Bandai Sinluka Bawa Berkah, Warga di Pesisir Pantai Thailand Panen Kerang

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 04 Agustus 2020 | 21:20 WIB
Bandai Sinluka Bawa Berkah, Warga di Pesisir Pantai Thailand Panen Kerang
Ilustrasi kerang di pantai (Pixabay/stux)

Suara.com - Warga pantai Chonburi ramai-ramai datang ke pesisir pantai untuk mengambil ribuan kerang yang terdampar akibat badai tropis Sinlaku pada Minggu (2/8/2020).

Menyadur Asia One, orang-orang di distrik Bang Lamung rami-rami mengumpulkan ratusan bahkan ribuan kerang yang hanyut ke pantai setelah tertiup badai dahsyat Sinlaku.

Warga bergegas ke pantai Pattaya untuk mengumpulkan makanan laut yang berharga dan memasaknya untuk sarapan dan makan siang.

Menurut penduduk sekitar, angin kencang yang menghantam daerah tersebut menghasilkan gelombang yang lebih tinggi yang menghanyutkan kerang-kerang ke darat.

Beberapa dari mereka mengumpulkan lebih dari 300 kilogram kerang dan menjualnya kepada wisatawan dengan harga murah.

Menurut warga kejadian serupa juga pernah terjadi sekitar tiga tahun yang lalu, saat badai dahsyat lainnya menghantam daerah tersebut.

Badai Sinlaku menerjang Thailand pada Minggu (2/8/2020) yang mengakibatkan sejumlah daerah teremdam banjir. Menurut laporan Bangkok Post, Provinsi Chiang Mai dan Loei dilanda banjir akibat badai Sinlaku.

Sungai Kuang meluap dan membanjiri daerah sekitar kotamadya di distrik San Sai di Chiang Mai. Warga lolos dari banjir bandang dengan pindah ke tempat yang lebih tinggi.

Para pejabat membantah laporan yang beredar di media sosial bahwa banjir tiba-tiba disebabkan oleh kebocoran di Bendungan Mae Kuang di distrik Doi Saket.

baca juga

Banjir itu disebabkan kerusakan pada bendungan kecil di hilir San Sai, yang dibangun untuk memperlambat aliran sungai, kata para pejabat.

Di Loei, hujan deras membuat banjir di setidaknya tiga distrik pada hari Minggu pagi, tetapi air surut pada hari Senin ketika debit air di Sungai Loei turun.

"Air masuk dengan cepat sekitar jam 5 pagi pada hari Minggu," Charoon Panich, walikota organisasi administrasi Nam Suay, mengatakan kepada Departemen Hubungan Masyarakat.

Kepala distrik Muang Kittikun Butrkun mengatakan bahwa banjir telah surut tetapi beberapa daerah di kotamadya masih belum surut.

Loei adalah provinsi yang paling rusak akibat banjir pada hari Minggu, dengan sekitar 700 rumah tangga terkena dampaknya, menurut informasi dari Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana yang dikeluarkan pada hari Senin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisnis Masker Jadi Soal, Dua Kelompok Baku Tembak di Thailand

Bisnis Masker Jadi Soal, Dua Kelompok Baku Tembak di Thailand

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 14:29 WIB

Sindir Pemerintah, Mahasiswa Berlagak Seperti Hamster saat Demo

Sindir Pemerintah, Mahasiswa Berlagak Seperti Hamster saat Demo

News | Minggu, 02 Agustus 2020 | 17:35 WIB

Tiga Sirkuit Ikut Batal Gelar MotoGP 2020, Inikah Gantinya?

Tiga Sirkuit Ikut Batal Gelar MotoGP 2020, Inikah Gantinya?

Sport | Minggu, 02 Agustus 2020 | 13:00 WIB

Terkini

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

×