Heboh Masjid di Pangkalpinang Ditutup, Gara-gara Beda Aliran

Chandra Iswinarno

Minggu, 02 Agustus 2020 | 16:46 WIB
Heboh Masjid di Pangkalpinang Ditutup, Gara-gara Beda Aliran
Spanduk penutupan masjid di Pangkalpinang gegara beda aliran. [Suara.com/Wahyu]

Suara.com - Warga Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dihebohkan dengan penutupan Masjid Al Amanah yang berada Jalan Kampak Kelurahan Jerambah Gantung Kecamatan Gabek karena adanya perbedaan aliran antara pengurus dan pemilik rumah ibadah tersebut.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang Abdul Rohim mengatakan, perbedaan aliran pengurus dan pemilik masjid menjadi pemicu ditutupnya masjid tersebut pada Sabtu (1/8/2020).

"Itu karena masalah aliran, ada aliran seperti biasa seperti kita di kampung (pengurus) dan ada aliran yang salafi (pemilik masjid)," ujar Rohim kepada suara.com pada Minggu (2/8/2020).

Dijelaskan Rohim, status masjid tersebut merupakan milik pribadi bukan masjid wakaf. Akibat perbedaan aliran itu, pemilik masjid berencana mengambil alih kepengurusan, namun langkah tersebut mendapat protes dari warga.

"Jadi pemilik masjid ini kebetulan orang salah pilih pengurus, jadi diambil alih lah masjid itu. Masyarakat protes dan tidak mengasih, jika masjid digunakan untuk aliran Salafiyah," jelas Rohim.

Dikatakan Rohim, tidak ada aliran yang menyimpang dalam masalah ini, akan tetapi masyarakat belum bisa menerima jika masjid yang menjadi tempat mereka menjalankan salat lima waktu harus diambil oleh aliran salafiyah yang mereka anggap aliran keras.

"Masyarakat yang ada di sekitar lokasi mayoritas memiliki aliran sperti pada masyarakat umum. Mereka keberatan, jika masjid digunakan untuk aliran Salafiyah. Sudah dimediasi, masjid sudah dibuka, subuh tadi sudah berjalan," katanya.

Polisi Mediasi Kedua belah Pihak

Polres Pangkalpinang yang mendapatkan laporan adanya penutupan masjid Al Amanah langsung menurunkan tim kelokasi.

baca juga

Polisi memanggil kedua belah yaitu dari pengurus dan pemilik masjid. Mediasi sendiri juga dihadiri dari pemerintah setempat, tokoh agama dan tokoh masyarakat Kelurahan Jerambah Gantung.

Dalam mediasi tersebut akhirnya kedua belah pihak menyepakati tiga poin, yang isinya sebagai berikut;

  1. Membongkar spanduk yang dirasakan kurang pantas.
  2. Akan mempertemukan kembali kedua belah pihak yang bermasalah dengan pihak terkait dalam hal ini Kementerian Agama Kota Pangkalpinang dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
  3. Kepengurusan masjid Al Amanah di vakumkan dan sementara diurus oleh ketua RT. Masjid tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Sementara, Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang dalam kesempatan itu juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak terpancing atau melakukan tindakan anarkis. Dia juga meminta kepada masyarakat agar persoalan tersebut dapat diselesaikan oleh tokoh agama dan pemerintah kota Pangkalpinang.

"Islam itu ramah, kita tak mengenal anarkis. Saya rasa disemua agama pasti mengajarkan itu,"imbuh Jadiman.

Sebelumnya, dari pantauan Suara.com di lokasi, puluhan warga Kelurahan Jerambah Gantung pada Sabtu (1/8/2020) sekitar pukul 22.00 WIB berramai-ramai berkumpul di depan masjid. Meraka yang datang langsung membongkar spanduk yang berisi tulisan "Mulai tanggal 3 Agustus 2020 'MASJID INI DITUTUP SELAMANYA'."

“Perbedaan pemahaman, dia tidak ingin seperti kita. Saya sudah sampaikan jika masyarakat sini kan kota tapi kampung, paham lah kalau kota tapi kampung itu kan ada yasinan, tahlilan, Salat Subuh ada qunut. Tapi beliau yang merasa yang punya tanah dan aliran dia yang tidak jalan. Intinya di situ dan dikait-kaitkan dengan yang lain. Sebenarnya tidak masalah, tapi beda aliran saja,” kata seorang pengurus masjid yang enggan menyebutkan namanya.

Meski begitu, saat Kontributor Suara.com mencoba menghubungi pemilik Masjid Al Amanah, Teguh belum mendapat jawaban. Pasalnya nomor yang bersangkutan beberapa kali dihubungi belum diangkat. Sementara pesan WhatsAap yang dikirim untuk melakukan wawancara langsung hanya dijawab 'Insya Allah.'

Kontributor : Wahyu Kurniawan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Sebut Penyerang Mapolres OKI Pelajari Aliran Tertentu

Polisi Sebut Penyerang Mapolres OKI Pelajari Aliran Tertentu

News | Senin, 29 Juni 2020 | 09:57 WIB

Jemaah Salafiyah di Magetan Gelar Salat Id Lebih Awal Sehari

Jemaah Salafiyah di Magetan Gelar Salat Id Lebih Awal Sehari

Jatim | Sabtu, 23 Mei 2020 | 21:27 WIB

Jelang Nikah, Shireen Khawatir Teuku Wisnu Terpapar Aliran Menyimpang

Jelang Nikah, Shireen Khawatir Teuku Wisnu Terpapar Aliran Menyimpang

Entertainment | Minggu, 08 Maret 2020 | 06:35 WIB

Terkini

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 07:43 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×