Menteri Kesehatan Brazil Mengundurkan Diri

Baru Bekerja Beberapa Minggu, Menteri Kesehatan Brazil Mengundurkan Diri

News | Sabtu, 16 Mei 2020 | 09:40 WIB

Murka Disebut Bakal Lumpuh Akibat Corona, Trump: AS Takkan Jadi Komunis!

Murka Disebut Bakal Lumpuh Akibat Corona, Trump: AS Takkan Jadi Komunis!

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 15:46 WIB

Terkini

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:48 WIB

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:35 WIB

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44 WIB

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:23 WIB

Polda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang 3, Asep Edi Suheri Naik Pangkat Jadi Komjen

Polda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang 3, Asep Edi Suheri Naik Pangkat Jadi Komjen

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:19 WIB

Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan  Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!

Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:00 WIB

Brimob dan Tim Perintis Gerebek Balap Liar di Taman Mini, Remaja dan Motor Bodong Diamankan

Brimob dan Tim Perintis Gerebek Balap Liar di Taman Mini, Remaja dan Motor Bodong Diamankan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:40 WIB