Sindir Pemerintah, Mahasiswa Berlagak Seperti Hamster saat Demo

Dany Garjito, Hikmawan Muhamad Firdaus

Minggu, 02 Agustus 2020 | 17:35 WIB
Sindir Pemerintah, Mahasiswa Berlagak Seperti Hamster saat Demo
Hamster [shutterstock]

Suara.com - Para pelajar Thailand yang melakukan aksi demonstrasi menggunakan tema kartun Jepang, Hamtaro untuk menarik perhatian dari semua orang.

Menyadur Asia One, mahasiswa dari berbagai universitas dan sekolah menengah melakukan unjuk rasa hampir setiap hari dalam dua minggu terakhir untuk menuntut pembubaran parlemen.

Selama dua minggu terakhir, para demonstran mengkritik pemerintah dan menyerukan amandemen terhadap konstitusi tertulis militer.

Untuk menarik perhatian masyarakat, para demonstran menggunakan tema-tema khusus, dan Minggu ini para demonstran mengambil tema kartun hamster asal Jepang yakni Hamtaro.

Para pengunjuk rasa berlari di sekitar tempat-tempat umum dalam lingkaran, seperti roda hamster, sambil menyanyikan lagu tema kartun tersebut namun sudah diubah.

Dalam lagu tersebut, demonstran mengatakan pemerintah senang berpesta dengan uang pajak dan menuntut Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha membubarkan parlemen.

"Kartun Hamtaro sering ditayangkan di televisi setiap pagi, jadi itu dekat dengan kami," kata Pumiwat Rangkasiwit (20) seorang aktivis mahasiswa dari kelompok yang disebut New Life Network.

Pihak Shogakukan, yang memiliki lisensi karakter Hamtaro, menolak berkomentar tentang penggunaan karakternya dalam protes Thailand ketika dihubungi oleh Reuters.

Mahasiswa di Thailand juga menggunakan media sosial untuk menemukan cara baru menyampaikan aksi protes, melalui tagar #Ideaformob, kata para pemimpin kepada Reuters.

baca juga

Kelompok tersebut juga merencanakan tema lain untuk aksi protes selanjutnya, termasuk karakter kartun Jepang Naruto dan Harry Potter.

"Anak muda tumbuh dengan karakter budaya populer ini dan mereka membantu menambah dimensi baru pada gerakan kami, menjadikannya mudah untuk berkomunikasi," kata Jutatip Sirikhan (21) presiden Serikat Mahasiswa Thailand.

"Beberapa orang mungkin tidak dapat berhubungan tetapi yang utama adalah kami ingin memberi tahu orang lain tentang kegagalan pemerintah ini melalui tipuan ini." ujar Chutimon Kritsanapanee (21) aktivis Universitas Kasetsart di Bangkok.

Pada pertengahan Juli, ribuan pemuda melakukan aksi demonstrasi yang juga diwarnai dengan aksi-aksi unik khas anak muda.

Para pemuda tersebut menyanyikan lagu-lagu rap pedas dan melambai-lambaikan plakat mengecam administrasi mantan kepala militer Prayut Chan-O-Cha untuk mundur. Mereka juga menyerukan penghapusan undang-undang pencemaran nama baik kerajaan Thailand.

"Pemerintah tidak peduli dengan kita, jadi kita keluar atau kalah juga," kata seorang siswa berusia 18 tahun bernama Sang dikutip dari Channel News Asia. "Hukum melindungi orang kaya dan meninggalkan orang-orang tanpa apa-apa." tambahnya.

Saat melakukan aksinya, para demonstran mengenakan seragam serba hitam, yang menurut beberapa sumber terinspirasi dari protes yang mengguncang Hong Kong tahun lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Sirkuit Ikut Batal Gelar MotoGP 2020, Inikah Gantinya?

Tiga Sirkuit Ikut Batal Gelar MotoGP 2020, Inikah Gantinya?

Sport | Minggu, 02 Agustus 2020 | 13:00 WIB

Terjebak Lockdown di Thailand, Wisatawan Ukraina Bunuh Diri

Terjebak Lockdown di Thailand, Wisatawan Ukraina Bunuh Diri

News | Minggu, 02 Agustus 2020 | 12:03 WIB

MotoGP Argentina, Thailand dan Malaysia Batal Digelar

MotoGP Argentina, Thailand dan Malaysia Batal Digelar

Sport | Jum'at, 31 Juli 2020 | 19:12 WIB

Terkini

12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik

12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:22 WIB

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

×