Geger Masjid Ditutup Gara-gara Beda Aliran, Ini Penjelasan Pemilik Masjid

Chandra Iswinarno

Minggu, 02 Agustus 2020 | 20:54 WIB
Geger Masjid Ditutup Gara-gara Beda Aliran, Ini Penjelasan Pemilik Masjid
Spanduk penutupan masjid di Pangkalpinang gegara beda aliran. [Suara.com/Wahyu]

Teguh menambahkan, pada tanggal 27 Juli 2020, dia berangkat ke Bangka dalam rangka mempertanyakan kesepakatan antara dia Haridi dan Arham Naning pada tanggal 13 Maret 2020 di kantor Lurah Jerambah Gantung.

"Saya undang Haridi, saya telepon saya WA, begitu juga Arham Naning  tapi mereka nggak mau datang dan nggak mau ketemu. Bekangan diketahui, setelah puasa si Haridi telah menunjuk Amrullah untuk mengantikan dia sebagai ketua. Kemudian dia (Haridi) mundur dari ketua masjid. Pergantian itupun tidak ada koordinasi sama sekali."

Sebelum masjid ditutup, Teguh mengaku sempat melakukan rapat bersama pengurus masjid yang difasilitasi Ketua Rukun Tetangga (RT).

"Saya menghubungi Araham tidak ada jawaban, kemudian saya minta tolong ketua RT untuk memfasilitasi bertemu lah di masjid. Di masjid itu, sebenarnya kami ingin menagih janji dia. Karena dari kepengurusan sudah ada kesepakatan untuk mengembalikannya kepada saya," katanya.

Terkait dengan adanya tulisan penutupan masjid Al Amanah dan adanya pemberitaan di media online, Teguh menyatakan itu sengaja dibuat seseorang.

Diberitakan sebelumnya, warga Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sempat dibuat heboh dengan di tutupnya masjid Al- Amanah Jalan Kampak Kelurahan Jerambah Gantung Kecamatan Gabek.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang Abdul Rohim mengatakan, perbedaan aliran pengurus dan pemilik masjid menjadi pemicu ditutupnya masjid tersebut oleh warga.

"Itu karena masalah aliran, ada aliran seperti biasa seperti kita dikampung (pengurus..red) dan ada aliran yang salafih (pemilik masjid)," ujar Rohim, Minggu (2/8/2020).

Dijelaskan Rohim, untuk status masjid sendiri merupakan milik pribadi bukan masjid wakaf. Akibat perbedaan aliran itu, pemilik masjid berencana mengambil alih kepengurusan namun mendapat protes dari warga.

"Nah, kebenaran masjid itu bukan masjid wakaf melainkan masjid milik pribadi. Jadi pemilik masjid ini kebetulan orang salah pilih pengurus, jadi diambil alih lah masjid itu, masyarakat protes dan tidak mengasih jika masjid digunakan untuk aliran Salafiah," jelas Rohim.

Dikatakan Rohim, tidak ada aliran yang menyimpang dalam masalah ini, akan tetapi masyarakat belum bisa menerima jika masjid yang menjadi tempat mereka menjalankan salat lima waktu harus diambil oleh aliran Salafiah yang mereka angap aliran keras.

"Masyarakat yang ada disekitar lokasi mayoritas memiliki aliran seperti pada masyarakat umum. Mereka keberatan keberatan jika masjid digunakan untuk aliran Salafiah. Sudah di mediasi, masjid sudah dibuka, subuh tadi sudah berjalan," katanya.

Kontributor : Wahyu Kurniawan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Masjid di Pangkalpinang Ditutup, Gara-gara Beda Aliran

Heboh Masjid di Pangkalpinang Ditutup, Gara-gara Beda Aliran

News | Minggu, 02 Agustus 2020 | 16:46 WIB

Jemaah Salafiyah di Magetan Gelar Salat Id Lebih Awal Sehari

Jemaah Salafiyah di Magetan Gelar Salat Id Lebih Awal Sehari

Jatim | Sabtu, 23 Mei 2020 | 21:27 WIB

Jemaah Salat Tarawih Positif Covid, Masjid Al Hijrah di Kota Padang Ditutup

Jemaah Salat Tarawih Positif Covid, Masjid Al Hijrah di Kota Padang Ditutup

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 10:24 WIB

Terkini

Ritual Buka Aura Jadi Kedok! Penipu di Kalideres Gasak Emas Rp33 Juta dari Lansia 67 Tahun

Ritual Buka Aura Jadi Kedok! Penipu di Kalideres Gasak Emas Rp33 Juta dari Lansia 67 Tahun

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:27 WIB

Klaim Rupiah Menguat dan MBG Sudah Dievaluasi, BMPAN: Tuntutan Mahasiswa Sudah Direspons

Klaim Rupiah Menguat dan MBG Sudah Dievaluasi, BMPAN: Tuntutan Mahasiswa Sudah Direspons

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:07 WIB

Ditanya Soal Aliran Uang ke Eks Menag Yaqut, Dirut Maktour: Saya Tak Berani...

Ditanya Soal Aliran Uang ke Eks Menag Yaqut, Dirut Maktour: Saya Tak Berani...

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:00 WIB

Curhat Korban Hanania Travel di DPR: Banyak Orang Tua Jatuh Sakit karena Gagal Berangkat Umrah

Curhat Korban Hanania Travel di DPR: Banyak Orang Tua Jatuh Sakit karena Gagal Berangkat Umrah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:52 WIB

Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan

Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:32 WIB

Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG

Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:21 WIB

Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar

Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:13 WIB

Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M

Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:56 WIB

Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan

Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:46 WIB

Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG

Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:40 WIB