Bantuan Selama PSBB Kacau, DPRD Pekanbaru Panggil Camat untuk Dievaluasi

Chandra Iswinarno

Sabtu, 20 Juni 2020 | 15:46 WIB
Bantuan Selama PSBB Kacau, DPRD Pekanbaru Panggil Camat untuk Dievaluasi
Bansos virus corona (ist)

Suara.com - Kacaunya bantuan yang diterima warga selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Pekanbaru Provinsi Riau membuat anggota legislatif setempat melakukan evaluasi. Proses evaluasi tersebut dilakukan dengan memanggil seluruh camat dan lurah untuk dimintai keterangan terkait bantuan yang diterima masyarakat selama pandemi.

Rencananya, pemanggilan akan dilakukan pada Senin (22/6/2020) dalam dua tahap, yakni pukul 10.00 WIB dijadwalkan untuk Camat Rumbai, Sail, Sukajadi, Rumbai Pesisir, Payung Sekaki, dan Bukit Raya. Kemudian pukul 13.30 WIB rapat dilanjutkan dengan Camat dari Pekanbaru Kota, Marpoyan Damai, Limapuluh, Tenayan Raya, Tampan dan Senapelan.

Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Ida Yulita Susanti mengatakan, undangan tersebut merupakan langkah evaluasi terkait distribusi bantuan baik dari APBN Pusat, APBD Provinsi hingga APBD.

"Pelaksanaan PSBB memang sudah selesai, tapi DPRD berhak melaksanakan pengawasan terhadap realisasi program pemerintah. Kemarin kami sudah mengundang forum RT/RW, mereka menyampaikan beberapa hal, sampai mereka bawa contoh sembako bantuan Pemko kesini," kata Ida seperti dilansir Riauonline.co.id-jaringan Suara.com pada Sabtu (20/6/2020).

Berdasarkan penjelasan forum RT dan RW, sedari awal Pemkot Pekanbaru dinilai Ida telah salah langkah, karena tidak siap dengan data penerima bantuan, sehingga semua kegiatan selanjutnya kacau dan yang menjadi korban adalah masyarakat.

Bahkan, berdasarkan pengakuan RT dan RW, mereka melakukan pendataan di lapangan tanpa alat pelindung diri (APD). Padahal, mereka melakukan pendataan saat Gubernur Riau Syamsuar mengucurkan Bankeu Rp 8,3 Milyar beserta petunjuk teknis (Juknis).

"Jadi, dari Juknis yang diturunkan Pak Gub, anggaran Rp 100 juta bisa per kelurahan itu salah satunya untuk APD, tapi saat mendata mereka tak pakai APD, padahal RT dan RW ini manusia biasa, tidak kebal mereka dari virus," tuturnya.

Kemudian, dari laporan RT dan RW juga, mereka baru mendapatkan APD setelah pendataan selesai, makanya mereka menolak setiap anggaran yang dicairkan dari Bankeu Rp 100 juta per-kelurahan tersebut.

"Jadi kesannya untuk sekedar SPJ saja, uang (Rp 8,3 Milyar) itu ditransfer berbarengan Juknis, kenapa tidak saat itu juga didistribusikan? Tidak hanya APD, honor RT dan RW juga didistribusikan sekarang, ada juga yang belum dapat. Kalau saat ini didistribusikan, ya tidak sesuai pemanfaatannya kan. Artinya, pemerintah sudah menyalahi Juknis," tegasnya.

baca juga

Nantinya, setelah semua Lurah dan Camat berkumpul, DPRD akan meminta Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) di setiap Kelurahan, dan akan melanjutkan pemanggilan pada Inspektorat, BPKP dan BPK.

"Suksesnya pemerintah itu bukan hanya dari jumlah positif dan sembuh, tapi kesuksesan juga dilihat dari kebijakan yang dilahirkan oleh Social Safety Net," katanya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pastikan Bansos Tersalurkan, Mensos Sambangi Tiga Wilayah Sekaligus

Pastikan Bansos Tersalurkan, Mensos Sambangi Tiga Wilayah Sekaligus

News | Sabtu, 20 Juni 2020 | 08:21 WIB

Warga Banten Pelapor Carut Marut Bansos Corona Diintimidasi RT

Warga Banten Pelapor Carut Marut Bansos Corona Diintimidasi RT

Banten | Kamis, 18 Juni 2020 | 16:35 WIB

Pengungkap Carut Marut Bansos Corona Diintimidasi dari Pemerintah

Pengungkap Carut Marut Bansos Corona Diintimidasi dari Pemerintah

News | Kamis, 18 Juni 2020 | 16:25 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×