Sebelum Terapkan New Normal, Jokowi Minta Daerah Lakukan Prakondisi

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 25 Juni 2020 | 15:55 WIB
Sebelum Terapkan New Normal, Jokowi Minta Daerah Lakukan Prakondisi
Presiden Joko Widodo ke Surabaya. (Setpres)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur untuk terus melakukan tes masif pelacakan kasus Covid-19 dengan jumlah yang banyak.

"Berkaitan dengan ini sudah dilakukan, saya ikuti terus berkaitan tes masif pelacakan yang agresif, mengisolasi men-treatment secara ketat, saya kira sudah dilakukan. Ini agar diteruskan dengan jumlah yang lebih banyak," ujar Jokowi saat memberikan arahan untuk Penanganan Covid-19 Terintegrasi di Jawa Timur, di Gedung Grahadi, Surabaya, melalui video conference, Kamis (25/6/2020).

Jika cara tersebut mampu mengendalikan kasus Covid-19 dan menuju ke fase New Normal, Jokowi meminta pemerintah daerah terkait untuk melakukan tahapan prakondisi.

"Apabila ini terkendali dan masuk ke new normal atau masuk ke normal saya minta juga tahapan-tahapannya diprakondisikan terlebih dahulu. Ada prakondisi untuk menuju ke sana jangan tahu-tahu langsung dibuka tanpa sebuah prakondisi yang baik," ucap dia

Selanjutnya, mantan Wali Kota Solo itu menuturkan setelah melakukan prakondisi, harus menentukkan waktu serta wilayah yang layak dibuka. Kemudian menentukkan prioritas sektor yang akan dibuka.

"Sektor mana dulu yang harus dibuka yang menjadi prioritas, bukan langsung semuanya langsung. Kita memang harus melalui tahapan-tahapan. Sehingga tadi saya sampaikan, gas dan remnya ini harus pas betul. Sektor yang memiliki risiko rendah tentu saja didahulukan, sektor yang memiliki risiko sedang tentu saja dinomorduakan dan sektor yang memiliki sektor tinggi dinomortigakan atau dinomorempatkan atau dinomorlimakan," ucap Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi juga mengajak tokoh-tokoh, tokoh agama tokoh masyarakat untuk mensosialisasikan mengenai protokol kesehatan seperti pentingnya penggunaan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.

"Tadi disampaikan oleh gugas bahwa masih 70 persen yang nggak pakai masker ini angka yang gede banget. Oleh sebab itu, saya minta hari ini saya minta gugus tugas nasional, Pak Menkes kirim masker sebanyak-banyaknya ke Surabaya ke Jawa Timur," katanya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala Daerah Diminta Jaga Keseimbangan Ekonomi dan Kesehatan Saat Pandemi

Kepala Daerah Diminta Jaga Keseimbangan Ekonomi dan Kesehatan Saat Pandemi

News | Kamis, 25 Juni 2020 | 15:40 WIB

Pemerintah Disebut Tak Transparan, Dana Covid-19 Rp905 T Rawan Dikorupsi

Pemerintah Disebut Tak Transparan, Dana Covid-19 Rp905 T Rawan Dikorupsi

News | Kamis, 25 Juni 2020 | 15:31 WIB

Jokowi Bangun Sistem Informasi Covid-19, Natalius Pigai: Telat!

Jokowi Bangun Sistem Informasi Covid-19, Natalius Pigai: Telat!

News | Kamis, 25 Juni 2020 | 15:33 WIB

Terkini

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:28 WIB

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

×