Kronologi Teror Doxing dan Order Fiktif ke Pers Mahasiswa Teknokra Unila

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Jum'at, 12 Juni 2020 | 00:04 WIB
Kronologi Teror Doxing dan Order Fiktif ke Pers Mahasiswa Teknokra Unila
Poster diskusi bertajuk "Diskriminasi Rasial terhadap Papua" #PapuanLivesMetter yang digelar UKPM Teknokra Universitas Lampung (Pers Mahasiswa). (Ist)

Suara.com - Pengurus dan narasumber diskusi Deskriminasi Rasial terhadap Papua Lives Matter yang mendapatkan teror dan intimidasi dari orang misterius. Sedianya diskusi tersebut diselenggarakan oleh Pers Mahasiswa Teknokra, Universitas Lampung pada Kamis (11/6/2020)

Pemimpin Redaksi Teknokra Mitha Setiani Asih membeberkan, teror pertama kali dialami oleh Pemimpin Umum Teknokra Chairul Rahman Arif satu hari sebelum diskusi lewat telpon misterius saat sedang makan bersama Hendry Sihaloho (Ketua Aliansi Jurnalis Independen Bandarlampung) dan Dian Wahyu Kusuma (Sekretaris AJI Bandarlampung).

"Chairul menerima 8 kali panggilan lewat gawainnya, penelpon mengaku alumni Unila," tulis Mitha dalam keterangannya, Kamis (11/6/2020).

Kedua, Chairul ditelepon Wakil Rektor Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Yulianto untuk menghadapnya di ruang kerjanya, di sana Yulianto meminta Teknokra menunda diskusi karena pihak kampus sudah dihubungi oleh orang Badan Intelejen Negara (BIN).

"Prof Yulianto menyarankan menambahkan pembicara diskusi," lanjutnya.

Masukan itu tidak langsung mereka laksanakan, Teknokra tetap menggelar diskusi dengan narasumber yang sudah ada, konsekuensinya mereka akan menggelar diskusi serupa dengan narasumber sesuai masukan Prof Yulianto.

Teror telpon nomor asing terus menghantui Chairul, sampai teror meningkat level menjadi teror pesanan fiktif ojek online.

"Sekitar selepas azan Isya saya mendapat pesan kode OTP dari salah satu ojek daring. Awalnya tidak curiga dan mengabaikannya. Tak berselang lama, Whatsapp Mitha menerima telepon dan chat dari banyak driver ojek daring," ungkapnya.

Tak lama berselang, dua orang driver ojol datang ke depan Grha Kemahasiswaan Unila mengantarkan makanan order fiktif, driver ojol pun membantu menghubungkan Mitha dengan call center untuk menonaktifkan akunnya.

baca juga

“Bagaimana nasib driver gojek dan makanannya. Saya tahu sekali rasa sakitnya dicancel dan menunggu satu jam para drivernya supaya bisa terima orderan lagi. Saya tau perasaan mereka karena pernah jadi driver gojek juga,” ungkap Mitha.

Karena teror makin parah, Chairul, Mitha dan Sri Ayu Indah Mawarni (Redaktur Teknokra) pergi ke rumah aman agar terhindar dari emosi para ojol karena order fiktif, dokumen dan peralatan redaksi turut mereka bawa.

Teror telfon tetap berlangsung, kini pelaku mengirimkan kata-kata ancaman dan menuduh provokasi, cara ini disebut sebagai doxing yaitu upaya mencari dan menyebarluaskan informasi pribadi seseorang di internet untuk tujuan menyerang dan melemahkan seseorang atau persekusi online.

"Bahkan mengirimkan data-data identitas lengkap Irul dan orangtuanya bersama foto yang persis di KTP," lanjutnya.

Tak berhenti disitu, peneror kemudian berupaya meretas akun-akun media sosial UKPM Teknokra, Facebook dan Yahoo. Beruntungnya masih bisa diambil alih lagi, untuk diamankan.

"Peneror juga salah sasaran malah meretas akun IG Lembaga Pers Mahasiswa Teknokrat Tv bukan Teknokra Unila. Selanjutnya, peneror mulai meretas akun media sosial Mitha dan alumni Teknokra Khorik Istiana yang menghapus seluruh thread twiitternya," kata Mitha.

Mitha secara tegas mengatakan tindakan semacam ini tidak boleh lagi terjadi terhadap setiap orang atau kelompok yang ingin berdiskusi soal kenyataan yang terjadi di Papua, sebab perbedaan pendapat harus diselesaikan di forum musyawarah atau diskusi bukan diteror.

"Sejak Sekolah Dasar kita sudah sepakat bahwa Semboyan Indonesia “Bhineka Tunggal Ika”. Papua adalah bagian dari Indonesia. Menghargai keberagaman dan mencintai keunikan masing-masing itu Indonesia,” tutup Mitha.

Untuk diketahui, diskusi online Deskriminasi Rasial terhadap Papua Lives Matter tetap berlangsung pada malam hari ini melalui channel youtube UKPM Teknokra dengan teror yang masih mengintai sepanjang acara.

Diskusi ini dipandu oleh Mitha sebagai moderator dan diisi oleh narasumber Juru Bicara Front Rakyat Indonesia untuk West Papua, Surya Anta Ginting; Ketua Aliansi Mahasiswa Papua, Jhon Gobai; dan Serikat Jurnalisme Untuk Keberagaman, Tantowi Anwari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AJI Lampung Kecam Teror dan Peretasan Akun Dua Jurnalis Teknokra Unila

AJI Lampung Kecam Teror dan Peretasan Akun Dua Jurnalis Teknokra Unila

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 23:44 WIB

Gelar Diskusi Rasisme terhadap Papua, Aktivis Persma Teknokra Unila Diteror

Gelar Diskusi Rasisme terhadap Papua, Aktivis Persma Teknokra Unila Diteror

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 23:39 WIB

Diskusi HAM Papua Lives Matter Diteror Zoombombing dan Telepon Nomor Asing

Diskusi HAM Papua Lives Matter Diteror Zoombombing dan Telepon Nomor Asing

News | Jum'at, 05 Juni 2020 | 14:44 WIB

Ojol Kena Apes Order Fiktif Rp530 Ribu, Polisi Justru Lakukan Hal Ini

Ojol Kena Apes Order Fiktif Rp530 Ribu, Polisi Justru Lakukan Hal Ini

Otomotif | Kamis, 28 Mei 2020 | 19:35 WIB

Viral Ojol Kena Order Fiktif Rp 550 Ribu, Polisi Patungan Beri Bantuan

Viral Ojol Kena Order Fiktif Rp 550 Ribu, Polisi Patungan Beri Bantuan

News | Kamis, 28 Mei 2020 | 13:35 WIB

Terkini

10.896 Titik Panas Terdeteksi di Kalteng, Kementan Perketat Pengawasan Perkebunan

10.896 Titik Panas Terdeteksi di Kalteng, Kementan Perketat Pengawasan Perkebunan

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Cerita Pedagang Ketoprak Jualan Sambil Speaking English, Ummi: Saya Ingin Refresh Otak

Cerita Pedagang Ketoprak Jualan Sambil Speaking English, Ummi: Saya Ingin Refresh Otak

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:10 WIB

Sosok Mbah Leginah, Nenek Viral yang Sering Ngonten Bareng Cucu Meninggal Dunia

Sosok Mbah Leginah, Nenek Viral yang Sering Ngonten Bareng Cucu Meninggal Dunia

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:07 WIB

Maki-maki Striker Malaysia Tuding Timnas Indonesia Curang: Mereka Main di Jakarta, Kami di Bandung

Maki-maki Striker Malaysia Tuding Timnas Indonesia Curang: Mereka Main di Jakarta, Kami di Bandung

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Harga Paket Internet Naik, Komdigi Evaluasi Penerapan Tarif Operator Seluler

Harga Paket Internet Naik, Komdigi Evaluasi Penerapan Tarif Operator Seluler

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029

Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029

Jogja | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Ketika Kopi dan Seni Bertemu, Menikmati Galeri Jadi Pengalaman yang Berbeda

Ketika Kopi dan Seni Bertemu, Menikmati Galeri Jadi Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 20:39 WIB

Struktur Pemerintahan Prabowo Makin Gemoy, DPD Tagih Janji Efisiensi: Jangan Cuma Bagi-Bagi Jabatan

Struktur Pemerintahan Prabowo Makin Gemoy, DPD Tagih Janji Efisiensi: Jangan Cuma Bagi-Bagi Jabatan

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 20:30 WIB

3 Shio yang Menarik Keberuntungan 4-11 Oktober 2026, Kamu Termasuk?

3 Shio yang Menarik Keberuntungan 4-11 Oktober 2026, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Prabowo Sering ke Luar Negeri, Pengamat Nilai Peran Vital Menlu Baru

Prabowo Sering ke Luar Negeri, Pengamat Nilai Peran Vital Menlu Baru

Video | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 20:30 WIB

×