Viral Dangdutan di Wisma Atlet, Musisi Anji Beri Sentilan Telak

Rendy Adrikni Sadikin, Husna Rahmayunita

Senin, 29 Juni 2020 | 09:24 WIB
Viral Dangdutan di Wisma Atlet, Musisi Anji Beri Sentilan Telak
Musisi Anji kritik acara dangdutan di Wisma Atlet. (Twitter/@duniamanji)

Suara.com - Viral di Twitter acara dangdutan yang digelar di rumah sakit darurat Covid-19, Wisma Atlet saat pandemi Covid-19 hingga memancing respons musisi Anji.

Melalui akun Twitter pribadinya @duniamanji, Anji membagikan rekaman berdurasi 34 detik yang menampilkan momen ketika acara hiburan tersebut digelar.

Terlihat sejumlah orang yang diduga berasal dari tenaga medis dan aparat berseragam TNI berjoget bersama menikmati lantunan musik. Mereka juga terlihat memakai masker.

Terkait video itu, Anji menyampaikan kritik. Ia menyesalkan kerumunan massa yang berada lokasi lantaran dinilai melanggar aturan physical distancing atau jaga jarak fisik.

Anji menerangkan meski pemerintah sudah mengeluarkan izin untuk menggelar acara, euforia yang ditunjukkan peserta acara dianggap kurang bijak lantaran berpotensi menularkan Covid-19. Maka dari itu, ia memberikan sindiran kepada tenaga kesehatan.

"Dangdutan di Wisma Atlet. Saya tahu izin kerumunan sudah dikeluarkan. Tapi tetap berjarak. Ini Nakes mau saling menularkan virus atau bagaimana?," cuit Anji seperti dikutip Suara.com, Senin (29/8/2020).

Tak cukup sampai di situ, Anji lantas menyindir pemerintah supaya mengizinkan musisi untuk kembali ke panggung dan menggelar konser. Sebab, pandemi Covid-19 telah mengakibatkan banyak musisi kehilangan pekerjaan.

"Oke saja sih seperti itu. Tapi izinkan Musisi manggung lagi seperti ini. Kasian ribuan/jutaan Musisi yang kehilangan pekerjaan," imbuh Anji.

Musisi Anji kritik acara dangdutan di Wisma Atlet. (Twitter/@duniamanji)
Musisi Anji kritik acara dangdutan di Wisma Atlet. (Twitter/@duniamanji)

Sejak dibagikan, cuitan Anji itupun seketika dibanjiri komentar dari warganet yang turut menyampaikan protes.

baca juga

"Kita yang nahan nahan ikut aturan pemerintah biar pandemi bisa ilang dan kembali hidup normal. Di sisi lain. Orang yang udah dikasih keringanan buat bisa kerja "normal" Malah kek gitu. Emosi kadang saya," kata @paaaan****.

"Kalo uda gini, besok-besok pemerintah dll gausah lagi deh marahin masyarakat yang bandel gak mau ngikuti peraturan yang ada," timpal @JhodiDam***.

Begitu juga dengan @mcrn** yang mengatakan, "Apapun klarifikasinya, menurutku ini tetap salah jika dilakukan saat pandemi dan di zona merah Wisma Atlet".

Sejak dibagikan, cuitan Anji telah mendapatkan 314 retweets dan 348 likes.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mayoritas Pasien Corona di Wisma Atlet Sembuh, Ada 3.123 Orang

Mayoritas Pasien Corona di Wisma Atlet Sembuh, Ada 3.123 Orang

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 12:32 WIB

Kabar Baik, 3.035 Pasien Corona di RSD Wisma Atlet Sudah Sembuh

Kabar Baik, 3.035 Pasien Corona di RSD Wisma Atlet Sudah Sembuh

News | Sabtu, 20 Juni 2020 | 18:24 WIB

Hadapi Pandemi, Tenkes RS Darurat Wisma Atlet Dapat Dukungan Pihak Swasta

Hadapi Pandemi, Tenkes RS Darurat Wisma Atlet Dapat Dukungan Pihak Swasta

Press Release | Kamis, 18 Juni 2020 | 21:20 WIB

Terkini

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

×