Seorang WNI Sedang Dikarantina di RS Saat Terjadi Ledakan Beirut Lebanon

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Rabu, 05 Agustus 2020 | 09:14 WIB
Seorang WNI Sedang Dikarantina di RS Saat Terjadi Ledakan Beirut Lebanon
Sebuah helikopter memadamkan api di lokasi ledakan di pelabuhan kota di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8). [Foto/AFP]

Suara.com - Duta Besar Indonesia untuk Lebanon Hajriyanto Y. Thohari melaporkan ada seorang Warga Negara Indonesia yang tengah menjalani karantina di rumah sakit Rafik Hariri University saat terjadi peristiwa ledakan dahsyat di Pelabuhan Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020) kemarin.

Hajriyanto memastikan kondisi seorang WNI yang dikarantina di RS dekat titik ledakan itu saat ini terkonfirmasi aman dan sudah terpantau tim dari KBRI Beirut.

"1 (seorang) WNI yang sedang di karantina di RS Rafiq Hariri, Beirut, yang tidak jauh dari lokasi ledakan, juga sudah terkonfirmasi aman," kata Hajriyanto dalam keterangannya, Rabu (5/8/2020).

Sementara Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah mengungkapkan ada seorang pekerja migran Indonesia yang mengalami luka, kini kondisi sudah stabil dan sudah kembali ke tempat tinggalnya.

"Ada 1 WNI yang mengalami luka-luka (inisial NNE). Staf KBRI sudah berkomunikasi melalui video call dengan yang bersangkutan. Kondisinya stabil, bisa bicara dan berjalan. sudah diobati oleh dokter RS dan sudah kembali ke apartmennya di Beirut," kata Teuku kepada Suara.com, Rabu (5/8/2020).

Dalam catatan KBRI Beirut, terdapat 1.447 WNI, 1.234 diantaranya adalah Kontingen Garuda dan 213 merupakan WNI sipil termasuk keluarga KBRI dan mahasiswa.

"Berdasarkan pengecekan terakhir seluruh WNI dalam keadaan aman dan selamat," ucapnya.

Sementara, Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat korban tewas akibat ledakan dahsyat di Beirut telah mencapai 78 dengan 4.000 orang terluka.

Jumlah ini diperkirakan akan naik terus sepanjang hari, dan dengan korban luka-luka masih hilir-mudik ke rumah sakit. Pencarian orang hilang pun masih terus dilakukan.

baca juga

Presiden Lebanon Michel Aoun mengatakan temuan sementara ledakan disebabkan oleh 2.750 ton amonium nitrat yang ditimbun selama enam tahun di gudang pelabuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amonium Nitrat Bisa Jadi Bahan Peledak? Ini Deretan Faktanya

Amonium Nitrat Bisa Jadi Bahan Peledak? Ini Deretan Faktanya

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2020 | 09:05 WIB

Dubes RI untuk Lebanon Laporkan 1.447 WNI Aman dari Ledakan Beirut

Dubes RI untuk Lebanon Laporkan 1.447 WNI Aman dari Ledakan Beirut

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 08:49 WIB

Seorang WNI Dilaporkan Terluka Akibat Ledakan Beirut Lebanon

Seorang WNI Dilaporkan Terluka Akibat Ledakan Beirut Lebanon

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 08:40 WIB

Ledakan di Beirut, Publik Kirim Doa dan Ucapan Duka Lewat #PrayForLebanon

Ledakan di Beirut, Publik Kirim Doa dan Ucapan Duka Lewat #PrayForLebanon

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 09:11 WIB

Detik-detik Ledakan Dahsyat di Beirut Lebanon

Detik-detik Ledakan Dahsyat di Beirut Lebanon

Foto | Rabu, 05 Agustus 2020 | 08:30 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×