Lagi, Warga Kulit Hitam Tewas di Tangan Polisi AS, Demo Meletus

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Minggu, 14 Juni 2020 | 11:44 WIB
Lagi, Warga Kulit Hitam Tewas di Tangan Polisi AS, Demo Meletus
Aksi demonstrasi memprotes kematian George Floyd. (Anadolu Agency)

Suara.com - Tindak kekerasan oleh anggota polisi Amerika Serikat terhadap warga kulit hitam kembali terjadi. Seorang polisi Atlanta diketahui menembak mati pria bernama Rayshard Brooks, Jumat (12/6/2020).

Kematian pria kulit hitam berusia 27 tahun itu mengundang amarah warga AS di Atlanta. Demonstrasi pun meletus di sekitaran restoran cepat saji, Wendy, tempat Brooks ditembak polisi.

Menyadur USA Today, ratusan pengunjuk rasa berkumpul di tempat parkir Wendy pada Sabtu (13/6/2020) malam. Beberapa orang meneriakan nama Brooks dan membawa rambu-rambu bertuliskan "Dia tidak pantas mati", dan "menghukum polisi pembunuh."

Unjuk rasa di tempat kejadian perkara itu membuat para demonstran dan pihak kepolisian sempat bentrok. Tyler Brown, salah satu pengunjuk rasa mengaku amat muak dengan tingkah polisi di negaranya.

"Sejujurnya saya bosan. Apapun yang Anda lakukan, Anda tidak bersenjata, Anda bukan ancaman. Anda juga jatuh ke tanah dan diborgol," kata Brown dikutip USA Today, Minggu (14/6/2020).

"Dan kenapa polisi masih merasa perlu untuk meletakkan lutut di leher Anda, atau menembak Anda?," tambahnya.

Pengunjuk rasa bernama Kayla Pruitt, mengatakan bahwa kepolisian Atlanta mungkin tuli karena sebelum tragedi ini terjadi, warga Amerika Serikat telah melakukan demonstrasi kematian George Floyd.

George Floyd adalah pria kulit hitam yang meregang nyawa akibat tindak kekerasan anggota polisi Minneapolis bernama Derek Chauvin.

Aksi demonstran tuntut kematian George Floyd di Italia. (Anadolu Agency/Riccardo De Luca)
Aksi demonstran tuntut kematian George Floyd di Italia. (Anadolu Agency/Riccardo De Luca)

Kematian Floyd membuat demonstrasi bertajuk "Black Lives Matter" menggema dan meluas ke berbagai wilayah Amerika Serikat dan negara-negara Eropa seperti Prancis dan Inggris.

baca juga

"Kami sudah di sini selama beberapa minggu, dan Anda (polisi) masihh membunuh orang. Sepertinya mereka belum mendengar apapun perihal yang diaktakan orang-orang," kata Pruitt kesal.

Rayshard Brooks tewas di rumah sakit saat menjalani tindak operasi usai ditembak anggota kepolisian Atlanta.

Tragedi yang dialami Brooks bermula saat pria kulit hitam 27 tahun itu tertidur di mobil yang terparkir di wilayah drive-thru Wendy sekitar pukul 22.30 malam.

Pihak restoran memanggil polisi untuk menangani Brooks. Polisi melakukan tes ketenangan kepada Brooks dan hasilnya gagal.

Brooks diketahui memiliki taser--pistol elektrik. Brooks yang enggan memberikan taser, terlibat pertengkaran dengan polisi, sebelum kemudian ditembak.

"Selama penangkapan, subjek laki-laki menolak dan terjadi perdebatan," kata Biro Investigasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Dianggap Gangguan, Kim Jung Un Bakal Tingkatkan Kapasitas Nuklir

AS Dianggap Gangguan, Kim Jung Un Bakal Tingkatkan Kapasitas Nuklir

News | Minggu, 14 Juni 2020 | 05:41 WIB

Salip Inggris, Brasil Catat Kematian COVID-19 Tertinggi Kedua di Dunia

Salip Inggris, Brasil Catat Kematian COVID-19 Tertinggi Kedua di Dunia

News | Sabtu, 13 Juni 2020 | 17:21 WIB

Teroris Al Qaida Coba Tunggangi Aksi Protes Black Lives Matter

Teroris Al Qaida Coba Tunggangi Aksi Protes Black Lives Matter

News | Sabtu, 13 Juni 2020 | 15:04 WIB

Mahasiswa Indonesia di Jerman: Lawan Rasisme dan Penindasan di Papua

Mahasiswa Indonesia di Jerman: Lawan Rasisme dan Penindasan di Papua

News | Sabtu, 13 Juni 2020 | 14:46 WIB

Terkini

6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa

6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:23 WIB

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:51 WIB

Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan

Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:38 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:19 WIB

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB