Soal Kalung Antivirus Kementan, Ainun Najib: Membodohi Publik

Reza Gunadha, Ruhaeni Intan

Senin, 06 Juli 2020 | 20:19 WIB
Soal Kalung Antivirus Kementan, Ainun Najib: Membodohi Publik
Kalung antivirus corona (Dok Kementerian Pertanian)

Suara.com - Aktivis dan pendiri situs KawalCOVID19.id Ainun Najib melayangkan kritik tajam kepada Kementerian Pertanian (Kementan) terkait kalung antivirus corona yang akan segera diproduksi.

Melalui akun Twitter-nya @ainunnajib, ia mengungkapkan kekecewaannya kepada Kementan.

Pasalnya, menurut Ainun, seharusnya Kementan melakukan hal-hal yang lebih bermanfaat seperti memberikan panduan bertani dan berternak atau memberikan panduan pengelolaan daging agar tak jadi medium penularan virus.

"Yang seharusnya dilakukan @kementan dalam wabah COVID-19: panduan bertani & beternak yang aman, pengelolaan daging dan sebagainya agar tidak jadi hotspot penularan, subsidi yang terdampak," katanya via Twitter.

Ainun juga menyebut bisnis kalung tersebut sebagai bentuk pembodohan masyarakat. Ia menyebutnya sebagai pseudoscience atau praktik yang tidak punya dasar ilmiah yang kuat.

"Bukannya malah berbisnis pseudoscience membodohi masyarakat begini," katanya.

Ainun Najib melayangkan kritik untuk Kementan (Twitter).
Ainun Najib melayangkan kritik untuk Kementan (Twitter).

Ia bahkan juga bertanya kepada Presiden Joko Widodo apakah yang dilakukan oleh Kementan adalah bagian dari visi misi presiden.

"Inikah visi presiden pak @jokowi?" tanya Ainun Najib.

Cuitan itu langsung mengundang perhatian warganet. Ada yang terlihat membela Kementan, namun tak sedikit juga yang mendukung pendapat Ainun Najib.

baca juga

"Izin cak, 3 hal tersebut sudah dilakukan @kementan, kalau yang lagi heboh sekarang ini tentang kalung aromaterapi eucalyptus, mudah-mudahan ada riset lanjutan, kerjasama dengan pihak lain, menjawab harapan masyarakat luas. Semoga kita sehat, tetap beraktivtas. Salam takzim," kata @zakinabiha.

"Presiden kok kayanya nggak berdaya banget ya, kebijakan menterinya banyak yang ngawur, padahal pakai duit rakyat yang begini-begini. Nggak ada sama sekali intervensi, parah," kata @fikhariadi.

"Hehehehe jangan lelah mengingatkan pemerintah, meski takkan pernah didengar atau dituruti," tulis @DevinRmd.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fahri Hamzah Minta Kalung Antivirus Buatan Kementan Jangan Dicemooh

Fahri Hamzah Minta Kalung Antivirus Buatan Kementan Jangan Dicemooh

News | Senin, 06 Juli 2020 | 18:05 WIB

Picu Polemik, Kementan Tegaskan Kalung Antivirus Corona cuma Jamu

Picu Polemik, Kementan Tegaskan Kalung Antivirus Corona cuma Jamu

News | Senin, 06 Juli 2020 | 19:17 WIB

4 Alasan Kalung Anti Corona Cuma Bualan

4 Alasan Kalung Anti Corona Cuma Bualan

Tekno | Senin, 06 Juli 2020 | 17:28 WIB

Nyeleneh, Begini Kalung Tandingan Antivirus Corona Versi Warganet

Nyeleneh, Begini Kalung Tandingan Antivirus Corona Versi Warganet

Video | Senin, 06 Juli 2020 | 17:00 WIB

Heboh Kalung Eucalyptus: Bukan Antivirus, Tapi Berlabel Antivirus Corona

Heboh Kalung Eucalyptus: Bukan Antivirus, Tapi Berlabel Antivirus Corona

Jogja | Senin, 06 Juli 2020 | 15:16 WIB

Kalung Anti Corona akan Diproduksi Massal, Kementan Sebut Harga Terjangkau

Kalung Anti Corona akan Diproduksi Massal, Kementan Sebut Harga Terjangkau

News | Senin, 06 Juli 2020 | 15:16 WIB

Kontroversi Kalung Antivirus, Warganet Buat Kalung Tandingan

Kontroversi Kalung Antivirus, Warganet Buat Kalung Tandingan

Jabar | Senin, 06 Juli 2020 | 14:46 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×