Ahli Forensik Bicara Kematian Editor Metro TV, Duga Polisi Tahu Pelakunya

Rendy Adrikni Sadikin

Senin, 20 Juli 2020 | 08:55 WIB
Ahli Forensik Bicara Kematian Editor Metro TV, Duga Polisi Tahu Pelakunya
Sebilah pisau yang ditemukan di lokasi tewasnya editor Metro TV, Yodi Prabowo di pinggir tol JORR Pesanggarahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2020). (istimewa).

Suara.com - Pakar forensik Prof Dr Agus Purwadianto menyoroti pentingnya penemuan rambut di lokasi penemuan jenazah editor Metro TV Yodi. Menurut dia, bukti penemuan itu nanti mengarah ke DNA.

“Nantinya akan dilihat juga siapa yang punya. Dalam hal ini bisa saja milik yang bersangkutan, dan bisa juga milik orang lain yang belum tentu adalah pelakunya,” ujar Agus seperti dikutip Hops.id--jaringan Suara.com--dalam bincang Apa Kabar Indonesia Malam TV One, Senin (20/7/2020).

“Jadi nantinya akan ada data antemmortem. Rambut itu yang nantinya akan dibandingkan strukturnya dengan data yang ada,” kata Agus Purwadianto.

Kata Agus, nantinya data yang ada di TKP dan data antemmortem akan dibandingkan. Agus yang tidak terlibat dalam penyidikan menduga kepolisian sudah mengkerucutkan kemungkinan-kemungkinan pelaku.

“Dan itu biasanya kan perlu waktu sehari-dua hari untuk bisa dilakukan,” katanya.

Sidik jari

Untuk mencari jejak pelaku, polisi masih terus menyisir lokasi tempat ditemukannya jasad Yodi Prabowo, editor Metro TV. Di lokasi kejadian, sejumlah barang bukti ditemukan, namun sampai kini polisi masih kesulitan mengungkap penemuan siapa pelaku pembunuh.

Sebab, seluruh barang bukti dan hasil sidik jari hingga kini masih terus diperiksa tim Laboratorium Forensik Mabes Pori. Meski demikian, polisi mengaku memiliki titik terang di mana diduga korban dibunuh tidak di lokasi penemuan mayat.

Selain itu, polisi menduga pelaku bukan terdiri dari satu orang. Polisi juga masih terus memeriksa semua CCTV yang berada di lokasi kejadian. Penemuan barang bukti dan sidik jari di lokasi kejadian tentunya menjadi petunjuk dalam mengungkap jejak pelaku pembunuh Yodi Prabowo.

baca juga

Kata Agus, sidik jari sebenarnya memiliki peran penting dalam pengungkapan kasus pembunuhan. Sebab dalam tiap pembunuhan, biasanya pelaku selalu meninggalkan jejak. Dan itulah seni dari pengungkapan kasus.

Agus pun menduga, mungkin polisi sudah tahu siapa pelaku, didasarkan dari hasil pengkerucutan kasus.

“Sidik jari memang menjadi salah satu hal yang penting dalam proses penyidikan. Jadi mestinya dengan sidik jari apalagi alatnya sudah canggih-canggih ya di kepolisian, mungkin sudah ketahuan (siapa sebenarnya pelaku). Sebab penyidik bisa menggunakan data bersumber dari Disdukcapil. Dan itu biasanya akurat,” katanya lagi.

“Tetapi bisa saja sidik jarinya bisa saja dipalsukan. Jadi makanya mungkin ada beberapa konfirmasi-konfirmasi tertentu yang sedang dilakukan polisi. Artinya soal sidik jari memang akurat sepanjang tidak ada yang rusak gambarannya dan juga jelas, itu sebenarnya dengan e-ktp saja, data itu mudah diketahui,” ujar Agus.

Tiga cara polisi ungkap pembunuhan

Sementara itu terkait proses atau tahapan yang dilakukan polisi terhadap penemuan jasad Yodi Prabowo, si editor MetroTV, kata Agus, aparat menggunakan sejumlah cara.

Pertama, ditentukan dulu apakah kasus ini bunuh diri atau pembunuhan. Untuk kasus Yodi Prabowo sudah dipastikan kalau itu murni pembunuhan. Cara kedua adalah dari autopsi yang dilakukan oleh kepolisian, hasilnya seperti apa.

Dari hasil autopsi inilah akan diketahui mekanisme kematian dan penyebab kematian. Sementara untuk pemeriksaan luar, umumnya karena sudah ada pembusukan pada jasad korban. Dan itu yang membuat polisi agak kesulitan.

“Itu bergantung pada temuan saat itu, soal sidik jari apakah masih bagus atau tidak, berkaitan dengan dihapus angin, air, dan sebagainya. Artinya kalau itu memang sudah tidak ada, jadi validitas sidik jari tidak bisa dipakai.”

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Editor Metro Tv

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Editor Metro Tv

News | Sabtu, 18 Juli 2020 | 18:08 WIB

Polisi Cek Temuan Rambut di Lokasi Tewasnya Editor Metro TV

Polisi Cek Temuan Rambut di Lokasi Tewasnya Editor Metro TV

News | Sabtu, 18 Juli 2020 | 12:41 WIB

Tewas di Pinggir Tol, Polisi Duga Editor Metro Tv Dibunuh di Lokasi Lain

Tewas di Pinggir Tol, Polisi Duga Editor Metro Tv Dibunuh di Lokasi Lain

News | Jum'at, 17 Juli 2020 | 19:13 WIB

Kasus Kematian Editor Metro TV, Polisi Tunggu Hasil Sidik Jari di Pisau

Kasus Kematian Editor Metro TV, Polisi Tunggu Hasil Sidik Jari di Pisau

News | Jum'at, 17 Juli 2020 | 17:05 WIB

Kasus Kematian Editor Metro TV, Polisi: Sudah 29 Orang Diperiksa Jadi Saksi

Kasus Kematian Editor Metro TV, Polisi: Sudah 29 Orang Diperiksa Jadi Saksi

News | Jum'at, 17 Juli 2020 | 16:35 WIB

Kematian Editor MetroTV Yodi Prabowo Masih Misterius, 27 Saksi Diperiksa

Kematian Editor MetroTV Yodi Prabowo Masih Misterius, 27 Saksi Diperiksa

News | Rabu, 15 Juli 2020 | 17:41 WIB

Polisi Tambah Personel Ungkap Kasus Dugaan Pembunuhan Editor Metro TV

Polisi Tambah Personel Ungkap Kasus Dugaan Pembunuhan Editor Metro TV

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 21:29 WIB

Polisi Periksa 2 Unit CCTV di Lokasi Editor Metro TV Tewas: Gambarnya Buram

Polisi Periksa 2 Unit CCTV di Lokasi Editor Metro TV Tewas: Gambarnya Buram

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 17:44 WIB

Periksa Isi HP, Polisi Cari Jejak Digital Pembunuh Editor Metro TV

Periksa Isi HP, Polisi Cari Jejak Digital Pembunuh Editor Metro TV

News | Senin, 13 Juli 2020 | 19:19 WIB

Terkini

6 Pesan Prabowo ke Polri: Jangan Sombong, Jangan Nyusahin Rakyat, Terus Perbaiki Diri

6 Pesan Prabowo ke Polri: Jangan Sombong, Jangan Nyusahin Rakyat, Terus Perbaiki Diri

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:32 WIB

TPA Jatiwaringin Masih Membara, 2 Helikopter Water Bombing Diterjunkan ke Lokasi!

TPA Jatiwaringin Masih Membara, 2 Helikopter Water Bombing Diterjunkan ke Lokasi!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:24 WIB

Dissenting Opinion Jadi Kunci, Akankah Nadiem Makarim Lolos di Pengadilan Tinggi?

Dissenting Opinion Jadi Kunci, Akankah Nadiem Makarim Lolos di Pengadilan Tinggi?

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:22 WIB

Kronologi Terungkapnya Korupsi Penjualan BBM PT PPN, Negara Rugi Rp486 Miliar

Kronologi Terungkapnya Korupsi Penjualan BBM PT PPN, Negara Rugi Rp486 Miliar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:02 WIB

Awkarin Kembalikan Uang Saku Hanania Travel, Polisi Himpun Rp110 Juta dari Para Influencer

Awkarin Kembalikan Uang Saku Hanania Travel, Polisi Himpun Rp110 Juta dari Para Influencer

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:00 WIB

Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat

Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:48 WIB

Tegas! Prabowo Minta Polri Menjadi Penjaga Demokrasi yang Dewasa

Tegas! Prabowo Minta Polri Menjadi Penjaga Demokrasi yang Dewasa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:46 WIB

Mahasiswa Viral Masuk Toilet Cewek? Unisa Yogyakarta: Investigasi Awal Belum Temukan Faktanya

Mahasiswa Viral Masuk Toilet Cewek? Unisa Yogyakarta: Investigasi Awal Belum Temukan Faktanya

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:42 WIB

Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar

Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:26 WIB

Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat

Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:24 WIB

×