Perkantoran Bisa Jadi Klaster Corona Baru, Pemprov DKI: Tertular dari Luar

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 23 Juli 2020 | 19:00 WIB
Perkantoran Bisa Jadi Klaster Corona Baru, Pemprov DKI: Tertular dari Luar
[Unsplash/Markus Spiske]

Suara.com - Pemprov DKI Jakarta menyebut beberapa perkantoran di ibu kota telah terpapar virus corona Covid-19. Hal ini disebut terjadi karena penularan dari luar gedung.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti mengatakan pegawai yang tertular dari luar itu membawa virus masuk setelah berkunjung ke tempat yang berpotensi penularan.

"Kembali ke individu masing-masing. Penularan bukan semata-mata dari yang di dalam gedung. Tapi pemukiman atau di luar gedung," ujar Widyastuti di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (23/7/2020).

Karena itu, ia meminta agar para pegawai kantor yang harus bertugas di luar rumah mengutamakan protokol kesehatan. Pasalnya jika ia mengabaikan penggunaan masker, jaga jarak, dan tidak mencuci tangan, maka ketika satu orang tertular corona, orang lain di dalam gedung juga bisa ikut terpapar.

"Contoh di luar kantor jam istirahat makan, dan pada saat makan lupa, kan pasti buka masker dan berhadap-hadapan, itu berisiko," tuturnya.

Ia menyebut klaster perkantoran sebagai komunitas yang cukup rawan terpapar. Sebab, sumber penularan bisa datang dari manapun mulai dari berangkat kerja sampai kembali pulang ke rumah.

"Klaster perkantoran itu sumber penularannya dari berbagai pihak. Memang bisa dari internal di dalam gedung atau kegiatan sosial di saat istirahat atay pulang kantor hingga di perjalanan atau aktivitas lainnya," katanya.

Karena itu, ia meminta agar masyarakat memperhatikan protokol secara individu dalam beraktifitas. Dengan demikian, potensi penularan bisa diminimalisir lebih jauh dan para pekerja kantor yang berada dalam gedung bisa terselamatkan.

"Kami minta semua instansi hingga komunitas kalau memang positif dan belum kontak dengan tenaga kesehatan silahkan hubungi. Tim kami akan langsung investigasi," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagaimana Cara Mengetahui Kalau Anak Terinfeksi Covid-19?

Bagaimana Cara Mengetahui Kalau Anak Terinfeksi Covid-19?

Health | Kamis, 23 Juli 2020 | 18:50 WIB

Mau Coba-coba Investasi? Simak Dulu 6 Kiat dari Pakar Berikut!

Mau Coba-coba Investasi? Simak Dulu 6 Kiat dari Pakar Berikut!

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2020 | 18:31 WIB

Ungkapan Hati Anak-anak di Hari Anak Nasional 2020

Ungkapan Hati Anak-anak di Hari Anak Nasional 2020

Video | Kamis, 23 Juli 2020 | 18:30 WIB

Benarkah Jus Mengkudu Bisa Percepat Penyembuhan Covid-19? Ini Kata Ahli

Benarkah Jus Mengkudu Bisa Percepat Penyembuhan Covid-19? Ini Kata Ahli

Health | Kamis, 23 Juli 2020 | 18:45 WIB

Setelah Temulawak, Mengkudu Diklaim Bisa Percepat Penyembuhan Covid-19

Setelah Temulawak, Mengkudu Diklaim Bisa Percepat Penyembuhan Covid-19

Health | Kamis, 23 Juli 2020 | 18:25 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×