Hilang saat Mencari Siput, Bocah Ini Ditemukan Tak Bernyawa di Perut Buaya

Dany Garjito, Hikmawan Muhamad Firdaus

Minggu, 02 Agustus 2020 | 19:37 WIB
Hilang saat Mencari Siput, Bocah Ini Ditemukan Tak Bernyawa di Perut Buaya
Ilustrasi buaya. [Covesia]

Suara.com - Seorang bocah di Malaysia yang hilang saat mencari siput ditemukan tidak bernyawa di perut seekor buaya besar berukuran 4 meter

Menyadur World Of Buzz, seorang bocah bernama Ricky Ak Ganya, dari kota Sarikei, Sarawak dilaporkan hilang saat mencari siput bersama seorang temannya.

Berdasarkan kesaksian, Ricky terakhir terlihat bersama bibinya dan dua temannya, sebelum ia diserang oleh buaya dan dilaporkan hilang.

Kemudian pada Jumat (31/7/2020), jasad Ricky ditemukan di perut buaya, setelah dilakukan pencarian intensif selama enam hari.

Buaya tersebut berhasil ditangkap oleh Tim Aksi Cepat Satwa Liar Korps Hutan (SFC) Sarawak (SFC), Tim Aksi Margasatwa Satwa Liar (SWAT).

Temuan mayat seorang bocah 14 tahun di perut buaya.[Facebook]
Temuan mayat seorang bocah 14 tahun di perut buaya.[Facebook]

Penemuan jasad bocah berusia 14 tahun tersebut dilakukan setelah buaya besar sepanjang 4,7 meter berhasil dipancing dan dibedah oleh pihak berwenang.

"Ditemukan potongan anggota badan beserta tulang jenazah setelah dilakukan pembedahan oleh pihak Jabatan Pehiliatan dan disaksikan oleh petugas dan warga sekitar" tulis Facebook Info Roadblock JPJ/POLIS.

Masih di negara yang sama, kisah manusia dengan buaya terjadi ketika video tiga orang anak berenang bersama di sebuah sungai.

Aksi tersebut dibagikan oleh seorang pemilik akun Twitter @mdfaidzul, Kamis (2/7/2020). Di video tersebut terlihat tiga orang bocah dan seorang perempuan berbaju biru tengah berenang di sungai bersama seekor buaya.

baca juga

Masing-masing dari bocah-bocah itu berada di sisi buaya kemudian mendorong tubuh reptil tersebut sembari tertawa.

Bocah asyik bermain bersama buaya. (Twitter)
Bocah asyik bermain bersama buaya. (Twitter)

Sementara anak berbaju biru juga tak kalah menunjukkan aksi antimainstream. Ia terlihat menarik moncong buaya lalu membawanya berenang berputar diikuti oleh bocah-bocah tadi.

Meski bermain dengan binatang buas, para bocah tampak santai. Bahkan mereka terdengar tertawa lepas saat mengajak buaya berenang bersama karena si binatang juga tak menunjukkan perlawanan.

Dua bocah tampak menyelam di bagian bawah tubuh buaya, sedangkan seorang bocah lainnya mencoba menutup mata buaya menggunakan satu tangannya. Berdasarkan laporan World Of Buzz, aksi ekstrem tersebut terjadi di Sabah, Malaysia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Sirkuit Ikut Batal Gelar MotoGP 2020, Inikah Gantinya?

Tiga Sirkuit Ikut Batal Gelar MotoGP 2020, Inikah Gantinya?

Sport | Minggu, 02 Agustus 2020 | 13:00 WIB

MotoGP Argentina, Thailand dan Malaysia Batal Digelar

MotoGP Argentina, Thailand dan Malaysia Batal Digelar

Sport | Jum'at, 31 Juli 2020 | 19:12 WIB

Viral Video Pejalan Kaki Diserang Anjing, Diduga Pemilik Lupa Menutup Pintu

Viral Video Pejalan Kaki Diserang Anjing, Diduga Pemilik Lupa Menutup Pintu

News | Kamis, 30 Juli 2020 | 14:39 WIB

Terkini

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:37 WIB

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus  Rp100 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:35 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak

Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Tinted Sunscreen untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Tinted Sunscreen untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Menakar Nasib Gibran di Akhir Sidang Usai Ahli Relawan Diusir Hakim

Menakar Nasib Gibran di Akhir Sidang Usai Ahli Relawan Diusir Hakim

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:00 WIB

×