Gelar Diskusi Rasisme terhadap Papua, Aktivis Persma Teknokra Unila Diteror

Reza Gunadha, Ruhaeni Intan

Kamis, 11 Juni 2020 | 23:39 WIB
Gelar Diskusi Rasisme terhadap Papua, Aktivis Persma Teknokra Unila Diteror
Diskusi daring bertajuk "Diskriminasi Rasial terhadap Papua".yang dinisiasi LPM Teknokra Unila. [Teknokra]

Suara.com - Aksi teror kembali menimpa panitia acara diskusi yang membahas persoalan rasisme di Papua. Kali ini, Lembaga Pers Mahasiswa Teknokra Universitas Lampung menjadi korban.

Panitia mendapatkan serentetan teror mulai dari akun media sosial yang diretas hingga teror ojek daring. 

Mengutip rilis pers dari UKM Teknokra yang terbit di laman Teknokra.com, awalnya mereka akan mengadakan diskusi daring bertajuk "Diskriminasi Rasial terhadap Papua".

Namun, diskusi terancam dibatalkan karena panitia mendapat teguran keras dari Wakil Rektor Universitas Lampung. 

"Pemimpin umum Teknokra ditelepon Wakil Rektor Kemahasiswaan dan Alumni Prof Yulianto untuk menghadap ke ruangan kerjanya. Lalu, pemum dan editor Teknokra (Yesi Sarika) menemui Prof. Yulianto," demikian isi rilis pers UKM Teknokra yang dikutip Suara.com, Kamis 20/6/2020).

Hasil pertemuan itu, Prof Yulianto meminta panitia untuk menunda acara diskusi. Ia juga meminta agar panitia menambah kuota pembicara untuk acara diskusi.   

Namun, diskusi belum sempat diadakan, Pemimpin Umum Teknokra Chairul Rahman Arif atau biasa disebut Irul, mendapat teror berupa pesan beruntun lewat Whatsapp. Isi pesan itu meminta agar acara diskusi dibatalkan. 

Setelahnya, teror berlanjut dan semakin menjadi-jadi. Kali ini, teror berupa peretasan akun ojek daring Pemimpin Redaksi UKM Teknokra bernama Mitha.

Muncul permintaan kode OTP, lalu tak lama, terdapat pesan beruntun dari para ojek daring. 

baca juga

Akun ojek daring Mitha ternyata diretas dan digunakan untuk memesan banyak makanan. Ia panik karena satu per satu driver ojek online (ojol) mulai mendatangi gedung Unit Kemahasiswaan Universitas Lampung, tempat sekretariat Teknokra.

Tak menyangka hal itu akan terjadi, Mitha kemudian diamankan ke sebuah tempat demi menghindari amuk massa.

Pasalnya, meski telah diberitahu pesanan tersebut bukan atas kehendak Mitha, driver ojol terlanjur berdatangan dan semakin banyak jumlahnya. 

Hingga berita ini diunggah, pengurus UKM Teknokra masih menerima intimidasi yakni akun media sosial mereka mulai dari Twitter, Instagram, Facebook diretas dan dimanfaatkan oleh pelaku untuk menghalangi acara diskusi. 

Panitia penyelenggara meminta agar kasus ini segera diusut tuntas. Mereka menilai kebebasan berpendapat tak boleh dibatasi apalagi dengan cara teror seperti yang mereka terima. 

"Kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat sebagai warga Indonesia telah dibatasi. Membungkam suara dengan menakut-nakuti lewat jalan kotor, peretasan, pengacaman, dan merugikan pihak driver ojek daring," tulis UKM Teknokra.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Patung Pelopor Pramuka Baden-Powell di Inggris Akan Diturunkan

Patung Pelopor Pramuka Baden-Powell di Inggris Akan Diturunkan

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 22:24 WIB

Liga Inggris Bergulir, Patrick van Aanholt Akan Berlutut buat George Floyd

Liga Inggris Bergulir, Patrick van Aanholt Akan Berlutut buat George Floyd

Bola | Kamis, 11 Juni 2020 | 16:29 WIB

Kisah Nabi Muhammad, Sosok Pertama yang Ajarkan Sikap Anti Rasisme

Kisah Nabi Muhammad, Sosok Pertama yang Ajarkan Sikap Anti Rasisme

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 16:56 WIB

Terkini

HUT ke-70 Danamon, Nasabah di Balikpapan Bisa Nikmati Hujan Promo di Banyak Merchant Favorit

HUT ke-70 Danamon, Nasabah di Balikpapan Bisa Nikmati Hujan Promo di Banyak Merchant Favorit

Kaltim | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:52 WIB

Puas Belanja Online, Fajar Sadboy Bertransformasi Jadi Happyboy

Puas Belanja Online, Fajar Sadboy Bertransformasi Jadi Happyboy

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:49 WIB

Demi Belajar Mengaji, Driver Ojol Yogyakarta Rela Tinggalkan Order Dua Jam Setiap Rabu

Demi Belajar Mengaji, Driver Ojol Yogyakarta Rela Tinggalkan Order Dua Jam Setiap Rabu

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:47 WIB

Semifinal Memanas, Wakil Presiden Argentina Singgung Konflik Falkland Jelang Lawan Inggris

Semifinal Memanas, Wakil Presiden Argentina Singgung Konflik Falkland Jelang Lawan Inggris

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:45 WIB

Tahun Ajaran Baru Tak Harus Serba Baru, Orang Tua Tak Perlu Memaksakan Diri

Tahun Ajaran Baru Tak Harus Serba Baru, Orang Tua Tak Perlu Memaksakan Diri

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:45 WIB

HUT ke-70 Danamon, Nasabah Medan Bisa Nikmati Promo di Nelayan Restaurant hingga Pagi Sore

HUT ke-70 Danamon, Nasabah Medan Bisa Nikmati Promo di Nelayan Restaurant hingga Pagi Sore

Sumut | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:41 WIB

Nasib Ganti Rugi JPO Tendean Belum Jelas, Pemprov DKI Masih Negosiasi dengan Perusahaan Truk

Nasib Ganti Rugi JPO Tendean Belum Jelas, Pemprov DKI Masih Negosiasi dengan Perusahaan Truk

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:40 WIB

4 Penny Loafers Lokal di Bawah Rp500 Ribu, Stylish dan Ramah di Kantong!

4 Penny Loafers Lokal di Bawah Rp500 Ribu, Stylish dan Ramah di Kantong!

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:40 WIB

Kampus Bukan Mesin Cari Cuan, Asosiasi Dosen Minta RUU Sisdiknas Atur Batas Uang Kuliah

Kampus Bukan Mesin Cari Cuan, Asosiasi Dosen Minta RUU Sisdiknas Atur Batas Uang Kuliah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:39 WIB

"Puncak Kemarau Panjang Mengintai, DPRD Jateng Desak Optimalisasi Embung dan Waduk"

"Puncak Kemarau Panjang Mengintai, DPRD Jateng Desak Optimalisasi Embung dan Waduk"

Jawa Tengah | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:39 WIB

×