Survei IPO; Susi Pudjiastuti Hingga Rizal Ramli Diminta Comeback ke Kabinet

Chandra Iswinarno

Sabtu, 04 Juli 2020 | 20:07 WIB
Survei IPO; Susi Pudjiastuti Hingga Rizal Ramli Diminta Comeback ke Kabinet
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. [Antara/M Agung Rajasa]

Suara.com - Lembaga Survei Indonesia Political Opinion (IPO) mengumumkan salah satu hasil surveinya dengan fokus pertanyaan sosok yang ideal untuk masuk dalam jajaran Kabinet Indonesia Maju, jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshuffle.

Dari jawaban responden, nama Susi Pudjiastuti, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, menjadi tokoh yang paling banyak dipilih. 

"Tokoh-tokoh yang diharapkan kembali untuk bergabung dengan kabinet diisi oleh Susi Pudjiastuti dengan 37,2 persen," kata Direktur IPO Dedi Kurnia Syah dalam sebuah diskusi virtual, Sabtu (4/7/2020). 

Selain Susi, ada juga nama tokoh lainnya seperti mantan Menteri Pariwisata Arief Yahya yang dipilih oleh 32,2 persen dan mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan yang diinginkan 31,4 persen responden kembali masuk ke dalam kabinet. 

Di luar tiga teratas, ada 28,8 persen responden memilih Rizal Ramli, 27,1 persen responden memilih mantan Menteri ESDM Ignasius Johan dan Sandiaga Uno yang dilirik oleh 25 persen. 

Sebagian besar alasan responden memilih nama-nama tersebut lantaran rekam jejaknya yang bersih dari tindakan korupsi. Setidaknya ada 31 persen responden yang mengungkapkan alasan tersebut. 

Sisanya sebanyak 29 persen responden memilih karena alasan pintar, 14 persen memilih karena tegas, dan 11 persen memilih karena religius. 

Survei tersebut dilakukan pada periode 8 Juni 2020 hingga 25 Juni 2020 dengan melibatkan 1.350 responden. Adapun pengambilan survei dilakukan dengan cara mengumpulan data Wellbeing Purposive Sampling (WPS). Sampling eror survei tersebut sebesar 3.54 persen dengan tingkat akurasi data dalam rentang maksimum 97 persen.

Untuk diketahui, isu reshuffle begitu menguat usai diucapkan Jokowi ketika sedang memarahi para menteri yang dianggap lamban menangani pandemi virus Corona (Covid-19) pada 18 Juni 2020. Sejumlah pendapat pun muncul terkait sosok menteri yang pantas diganti karena tidak menunjukkan kinerja maksimalnya. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isu Reshuffle Kabinet, Mendes Halim: Hanya Presiden dan Tuhan yang Tahu

Isu Reshuffle Kabinet, Mendes Halim: Hanya Presiden dan Tuhan yang Tahu

Jatim | Sabtu, 04 Juli 2020 | 19:03 WIB

Survei IPO: Yasonna Laoly Tempati Posisi Teratas Menteri yang Layak Diganti

Survei IPO: Yasonna Laoly Tempati Posisi Teratas Menteri yang Layak Diganti

News | Sabtu, 04 Juli 2020 | 18:03 WIB

PKB Sebut Menkes, Mendikbud dan Menag Layak Direshuffle Jokowi

PKB Sebut Menkes, Mendikbud dan Menag Layak Direshuffle Jokowi

News | Sabtu, 04 Juli 2020 | 15:46 WIB

Terkini

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah

Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah

Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:36 WIB

Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya

Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×