Universitas Ini Larang Karyawan Mengasuh Anak saat WFH

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Sabtu, 04 Juli 2020 | 11:38 WIB
Universitas Ini Larang Karyawan Mengasuh Anak saat WFH
Florida State University. (Pixabay/Ernie114)

Suara.com - Universitas Negeri Florida (FSU) mengumumkan para karyawannya tidak akan lagi diizinkan untuk mengasuh anak selama bekerja di rumah. Keputusan ini akan mulai berjalan per 7 Agustus mendatang.

Menyadur New York Post, Jumat (3/7/2020), FSU sebelumnya memperbolehkan para karyawan bekerja di rumah sejak Maret lalu. Pun tidak mempermasalahkan karyawan yang bekerja sambil merawat anak di rumah.

"Efektif mulai 7 Agustus 2020, Universitas mengumumkan pengecualian sementara untuk kebijakan yang memungkinkan karyawan untuk merawa anak-anak selama bekerja secara jarak jauh," ujar keterangan FSU.

Terkait hal ini, asisten profesor pendidikan khusus di FSU Jenny Root, mengatakan kampus mengeluarkan peraturan yang aneh. Ia yang memiliki anak berusia 7 bulan dan 4 tahun, merasa kebingungan.

"Hal yang pertama saya pikirkan adalah, 'apa yang harus saya lakukan dengan (anak-anak saya)?" kata Root.

Bukan tanpa sebab, Root kelimpungan karena pusat penitipan anak langganannya tutup usai salah satu pengunjungnya terinfeksi virus corona. Belum lagi, sebaran virus yang melonjak di tempat lain, membuat perempuan ini was-was untuk menitipkan anak laki-lakinya di tempat lain.

Ilustrasi mengasuh anak. (Pixabay/Yalehealth)
Ilustrasi mengasuh anak. (Pixabay/Yalehealth)

"Tidak ada dari kita semua yang menikmati ini," katanya. "Ini membuatku merasa gagal dalam semua hal yang akau lakukan, (universitas), bertindak seolah-olah memberi hak istimewa untuk mengawasi anak-anak kami ketika kami bekerja, padahal itu keseharian saya," katanya.

Wakil presiden asosiasi FSU Renisha Gibbs, mengatakan pihak universitas mengambil langkah ini merespoon kampus yang mulai akan kembali beroperasi secara normal.

"Jika karyawan tidak memiliki pilihan penitipan anak atau memutuskan untuk tidak mengirimkan anak ke seolah pada musim gugur, mereka harus bekerja dengan penyelia, mencari tahu jadwal kerja yang fleksibel agar tugas kantor maupun rumah tangga dapat terselesaikan dengan baik," ujar Gibbs.

baca juga

Keputusan ini membuat pihak kampus menghadapi kecaman di media sosial. Publik menyebut FSU seksis karena kebijakan baru itu akan lebih berdampak pada perempuan dibandingkan pria.

"Sebagai seorang ibu, sulit untuk mengetahui bahwa universitas benar-benar tidak mengerti apa yang diperlukan untuk menjadi seorang ibu," ujar Katrinell Davis, seorang profesor sosiologi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjaga Hotel Karantina Tidur Bareng Tamu, Australia Gelar Penyelidikan

Penjaga Hotel Karantina Tidur Bareng Tamu, Australia Gelar Penyelidikan

News | Kamis, 02 Juli 2020 | 20:24 WIB

4 Tanda Karyawan Stres Karena Pekerjaan, Ada yang Anda Alami?

4 Tanda Karyawan Stres Karena Pekerjaan, Ada yang Anda Alami?

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2020 | 13:32 WIB

Alasan Ilmiah Kenapa Jangan Bekerja di Atas Tempat Tidur Saat WFH

Alasan Ilmiah Kenapa Jangan Bekerja di Atas Tempat Tidur Saat WFH

Jatim | Rabu, 01 Juli 2020 | 15:25 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×