alexametrics

Dana Corona Baru Dipakai 1,5 Persen, Tsamara: Kemenkes Ngapain Aja?

Dany Garjito | Farah Nabilla
Dana Corona Baru Dipakai 1,5 Persen, Tsamara: Kemenkes Ngapain Aja?
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Penganggaran tanpa implementasi jadinya ya sia-sia," tulis Tsamara.

Suara.com - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany turut geram saat mengetahui bahwa dana senilai Rp 75 triliun untuk penanganan Covid-19 ternyata baru digunakan 1,5 persennya saja. Ia pun mempertanyakan kinerja Kementerian Kesehatan yang dipimpin Terawan Agus Putranto selama penanganan pandemi ini.

Tsamara menilai bahwa anggaran pemerintah untuk pandemi tersebut sia-sia karena tak ada implementasi yang maksimal dalam penggunaannya.

"Menurut Presiden @Jokowi, dari Rp 75T yang dianggarkan untuk sektor kesehatan dalam menangani Covid-19 baru sekitar 1,5 % yang dikeluarkan! Jadi dari kemarin Kemenkes ngapain aja? Penganggaran tanpa implementasi jadinya ya sia-sia," tulis Tsamara melalui Twitter-nya, Senin (29/6/2020).

Tsamara Amany pertanyakan kinerja Kemenkes. (Twitter/@TsamaraDKI)
Tsamara Amany pertanyakan kinerja Kemenkes. (Twitter/@TsamaraDKI)

Dalam sidang kabinet paripurna yang digelar Kamis (18/6/2020), Jokowi mendesak jajarannya untuk bekerja lebih keras di tengah situasi darurat akibat pandemi Covid-19. Pasalnya, ia menilai kinerja sejumlah menteri masih biasa-biasa saja.

Baca Juga: Jokowi Marah-marah 18 Juni, Kenapa Baru Diunggah 28 Juni?

Presiden Jokowi mengungkap bahwa dana senilai 75 triliun yang disiapkan pemerintah baru digunakan kurang dari 2 persennya saja.

"Misalnya saya beri contoh bidang kesehatan dianggarkan Rp 75 triliun, baru keluar 1,53 persen coba. Uang beredar di masyarakat ke-rem ke situ semua. Segera itu dikeluarkan dengan penggunaan-penggunaan yang tepat sasaran," ungkap Jokowi dalam video unggahan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (28/6).

Komentar