Viral Video Pria Ngaku Eks Pendeta, '11 Pembantu Saya Tiduri, Dosa Ditebus'

Dany Garjito, Rifan Aditya

Senin, 06 Juli 2020 | 10:38 WIB
Viral Video Pria Ngaku Eks Pendeta, '11 Pembantu Saya Tiduri, Dosa Ditebus'
Viral Mantan Pendeta Mengaku Dapat Gaji 4 Juta hingga 11 Wanita Sebelum Mualaf (Twitter)

Suara.com - Beredar sebuah video pengakuan seorang pria yang mengaku mantan pendeta yang kini menjadi mualaf. Ia menceritakan pengalamannya sebelum memeluk Islam.

Berdasarkan pengakuan pria itu, ia mendapat gaji Rp 4 juta tiap bulan saat menjadi pendeta.

Video pengakuan mantan pendeta jadi mualaf yang viral di media sosial ini diunggah oleh akun Twitter @PakatDayak, Minggu (5/7/2020).

Dalam video berdurasi 1.54 menit itu, terlihat seorang pria yang duduk di antara dua pria lain. Tiga orang ini memakai baju koko dan peci serta duduk bersila di depan mimbar sebuah masjid.

Pria yang duduk di tengah memegang microphone. Ia diduga merupakan mantan pendeta jadi mualaf.

Pada menit-menit awal, pria itu menyebutkan identitas orang tuanya. Ia juga menceritakan bahwa dirinya sejak kecil dididik untuk menjadi pendeta muda.

"Saya sekolah di STT Palangkaraya, Sekolah Tinggi Teologi Tangkiling. Satu tahun di sana. Tahun 2012 saya lulus, saya jadi pendeta muda," tutur pria itu.

Ia mengaku diberi banyak fasilitas saat menjadi pendeta, misalnya rumah dan kendaraan.

"Yang orang Islam masuk ke dalam Kristen, itu kami begitu bahagia. Apapun yang ada itu dikasih semua fasilitas, termasuk saya," katanya.

baca juga

Ia menambahkan, "Saya tidak sombong, (digaji) Rp 4 juta satu bulan. Mobil, motor yang saya bawa ini itu hasil dari gereja itu sendiri, hasil dari saya khutbah dimana-mana."

Bahkan ia mengklaim kalau menjadi pendeta juga diberikan wanita pelayan.

"Sebagai pendeta itu difasilitasi apapun yang kita ingini bisa. Termasuk pembantu cewek. Saya maaf bukan saya ini, di dalam 11 pembantu itu semuanya saya tiduri," ucapnya.

"Itu dosanya sudah ditebus pak, tenang aja. Bagi saya itu enggak apa, dosa saya, saya seorang pendeta, ngapain mikir dosa," imbuhnya.

Viral Mantan Pendeta Mengaku Dapat Gaji 4 Juta hingga 11 Wanita Sebelum Mualaf (Twitter)
Viral Mantan Pendeta Mengaku Dapat Gaji 4 Juta hingga 11 Wanita Sebelum Mualaf (Twitter)

Akun @PakatDayak yang mengunggah video ini pun mengomentari pengakuan pria tersebut.

"Kalau ente mau pindah agama ya hak anda.. Tapi jangan ngibul begini," ujar @PakatDayak.

"Saya lho orang Palangkaraya. Di mana itu pendeta dikasi fasilitas ++ macam itu di Palangkaraya? Jadi pendeta itu pelayanan dan susah seringkali dikirim ke pedalaman kampung tanpa fasilitas memadai.. Picik sekali," imbuhnya.

Menurutnya, setelah lulus STT tidak dapat langsung ditasbih menjadi pendeta. Masa praktek sebagai vikaris harus ditempuh terlebih dahulu.

"Saya juga lulusan STT tapi nggak setahun macam dia. Nggak jadi pendeta pulak," kata @PakatDayak.

Ia melanjutkan, "Tapi saya tahu betapa susahnya untuk dapat gelar Sarjana Theologia. Dikirim ke pelosok untuk melayani bukan dilayani. Hasil praktek jelek, ya kirim lagi ke tempat lain sampai lulus praktek."

Video selengkapnya dapat disaksikan di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Yatim Piatu Diperkosa Mantan Pendeta hingga Stres dan Bunuh Diri

Anak Yatim Piatu Diperkosa Mantan Pendeta hingga Stres dan Bunuh Diri

News | Rabu, 01 Juli 2020 | 13:16 WIB

Tewas Minum Racun, Gadis ABG Diasuh untuk jadi Pelampiasan Syahwat Pendeta

Tewas Minum Racun, Gadis ABG Diasuh untuk jadi Pelampiasan Syahwat Pendeta

Jogja | Selasa, 30 Juni 2020 | 14:25 WIB

Dicabuli Pendeta hingga Depresi, Gadis ABG Bunuh Diri Tenggak Racun

Dicabuli Pendeta hingga Depresi, Gadis ABG Bunuh Diri Tenggak Racun

Jogja | Selasa, 30 Juni 2020 | 12:35 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×