Dianggap Mencemaskan, Fadli Zon Ungkap 3 Masalah Kebijakan New Normal

Dany Garjito, Rifan Aditya

Rabu, 03 Juni 2020 | 18:51 WIB
Dianggap Mencemaskan, Fadli Zon Ungkap 3 Masalah Kebijakan New Normal
Fadli Zon. (Suara.com/Ria Rizky)

Suara.com - Anggota DPR RI dari fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon mengungkapkan tiga masalah kebijakan new normal di Indonesia. Ia menganggap kebijakan new normal yang diterapkan pada sejumlah daerah di Indonesia cukup mencemaskan.

Menurutnya, Indonesia sebenarnya masih berada dalam zona merah pandemi. Berikut tiga masalah new normal versi Fadli Zon.

Masalah kebijakan new normal yang pertama. Fadli Zon merasa pengambilan keputusan terkait daerah yang akan terapkan new normal tampak kacau.

"Otorisasi dan organisasi pengambilan keputusannya kacau," cuit Fadli Zon melalui Twitter, dikutip Suara.com, Rabu (3/6/2020).

Pemerintah telah menetapkan pandemi ini sebagai bencana nasional dan memilih mengatasinya dengan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 21/2020, penetapan PSBB ini kewenangannya dipegang oleh Kementerian Kesehatan.

"Namun, otorisasi 'New Normal', yang dalam praktiknya bisa disebut sebagai bentuk pelonggaran terhadap PSBB, alih-alih dikembalikan ke Kementerian Kesehatan malah dipegang oleh Gugus Tugas. Ini membuat organisasi pengambilan keputusan jadi tak jelas," kata Fadli.

Fadli Zon ungkap 3 masalah kebijakan new normal di Indonesia (Twitter)
Fadli Zon ungkap 3 masalah kebijakan new normal di Indonesia (Twitter)

Alhasil, dari 102 daerah yang sudah siap new normal tidak ada satupun kota dari Pulau Jawa yang masuk rekomendasi, kecuali Tegal.

"Tapi anehnya, Gubernur Jawa Barat sudah mengumumkan per 1 Juni kemarin ada 15 daerah di Jawa Barat yang boleh menerapkan “New Normal”. Ini kan jadi kacau otorisasinya!" imbuh Fadli Zon.

baca juga

BACA JUGA: Dibuka, Pemprov DKI Siapkan Panduan New Normal di Diskotek dan Panti Pijat

Lalu, data yang tidak akurat menjadi masalah kebijakan new normal yang berikutnya.

Fadli mempermasalahkan data reproduksi Covid-19 Indonesia yang dipakai pemerintah. Angkanya sudah berada di 1,09. Menurut WHO ini dianggap terkendali.

"Masalahnya, angka yang digunakan Pemerintah ini adalah angka yang ada di DKI Jakarta. Menggunakan tren perbaikan R0 dan Rt di DKI Jakarta sebagai dasar untuk menggaungkan kebijakan 'New Normal' di level nasional jelas ‘misleading’," tutur mantan Wakil Ketua DPR RI itu.

Ia juga meminta pemerintah untuk memperhatikan data tersebut. Meskipun di atas kertas tren angka Covid-19 di DKI Jakarta menurun tapi dengan adanya mudik angka ini dapat melonjak.

"Terbukti, saat kasus di DKI menurun, di Surabaya justru terjadi ledakan jumlah penderita Covid-19, yang membuat Surabaya per hari ini bukan hanya zona merah, tapi sudah menjadi zona hitam, saking besarnya jumlah penderita Covid-19 di sana," kata Fadli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibuka, Pemprov DKI Siapkan Panduan New Normal di Diskotek dan Panti Pijat

Dibuka, Pemprov DKI Siapkan Panduan New Normal di Diskotek dan Panti Pijat

News | Rabu, 03 Juni 2020 | 18:17 WIB

Cara Isi BBM di SPBU Pertamina Pada Masa New Normal

Cara Isi BBM di SPBU Pertamina Pada Masa New Normal

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2020 | 17:57 WIB

Asuransi Jasindo Siap Terapkan New Normal

Asuransi Jasindo Siap Terapkan New Normal

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2020 | 17:55 WIB

Beda dengan Pusat, MUI DKI Izinkan Salat Jumat 2 Gelombang saat New Normal

Beda dengan Pusat, MUI DKI Izinkan Salat Jumat 2 Gelombang saat New Normal

News | Rabu, 03 Juni 2020 | 17:05 WIB

Bali yang Pertama untuk New Normal Pariwisata, Intip 6 Pantai yang Ikonik

Bali yang Pertama untuk New Normal Pariwisata, Intip 6 Pantai yang Ikonik

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2020 | 17:09 WIB

Terkini

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

×