Banjir Rendam Rumahnya, Warga Ini Tidur Berdesakan dengan Anjing Peliharaan

Chandra Iswinarno

Minggu, 26 Juli 2020 | 21:13 WIB
Banjir Rendam Rumahnya, Warga Ini Tidur Berdesakan dengan Anjing Peliharaan
Kondisi banjir di Lingkungan XIV, Kelurahan Medan Selayang, Kota Medan. [Suara.com/Muhlis]

Suara.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Medan Provinsi Sumatera Utara sejak Minggu (26/7/2020) siang, menyebabkan sejumlah wilayah terrendam banjir.

Wilayah yang paling parah terdampak salah satunya di Kelurahan Simpang Selayang Medan. Puluhan rumah dan jalan di Lingkungan XIV, Kelurahan Simpang Selayang, direndam banjir hingga ketinggian hampir setinggi paha orang dewasa.

"Hujan sejak siang tadi lah turun sampai sore," ujar Dumaria br Hutagaol yang ditemui di lokasi banjir.

Menurut Dumaria, lingkungan mereka selalu menjadi langganan banjir saat hujan mengguyur. Bahkan dengan intensitas sedang pun, parit langsung penuh dan meluap ke jalan.

Dia mengaku, hingga saat ini air di rumahnya belum juga surut, meski sudah beberapa jam hujan berhenti.

Bahkan kata dia, hanya kamar tidur yang tidak terrendam banjir. Sehingga, malam ini mereka harus rela sempit-sempitan tidur dengan anaknya.

"Ya satu kamar itu lah, tidur kami semua. Ada satu anjing peliharaan juga terpaksa tidur sama kami. Kan nggak mungkin dia tidur dalam banjir itu," keluhnya.

Dikatakannya, hujan hari ini terjadi selama dua jam. Sementara air mulai meluap sejak sore dan menyebabkan sejumlah rumah warga tergenang.

"Ini paling besar lah banjirnya. Kalau biasanya memang banjir, tapi nggak sampai segini tingginya," ujarnya.

baca juga

Hal senada juga diungkapkan warga lainnya, Rayon Br Silalahi. Meski rumahnya tidak digenangi air, namun dia mengaku resah ketika hujan mulai mengguyur.

Dikatakannya, banjir yang saat ini terjadi merupakan yang tergolong sangat besar yang terjadi tahun ini.

"Banjir besar ada tahun kemarin, kalau tahun ini baru inilah besar," bebernya.

Menurut Rayon, wilayah mereka sangat rentan digenangi banjir. Ketika hujan mulai reda dan lokasi lain sudah surut, namun ditempat mereka air selalu tetap saja menggenang.

Tersumbatnya drainase menjadi masalah utama kata Rayon, yang menyebabkan air cepat menggenang.

"Besar memang paritnya ini, tapi karena sudah banyak rumah-rumah besar itu dibangun dan mungkin tersumbat lah itu alirannya," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sedang Banjir, Begini Kocaknya Penjual Kopi Oper Minuman ke Pembeli

Sedang Banjir, Begini Kocaknya Penjual Kopi Oper Minuman ke Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2020 | 14:37 WIB

Viral! Korban Banjir Bandang Luwu Utara Menikah di Tenda Pengungsian

Viral! Korban Banjir Bandang Luwu Utara Menikah di Tenda Pengungsian

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 09:15 WIB

Hadapi Bencana Alam Saat Pandemi, PMI dan BNPB Terapkan Protokol Kesehatan

Hadapi Bencana Alam Saat Pandemi, PMI dan BNPB Terapkan Protokol Kesehatan

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2020 | 22:08 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×