Ketum PAN Yakin Gibran Menang 80 Persen di Pilkada Solo

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Rabu, 12 Agustus 2020 | 17:31 WIB
Ketum PAN Yakin Gibran Menang 80 Persen di Pilkada Solo
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan berjalan meninggalkan ruangan usai menjadi saksi dalam sidang secara daring di gedung KPK, Jakarta, Selasa (11/8/2020). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]

Suara.com - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sudah meyakini pasangan Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa di Pilkada Solo 2020 bakal menang telak dengan perolehan suara di atas 80 persen.

Untuk itu, PAN mendukung putra sulung Presiden Jokowi di Pilkada Solo.

Zulhas sapaan karibnya bahkan sesumbar apabila hal yang ia ramalkan tersebut nantinya selalu menjadi kenyataan.

"Walaupun tetap pada akhirnya Mas Gibran, rakyat Surakarta yang akan menentukan, tapi kami meyakini, perkiraan saya, mungkin bisa di atas 80 persen kalau coblos-coblos, perkiraan saya. Dan biasanya ramalan saya benar," kata Zulhas di DPP PAN, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2020).

Zulhas mengatakan, kemenangan mutlak untuk Gibran dan Teguh itu bisa mereka peroleh baik saat melawan kotak kosong ataupun nantinya melawan pasangan calon lain yang turut meramaikan Pilkada Solo 2020.

"Apapun lawannya nanti ya, apa ada lawan?, apa kotak kosong tapi kira-kira seperti itu," kata Zulhas.

Sebelumnya keinginan memenangkan Pilkada Solo dengan perolehan suara di atas 80 persen juga pernah diutarakan Gibran saat menghadiri Musyawarah Ranting (musran) PDIP se-Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, pada Kamis pekan lalu.

Belakangan, pernyataan Gibran itu mendapat kritikak dari akademisi Rocky Gerung.

Rocky lantas mempertanyakan atas argumen apa Gibran memiliki keyakinam dan keinginan untuk memenangi Pilkada Solo dengan perolehan suara mencapai 80 persen. Menurut Rocky, Gibran justru tidak memiliki argumen tersebut.

Karena itu, pernyataan Gibran bisa saja disimpulkan beragam oleh publik. Apalagi mengingat pencalonan Gibran yang dinilai Rocky mengandung politik prostitusi atau transaksi di mana Istana ikut campur tangan.

"Argumennya apa 80 persen? Karena enggak ada argumen maka orang anggap bahwa 80 persen itu adalah subsidi Istana. Itu yang saya maksud sebagai political prostitution," ujar Rocky dalam kanal YouTube Mardani Ali Sera, Senin (10/8/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ogah Disebut Lawan Kotak Kosong, Gibran: Jangan Dipelesetkan ke Sana

Ogah Disebut Lawan Kotak Kosong, Gibran: Jangan Dipelesetkan ke Sana

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:47 WIB

Gibran Resmi Pegang Rekomendasi Golkar

Gibran Resmi Pegang Rekomendasi Golkar

Video | Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:20 WIB

Gibran Optimis Bisa Lawan Calon Independen di Pilkada Solo

Gibran Optimis Bisa Lawan Calon Independen di Pilkada Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2020 | 14:44 WIB

Alasan PAN Dukung Gibran karena Mewakili Milenial

Alasan PAN Dukung Gibran karena Mewakili Milenial

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2020 | 09:31 WIB

Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan Diperiksa KPK

Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan Diperiksa KPK

Foto | Selasa, 11 Agustus 2020 | 17:13 WIB

Terkini

Hapus Jejak Palestina! Amnesty Ungkap Pembersihan Etnis Terstruktur oleh Militer Israel

Hapus Jejak Palestina! Amnesty Ungkap Pembersihan Etnis Terstruktur oleh Militer Israel

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:49 WIB

Mahasiswa UI, IPB, hingga Pancasila Bersatu di Depok, Susun Tuntutan untuk Pemerintah

Mahasiswa UI, IPB, hingga Pancasila Bersatu di Depok, Susun Tuntutan untuk Pemerintah

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Tangkis Isu Anti-Asing, Prabowo: Investor Antre Masuk, Hanya yang 'Liar' Tak Suka Aturan!

Tangkis Isu Anti-Asing, Prabowo: Investor Antre Masuk, Hanya yang 'Liar' Tak Suka Aturan!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi

Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:04 WIB

Bocah 6 Tahun Diduga Dibully hingga Kesetrum Tiang Listrik di Taman Kramat Pulo

Bocah 6 Tahun Diduga Dibully hingga Kesetrum Tiang Listrik di Taman Kramat Pulo

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:47 WIB

Jangan Cuma Naikkan Harga! Publik Tagih Transparansi Komponen Pembentuk Harga Pertamax

Jangan Cuma Naikkan Harga! Publik Tagih Transparansi Komponen Pembentuk Harga Pertamax

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:47 WIB

MBG Watch 'Segel' Kantor Badan Gizi Nasional, Tuntut Moratorium dan Audit Total

MBG Watch 'Segel' Kantor Badan Gizi Nasional, Tuntut Moratorium dan Audit Total

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41 WIB

Harga Pertamax Meroket, Media Asing: Tekanan Makin Berat Buat Rakyat Indonesia

Harga Pertamax Meroket, Media Asing: Tekanan Makin Berat Buat Rakyat Indonesia

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:36 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Kawal Sukses CKG di Jateng

Program Dokter Spesialis Keliling Kawal Sukses CKG di Jateng

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:31 WIB

Main Mata Audit Smart TV! KPK OTT 5 ASN BPK Pengembangan Kasus Bupati Muara Enim

Main Mata Audit Smart TV! KPK OTT 5 ASN BPK Pengembangan Kasus Bupati Muara Enim

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:30 WIB