Lulusan 2020 Disebut Angkatan Corona, Najwa Shihab: Mereka Angkatan Emas

Dany Garjito, Farah Nabilla

Selasa, 02 Juni 2020 | 14:32 WIB
Lulusan 2020 Disebut Angkatan Corona, Najwa Shihab: Mereka Angkatan Emas
Najwa Shihab menjelaskan lulusan 2020 sebagai angkatan emas. (Instagram/najwashihab)

Suara.com - Presenter kondang Najwa Shihab memiliki pendapat tersendiri bagi siswa-siswi lulusan 2020 yang kerap disebut sebagai 'Angkatan Corona'.

Menurut Najwa, lulusan tahun 2020 tak perlu sedih karena julukan 'Angkatan Virus' atau 'Angkatan Corona' yang kerap disematkan pada mereka. Sebaliknya, Najwa justru beranggapan bahwa siswa-siswi yang lulus pada tahun 2020 ini adalah angkatan emas yang patut dibanggakan.

"Adik-adik jangan kecil hati, bahkan kalau perlu memberi selamat pada diri sendiri," kata Najwa dalam video Catatan Najwa yang diunggah di akun sosial medianya pada Senin (1/6/2020).

Presenter acara Mata Najwa itu memaparkan enam alasan mengapa dirinya menyebut lulusan 2020 adalah angkatan emas.

Pertama, Najwa menyebut bahwa perubahan sistem pendidikan di Indonesia dimulai tahun ini.

"Siswa dan mahasiswa mulaui dibiasakan belajar secara online. Enggak ada lagi tuh harusnya siswa dimarahin karena pakai sepatu warna-warni atau tawuran sepulang sekolah,"

"Upaya menghapus UN sudah diperjuangkan sejak lama dari aktivis hingga menteri pendidikan. Namun angkatan 2020 adalah yang pertama berkesempatan melaluinya." kata Najwa dikutip Suara.com pada Selasa (2/6/2020).

Menurut Najwa, mereka yang lulus tahun 2020 adalah mereka yang dipaksa adaptif terhadap perubahan.

Kedua, Najwa menyebut bahwa tahun 2020 itu penuh tantangan.

baca juga

"Dituntut diam di rumah, banyak rencana yang harus dirancang ulang, dikepung rasa bosan. Apalagi kalau internet di rumah ngadat, boros pulsa demi kuota," kata Najwa.

Ia juga menjelaskan bahwa angkatan 2020 juga kehilangan hiburan seperti meninggalnya penyanyi legendaris Glenn Fredly dan Didi Kempot, juga tempat nongkrong favorit seperti McD Sarinah.

"Ketika udah lulus cuma dibilang giveaway atau hadiah dari pemerintah. Padahal mereka yang lulus tahun ini seharusnya terlatih untuk lebih tegar setidaknya secara mental dan emosi," ucap Najwa.

Alasan ketiga yang diungkap Najwa adalah bahwa lulusan 2020 adalah angkatan yang percaya terhadap sains.

"Angkatan 2020 ke belakang seharusnya menjadi generasi yang lebih rasional serta bersandar pada sains dan data. Bukan cuma teori asal," papar puteri dari ulama Quraish Shihab tersebut.

Keempat, Najwa juga beranggapan bahwa para lulusan 2020 adalah angkatan yang sadar akan krisis iklim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Rapid Test Negatif, Abraham Wenas Cs Lega

Hasil Rapid Test Negatif, Abraham Wenas Cs Lega

Sport | Selasa, 02 Juni 2020 | 14:01 WIB

Satu Keluarga Masih Jalani Isolasi Mandiri di Musala Baitus Salam

Satu Keluarga Masih Jalani Isolasi Mandiri di Musala Baitus Salam

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 13:57 WIB

Pedagang Positif Corona, 3 Pasar di Cirebon Ditutup

Pedagang Positif Corona, 3 Pasar di Cirebon Ditutup

Jabar | Selasa, 02 Juni 2020 | 13:54 WIB

Soal Skema New Normal, Warga Jakarta: Masih Banyak yang Cuek

Soal Skema New Normal, Warga Jakarta: Masih Banyak yang Cuek

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 13:27 WIB

Belum Ada Instruksi Buka Sekolah, Siswa di Jakarta Masih Belajar dari Rumah

Belum Ada Instruksi Buka Sekolah, Siswa di Jakarta Masih Belajar dari Rumah

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 13:13 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×