Beredar Ceramah Ustaz Sebut Lagu 'Balonku' Ajarkan Anak Benci Islam

Dany Garjito, Farah Nabilla

Jum'at, 12 Juni 2020 | 10:49 WIB
Beredar Ceramah Ustaz Sebut Lagu 'Balonku' Ajarkan Anak Benci Islam
Ustaz Zainal Abidin. (YouTube/Ashiil TV)

Suara.com - Sebuah video berisi potongan ceramah Ustaz Zainal Abidin kembali beredar di linimasa sosial media. Ustaz Zainal mengatakan bahwa lagu berjudul 'Balonku' dan 'Naik-Naik ke Puncak Gunung' mengajarkan anak-anak membenci Islam.

Potongan isi ceramah yang disampaikan pada tahun 2018 lalu itu kembali viral usai akun Twitter Peneliti Budaya Pesisiran, Rumail Abbas, mengunggahnya pada hari Kamis(11/6/2020).

Ketika menyampaikan ceramah bertajuk Prioritas Tauhid di Imam Bukhori Center Dumai Riau, Ustaz Zainal Abidin menyinggung soal ajaran-ajaran yang menanamkan kebencian terhadap Islam.

"Di Indonesia juga banyak kan antum enggak berasa. Contoh anak-anak kecil sejak dari TK saja sudah dilatih untuk benci Islam," kata Ustaz Zainal dalam siaran yang ditayangkan oleh YouTube Ashiil TV pada 30 Juni 2018.

Ustaz Zainal kemudian menyanyikan lirik lagu Balonku yang selama ini diajarkan di Taman Kanak-Kanak.

"Balonku ada lima, rupa-rupa warnanya, yang meletus balon apa? Hijau. Hatiku sangat kacau. Loh, Islam itu bikin kacau aja. Tinggal empat pegang erat-erat, merah, kuning," kata Ustaz Zainal.

Selain lagu Balonku, Ustaz Zainal juga menyebut bahwa lagu anak-anak berjudul Naik-Naik ke Puncak Gunung mengajak untuk membenarkan agama Kristen.

"Apalagi nyanyi yang jelas-jelas untuk mengajak membenarkan agama Kristen. Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali, kiri kanan," Ustaz Zainal lantas memperagakan lirik lagu tersebut dengan menaikkan tangannya ke dahi lalu mengarahkannya ke arah kiri dan kanan bahu.

"Anda lihat kalau Messi berhasil nembak bola?" tanya Ustaz Zainal merujuk pada gerakan tangan tersebut.

baca juga

Ia melanjutkan lirik lagu anak-anak itu lagi.

"Ku lihat saja banyak pohon, apa? Kenapa cemara? Padahal Sumatera banyak pohon sawit. Apalagi di Jawa, (pohon) pisang," kata Ustaz Zainal disambut tawa jemaah.

Ia berpendapat bahwa pohon cemara begitu identik dengan ajaran Kristen lantaran sering digunakan sebagai pohon Natal.

"Dan cemara itu pohon imporan. Enggak banyak. Lihat ditanamkan untuk mencintai pohon cemara, pohon Natal, dan dibiasakan untuk beribadah, tangan ke atas naik-naik," urai Ustaz Zainal.

Di luar video yang beredar terkait klaim ustaz Zainal yang menyebut lagu Balonku ajarkan anak benci Islam, perlu diketahui bahwa lagu Balonku adalah lagu anak-anak ciptaan Abdulah Totong Mahmud, sedangkan lagu Naik-Naik ke Puncak Gunung adalah karya Ibu Sud.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi: DKI Jakarta Longgarkan PSBB, Gereja dan Kantor Pilih Tidak Buka

Pandemi: DKI Jakarta Longgarkan PSBB, Gereja dan Kantor Pilih Tidak Buka

News | Senin, 08 Juni 2020 | 15:22 WIB

Tiga Agama Beda Pandangan soal Pembukaan Tempat Ibadah di Inggris

Tiga Agama Beda Pandangan soal Pembukaan Tempat Ibadah di Inggris

News | Senin, 08 Juni 2020 | 13:29 WIB

Gereja Masih Tutup, GKJ Temon Laksanakan Ibadah di Rumah Jemaat

Gereja Masih Tutup, GKJ Temon Laksanakan Ibadah di Rumah Jemaat

Jogja | Minggu, 07 Juni 2020 | 11:22 WIB

Pemberian Tanda Jaga Jarak di Gereja Kartasura

Pemberian Tanda Jaga Jarak di Gereja Kartasura

Foto | Sabtu, 30 Mei 2020 | 15:35 WIB

Salut! Warga Kristen di Ambon Doakan Bidan Muslim yang Terinfeksi Covid-19

Salut! Warga Kristen di Ambon Doakan Bidan Muslim yang Terinfeksi Covid-19

Video | Senin, 18 Mei 2020 | 07:05 WIB

Momen Haru Warga Kristen Ambon Doakan Bidan Muslim yang Terinfeksi Corona

Momen Haru Warga Kristen Ambon Doakan Bidan Muslim yang Terinfeksi Corona

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 08:27 WIB

Terkini

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:58 WIB

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:30 WIB

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

×