Petugas Medis Seret Keluarga PDP Corona yang Meninggal, Begini Reaksi DPR

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Minggu, 31 Mei 2020 | 13:07 WIB
Petugas Medis Seret Keluarga PDP Corona yang Meninggal, Begini Reaksi DPR
Anggota Komisi III DPR Habiburokhman. (Twitter)

Suara.com - Anggota Komisi III DPR Habiburokhman menyayangkan insiden penyeretan yang dilakukan petugas penanganan Covid-19 terhadap istri seorang pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia. Diduga peristiwa itu terjadi di kamar jenazah di salah satu rumah sakit di Makasaar.

Habiburokhman mengatakan, masyarakat memang perlu diedukasi terhadap bahaya penularan Covid-19. Ia menilai kesabaran juga harus diterapkan petugas dalam menerangkan hal tersebut kepada masyarakat.

"Mereka harus diberi pemahaman pentingnya mematuhi protokol anti penularan covid. itu demi keselamatan dan kesehatan sendiri. Di sisi lain aparat harus melakukan pendekatan persuasif dan tidak boleh melakukan kekerasan. Situasi seperti ini kita semua harus ekstra sabar, tujuan kita sama, yaitu menyelmatkan bangsa ini dari Covid-19," kata Habiburokhman kepada wartawan, Minggu (31/5/2020).

Sementara itu, anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan meminta polemik atas insiden penyeretan istri dari suaminya yang PDP meninggal tersebut dihentikan. Ia mengatakan petugas hanya bermaksud membawa jenazah sang suami untuk dilakukan pemulasaran.

Apalagi, lanjut dia, kepala Dinas Kesehatan setempat sudah melakukan permohonan maaf atas kejadian tidak mengenakan itu.

"Insiden penyeretan keluarga pasien Covid-19 itu kan tidak terjadi tiba-tiba, tercipta setelah melalui rangkaian peristiwa-peristiwa sebelumnya. Apalagi hal tersebut semata-mata untuk menjalankan protokol penanganan jenazah Covid-19. Saya turut berduka cita yang mendalam, semoga keluarga yang ditinggallan dapat tabah menerimanya, sekaligus berharap agar keluarga almarhum dapat memahami dan memaafkan kejadian tersebut," ujar Arteria.

Diketahui, belakangan ini beredar di sosial media tentang video seorang perempuan yang diseret petugas medis covid-19 karena mencoba mendekati jenazah suaminya.

Dalam video berdurasi dua menit itu, beberapa petugas tampak sedang bernegosiasi dengan tiga orang perempuan di depan sebuah ruangan yang diduga adalah kamar jenazah covid-19.

Para petugas medis berbaju hazmat ini bermaksud untuk membawa jasad pasien covid-19, yang merupakan suami dari perempuan tersebut, untuk dilakukan pemulasaran jenazah.

baca juga

Namun, perempuan itu bersikukuh tidak mengizinkan para petugas membawanya.

Para petugas kemudian membiarkan sejenak ibu dan dua perempuan lain yang diduga adalah anak-anaknya. Mereka berkata menunggu anggota keluarga lainnya. Hanya saja, beberapa saat setelah ditinggalkan petugas, perempuan itu bergegas masuk kedalam kamar jenazah.

Para petugas pun menyuruh agar ibu itu keluar dari ruangan yang terdapat jenazah covid-19 itu.

Lantaran perempuan itu memberontak, petugas terpaksa menyeretnya keluar dari kamar jenazah.

Menyadur dari Makassar.terkini.id -- jaringan Suara.com, video penyeretan keluarga jenazah covid-19 itu diduga terjadi di Rumah Sakit Siloam Makassar pada Kamis (28/5/2020).

Mengetahui hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, Dokter Muhammad Ichsan Mustari meminta maaf atas kejadian itu.

"Saya sebagai Kepala Dinas meminta maaf," kata Ichsan melalui video conference, Jumat (29/5/2020).

Ichsan menjelaskan bahwa insiden penyeretan keluarga pasien covid-19 itu semata-mata untuk menjalankan protokol penanganan jenazah Covid-19.

"Dalam protokol penanganan jenazah dilakukan edukasi kepada keluarga PDP, namun edukasi itu tidak berjalan di lapangan. Padahal penanganan jenazah Covid-19 tidak boleh lebih dari 4 jam," kata Ichsan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral! Tolak Anaknya Dijemput Petugas Medis, Ibu Pasien Corona Mengamuk

Viral! Tolak Anaknya Dijemput Petugas Medis, Ibu Pasien Corona Mengamuk

News | Minggu, 31 Mei 2020 | 08:10 WIB

Heboh Plang Keluarga Nekat Mudik ke Zona Merah dan 4 Berita Viral Lainnya

Heboh Plang Keluarga Nekat Mudik ke Zona Merah dan 4 Berita Viral Lainnya

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 21:40 WIB

Keluarga Pasien Diseret Petugas Covid, DPR: Publik Melihatnya Tak Baik

Keluarga Pasien Diseret Petugas Covid, DPR: Publik Melihatnya Tak Baik

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 17:35 WIB

Viral Video Petugas Tol Paksa Pengguna Bayar Pakai Uang Tunai

Viral Video Petugas Tol Paksa Pengguna Bayar Pakai Uang Tunai

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 19:39 WIB

Pasien Corona Kabur dari RS, Ngamuk saat Dijemput Petugas Medis

Pasien Corona Kabur dari RS, Ngamuk saat Dijemput Petugas Medis

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 14:15 WIB

Viral Warga Arak Sopir Travel Diduga Perkosa Penumpang Mudik saat Corona

Viral Warga Arak Sopir Travel Diduga Perkosa Penumpang Mudik saat Corona

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 13:44 WIB

Diduga Bersepeda Pakai Masker, Seorang Pria Beriwayat Sakit Jantung Wafat

Diduga Bersepeda Pakai Masker, Seorang Pria Beriwayat Sakit Jantung Wafat

News | Jum'at, 29 Mei 2020 | 22:20 WIB

Terkini

Review Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini

Review Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Ole Romeny Cetak Gol, Pelatih PSV Murka dengan Kelakuan Pemain Keturunan Indonesia

Ole Romeny Cetak Gol, Pelatih PSV Murka dengan Kelakuan Pemain Keturunan Indonesia

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:08 WIB

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:00 WIB

×