Virus Corona: Program Imunisasi Tersendat, 80 Juta Anak Berisiko Meninggal

BBC

BBC

Jum'at, 05 Juni 2020 | 05:02 WIB
Virus Corona: Program Imunisasi Tersendat, 80 Juta  Anak Berisiko Meninggal
[BBC].

Suara.com - Para ahli memperingatkan puluhan juta anak-anak berisiko meninggal akibat program vaksinasi yang tersendat karena pandemi virus corona.

Setidaknya 68 negara telah terdampak pandemi - beberapa di antaranya menghentikan program vaksinasi sepenuhnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan banyak negara untuk menunda vaksinasi mereka untuk menekan penyebaran virus corona.

Akan tetapi kini beberapa organisasi menyatakan kekhawatirannya akan dampak jangka panjang penundaan vaksinasi ini.

Mereka khawatir ribuan anak berisiko mati sia-sia setiap harinya akibat vaksinasi yang terkendala ini.

Di sebuah klinik yang biasanya penuh sesak di ibukota Nigeria, Naimey, ruang tunggu tampak sepi.

Ada hampir 1.000 kasus Covid-19 yang dilaporkan di negara ini.

Tetapi polio, yang dapat menyebabkan kelumpuhan atau bahkan kematian, juga kembali muncul - empat kasus baru telah dilaporkan sejak Februari.

Zeinabou Tahirou duduk dengan jilbab merah muda dan masker berwarna biru, menggendong bayi perempuannya, Fadila.

baca juga

"Saya sangat takut datang ke sini, karena Virus Corona," tuturnya.

"Tapi tenaga medis bilang ke saya betapa penting imunisasi ini dan apa yang harus saya lakukan agar tetap aman - seperti mencuci tangan sepanjang waktu."

Ada beberapa alasan mengapa vaksinasi untuk anak-anak tersendat, termasuk:

Orang tua ketakutan terpapar Covid-19 jika mereka meninggalkan rumah Fokus tenaga medis tersita untuk menangani pandemi Kesulitan mendapatkan pasokan vaksin ke klinik-klinik

"Campak sedang meningkat, difteri, kolera," kata direktur eksekutif Dana Anak-anak PBB (UNICEF) Henrietta Fore.

"Jadi ini akan jadi masalah yang nyata.

"Kita telah menaklukan banyak penyakit yang dapat dicegah ini untuk anak-anak."

Sekarang, ada kekhawatiran besar bahwa pencapaian ini bisa "terhapus".

Setidaknya 80 juta anak-anak di bawah umur berisiko

Diperkirakan jumlah bayi yang kehilangan vaksinasi rutin karena pandemi Virus Corona:

Asia Tenggara - 34,8 juta Afrika - 22,9 juta

Wabah penyakit mematikan, selain Covid-19, yang dapat dicegah saat ini:

Nepal dan Kamboja - campak Ethiopia - campak, kolera dan demam kuning

Sumber: Organisasi Kesehatan Dunia, Unicef, Lembaga Vaksin Sabin dan Gavi, Aliansi Vaksin

Pemodelan terbaru oleh Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health menunjukkan gangguan pada jenis layanan kesehatan penting bagi perempuan dan anak-anak ini, dapat mengakibatkan sebanyak tambahan 6.000 anak meninggal setiap hari.

"Yang kami perkirakan sepenuhnya adalah penyakit-penyakit ini akan datang kembali," kata kepala departemen imunisasi dan vaksin WHO Kate O'Brien.

"Dan itu artinya ... adalah kita akan melihat kematian anak-anak dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam waktu belakangan ini."

Tetapi situasi yang berpotensi menghancurkan ini masih dapat dicegah, "jika pemerintah bertindak sekarang".

Peringatan tersebut muncul ketika para pemimpin global bertemu untuk KTT Vaksin Global, pada hari Kamis (04/06) yang digelar di Inggris.

Negara-negara dan organisasi donor diharap untuk menggelontorkan dana US$ 7,4 miliar, atau sekitar Rp106, 3 triliun, untuk memastikan Gavi, Aliansi Vaksin dapat terus memberikan vaksin yang menyelamatkan jiwa ke beberapa komunitas termiskin di dunia, baik selama pandemi maupun setelahnya.

Pemimpinnya, Dr Seth Berkley, mengatakan memastikan sistem vaksinasi rutin berjalan kembali secepat mungkin, sangat penting.

"Ketika Anda memiliki dampak besar pada [layanan] vaksin seperti ini, perlu beberapa waktu untuk membangun kembali beberapa sistem di sekitarnya," katanya.

"Ketika kami dengan cepat bergerak maju mendapatkan vaksin Covid-19, ini adalah adalah sistem yang sama yang akan kami gunakan untuk memberikan vaksin itu juga."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Simak! WHO Punya Kabar Baik dan Buruk Soal Gelombang Kedua Covid-19

Simak! WHO Punya Kabar Baik dan Buruk Soal Gelombang Kedua Covid-19

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 09:00 WIB

Tunda Laporan Virus di Awal Wabah, China Membuat WHO Khawatir

Tunda Laporan Virus di Awal Wabah, China Membuat WHO Khawatir

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 07:55 WIB

China Dinilai Ogah-ogahan Rilis Info Virus Corona, WHO Frustrasi

China Dinilai Ogah-ogahan Rilis Info Virus Corona, WHO Frustrasi

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 17:41 WIB

Terkini

Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya

Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan

Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:50 WIB

4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan

4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Masihkah Ia Seorang Pengkritik Kekuasaan?

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Masihkah Ia Seorang Pengkritik Kekuasaan?

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:15 WIB

6 Urutan Zodiak dari yang Paling Dewasa sampai Paling Childish Saat Pacaran

6 Urutan Zodiak dari yang Paling Dewasa sampai Paling Childish Saat Pacaran

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:13 WIB

WiFi Publik Apakah Aman? Ini Cara Mengaktifkan Privasi Agar Tak Dipantau

WiFi Publik Apakah Aman? Ini Cara Mengaktifkan Privasi Agar Tak Dipantau

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Mati Mudanya Sebuah Tren: Ketika "Micro-Trends" Mengikis Identitas Diri

Mati Mudanya Sebuah Tren: Ketika "Micro-Trends" Mengikis Identitas Diri

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Selat Hormuz Masih Panas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$100

Selat Hormuz Masih Panas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$100

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Berapa Besaran BSU 2026? Cek Pakai NIK Lewat bsu.kemnaker.go.id

Berapa Besaran BSU 2026? Cek Pakai NIK Lewat bsu.kemnaker.go.id

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Sinopsis Sunshine through the Rain, Dracin Terbaru Yang Chao Yue dan Winwin

Sinopsis Sunshine through the Rain, Dracin Terbaru Yang Chao Yue dan Winwin

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:55 WIB

×