Kemendikbud Evaluasi Hasil Proposal POP

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 20 Juli 2020 | 19:03 WIB
Kemendikbud Evaluasi Hasil Proposal POP
Mendikbud, Nadiem Anwar Makarim. (Dok : Kemendikbud)

Suara.com - Setelah meluncurkan Merdeka Belajar Episode 4: Program Organisasi Penggerak (POP) pada (10/3/2020) lalu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) saat ini telah selesai melakukan proses evaluasi terhadap Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang telah mengajukan profil dan proposal POP.

Kemendikbud menerima hasil rekomendasi Organisasi Kemasyarakatan Calon Penerima Bantuan Pemerintah POP dari Tim Evaluasi Independen (The SMERU Research Institute) pada (16/7/2020).

Proses evaluasi yang dilakukan terdiri atas evaluasi administrasi, evaluasi teknis substantif, evaluasi pembiayaan, dan verifikasi (visitasi). Evaluasi administrasi dilakukan oleh Tim verifikasi administratif, sedangkan evaluasi teknis substantif, evaluasi pembiayaan, dan verifikasi dilakukan oleh Tim Independen.

Sehubungan dengan hal itu, berikut kami sampaikan beberapa hal yang terkait dengan proses evaluasi sebagai berikut:

1. Tahap Registrasi dan Pemasukan Profil, Portofolio, dan Proposal

Ormas melakukan registrasi, aktivasi akun, memasukkan profil dan portofolio organisasi dan memasukkan proposal sampai dengan tanggal 16 April 2020. Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang melakukan registrasi adalah sebanyak 4.464 Ormas.

a. Ormas yang aktivasi : 3.010

b. Ormas yang tidak aktivasi : 1.454

2. Evaluasi Proposal

baca juga

Evaluasi proposal terdiri atas beberapa tahapan:

a. Tahap evaluasi Dokumen Administrasi (16 Maret s.d. 16 April 2020)

Pada tahap ini, Tim Evaluasi Admininstrasi melakukan verifikasi kelengkapan dan kebenaran data persyaratan administrasi yang diajukan oleh Ormas melalui laman sejumlah 799 proposal dari 652 Ormas.

Dengan adanya pandemic Covid-19 dilakukan 2 kali perpanjangan pengajuan profil dan proposal POP yaitu:

- Perpanjangan perbaikan dokumen administrasi dan proposal (17 April s.d. 30 April 2020); dan

- Perpanjangan perbaikan dokumen administrasi. (1 Mei s.d. 16 Mei 2020)

Setelah masa perpanjangan berakhir, diperoleh Proposal dari Ormas yang telah memenuhi persyaratan dokumen administrasi adalah 324 proposal (Gajah 43; Macan 85; dan Kijang 196) dari 260 Ormas.

b. Tahap Evaluasi Teknis Substantif (17 Mei s.d. 10 Juni 2020)

Evaluasi ini dilakukan dengan cara menilai aspek rekam jejak organisasi dan penanggungjawab program; substansi proposal yaitu teori perubahan dan program yang diusulkan, metodologi penilaian keberhasilan program, bukti kesuksesan program terkait bidang literasi, numerasi dan/atau karakter, serta melihat kesesuaian pembiayaan dengan rencana kegiatan yang akan dilakukan dengan mempertimbangkan rasionalitas, efisiensi, dan cakupan penerima manfaat.

Proposal yang dinyatakan memenuhi passing grade penilaian evaluasi teknis substantif sebanyak 231 proposal (Gajah 32; Macan 59; Kijang 140) dari 188 Ormas.

c. Tahap Verifikasi (Visitasi Lapangan) (23 Juni s.d. 8 Juli 2020)

Verifikasi dilakukan dengan cara mengunjungi/visitasi ke alamat Ormas yang dicantumkan dalam proposal untuk memastikan dan membuktikan informasi yang dituliskan dalam proposal dengan kondisi sebenarnya. Proposal yang dinyatakan lolos pada tahap ini adalah sebanyak 183 proposal (Gajah 28; Macan 43; Kijang 112) dari 156Ormas.

Proses evaluasi tersebut memakan waktu cukup panjang karena terkendala dengan adanya kondisi pandemi Covid-19 dan pemerintah mengeluarkan kebijakan protokol kesehatan dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Tahapan evaluasi yang dilakukan telah sesuai dengan Peraturan Sekretaris Jenderal Kemendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah dan Peraturan Sekretaris Jenderal Kemendikbud  Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pedoman Program Organisasi Penggerak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Menumbuhkan Minat Baca kepada Anak Usia Dini

5 Cara Menumbuhkan Minat Baca kepada Anak Usia Dini

News | Minggu, 19 Juli 2020 | 11:20 WIB

13 Edu Game Milik Rumah Belajar Kemendikbud, Bantu Anak Makin Kreatif

13 Edu Game Milik Rumah Belajar Kemendikbud, Bantu Anak Makin Kreatif

News | Sabtu, 18 Juli 2020 | 14:59 WIB

Belajar Online Jadi Solusi Selama Pandemi, Kasihan Mahasiswa

Belajar Online Jadi Solusi Selama Pandemi, Kasihan Mahasiswa

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2020 | 21:47 WIB

Siswa Tak Naik Kelas karena Laptop Rusak, Kemendikbud Diminta Turun Tangan

Siswa Tak Naik Kelas karena Laptop Rusak, Kemendikbud Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 19:42 WIB

Kemendikbud Komitmen Majukan Pendidikan dengan Program Guru Penggerak

Kemendikbud Komitmen Majukan Pendidikan dengan Program Guru Penggerak

News | Rabu, 15 Juli 2020 | 18:32 WIB

ATVSI Minta Kemendikbud Berpihak ke Industri Penyiaran Tanah Air

ATVSI Minta Kemendikbud Berpihak ke Industri Penyiaran Tanah Air

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2020 | 10:29 WIB

Terkini

Janjikan Jalur Khusus Masuk Kejaksaan, Oknum Advokat di Surabaya Gasak Duit Korban Rp520 Juta

Janjikan Jalur Khusus Masuk Kejaksaan, Oknum Advokat di Surabaya Gasak Duit Korban Rp520 Juta

Jatim | Jum'at, 06 November 2026 | 16:05 WIB

Pimpinan DPR Serahkan Kasus Penyadapan Ilegal ke Polri, Komisi III Diminta Pantau Berkala

Pimpinan DPR Serahkan Kasus Penyadapan Ilegal ke Polri, Komisi III Diminta Pantau Berkala

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:05 WIB

Stargazer Cartenz Jadi Tulang Punggung Penjualan Hyundai 2026

Stargazer Cartenz Jadi Tulang Punggung Penjualan Hyundai 2026

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 16:05 WIB

Ada Demo di Mabes Polri, 5 Rute Transjakarta Terdampak

Ada Demo di Mabes Polri, 5 Rute Transjakarta Terdampak

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:04 WIB

Besok, Sehari di Backyard: Seru-Seruan Menikmati Akhir Pekan di Halaman Belakang Sekolah

Besok, Sehari di Backyard: Seru-Seruan Menikmati Akhir Pekan di Halaman Belakang Sekolah

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 16:03 WIB

Bertambah! 18 Penerbangan di Eropa Diteror Ancaman Bom, Jet Tempur Dikerahkan

Bertambah! 18 Penerbangan di Eropa Diteror Ancaman Bom, Jet Tempur Dikerahkan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:03 WIB

Status Istri Siri Bukan Alasan! Publik Diminta Tak Hakimi Korban Pembunuhan di Madiun

Status Istri Siri Bukan Alasan! Publik Diminta Tak Hakimi Korban Pembunuhan di Madiun

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:02 WIB

Ketika Statistik Terlihat Indah, Benarkah Pengangguran Kita Berkurang?

Ketika Statistik Terlihat Indah, Benarkah Pengangguran Kita Berkurang?

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 16:00 WIB

Kepala BIN Sebut Penyadapan Prabowo Mengarah ke Makar

Kepala BIN Sebut Penyadapan Prabowo Mengarah ke Makar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 15:59 WIB

New BIONS by BNI Sekuritas: Mengenal Investasi Saham dengan Lebih Mudah

New BIONS by BNI Sekuritas: Mengenal Investasi Saham dengan Lebih Mudah

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 15:58 WIB

×