Anjing Kepolisan India yang Bantu Selesaikan 365 Kasus Mati karena Sakit

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 18 Agustus 2020 | 13:42 WIB
Anjing Kepolisan India yang Bantu Selesaikan 365 Kasus Mati karena Sakit
Rocky, anjing polisi India yang bantu selesaikan 365 kasus mati karena sakit.[Twitter/@AnilDeshmukhNCP]

Suara.com - Seekor anjing yang membantu menyelesaikan 365 kasus, mati karena sakit dan mendapat upacara perpisahan secara militer dari Kepolisian Maharashtra, India.

Menyadur Gulf News, Selasa (18/8/2020), anjing bernama Rocky tersebut meninggal karena sakit lama tutur Menteri Dalam Negeri Maharashtra.

Rocky, membantu polisi 365 kasus di negara bagian Maharashtra meninggal dunia pada 16 Agustus dan mendapat upacara perpisahan dari sesama personel polisi.

Rocky merupakan bagian dari kepolisian di kota Beed.

"Pada jam 4 sore hari ini, Rocky, anjing pendamping dan kolega kita meninggal dunia karena sakit yang lama. Dia telah membantu menyelesaikan 365 kasus," ujar Beed Police di akun Twitternya.

Upacara pemakaman Rocky, anjing polisi India yang bantu selesaikan 365 kasus.[Twitter/@AnilDeshmukhNCP]
Upacara pemakaman Rocky, anjing polisi India yang bantu selesaikan 365 kasus.[Twitter/@AnilDeshmukhNCP]

"Kesatuan polisi kota Bee sangat sedih atas kematiannya. Sebuah penghargaan diberikan kepada anjing pemberani, " sambungnya.

Anil Deshmukh, Menteri Dalam Negeri Maharashtra juga ikut mengucapkan selamat tinggal kepada Rocky melalui akun Twitternya.

"Selamat tinggal Rocky! Seekor anjing bernama Rocky dari kepolisian Beed kami meninggal secara tragis kemarin karena sakit yang lama. Saya berdoa… agar jiwanya memiliki kedamaian abadi. Penghargaan yang setinggi-tingginya!" tulis Anil Deshmukh.

Dalam tweet lain, Deshmukh menulis: "Tim Polisi Maharashtra memainkan peran penting dalam hal ini. Anjing yang dilatih oleh Polisi Maharashtra telah bekerja untuk menyelamatkan ribuan nyawa. Sampai saat ini, Rocky telah berperan penting dalam mengungkap 365 kejahatan."

baca juga

Deshmukh juga membagikan foto saat upacara perpisahan dan pemakaman Rocky yang dihadiri oleh petugas polisi.

Beberapa anjing polisi dilatih secara khusus untuk membantu polisi dan petugas penegak hukum lainnya untuk berbagai layanan seperti menggeledah narkoba dan bahan peledak, menemukan bukti, dan menemukan orang.

Menurut postingan Deshmukh, Rocky menangani serangan teroris, penjinakan bom, regu bom, penyelesaian kejahatan, dan tugas-tugas lainnya.

Di India, polisi menggunakan anjing Belgian Malinois untuk satuan tugas Unit K-9, Pasukan Keamanan Perbatasan dan Pasukan Polisi Cadangan Pusat menggunakan Rajapalayam sebagai anjing penjaga untuk mendukung Pasukan di perbatasan Kashmir.

Untuk keamanan regional, Polisi Delhi merekrut anjing lokal untuk dilatih demi tujuan keamanan. Polisi Bengal menggunakan Anjing Gembala Jerman, Labrador Retriever, dan anjing paria India dalam regu pelacak bomnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Penyelamat Gajah di Kuil India: Penyiksa Teteskan Air Mata Buaya

Kisah Penyelamat Gajah di Kuil India: Penyiksa Teteskan Air Mata Buaya

Tekno | Senin, 17 Agustus 2020 | 23:30 WIB

Kematian Akibat Covid-19 Tembus 50.000, India Siaga

Kematian Akibat Covid-19 Tembus 50.000, India Siaga

Health | Senin, 17 Agustus 2020 | 20:13 WIB

Kota di India Sediakan Kursi Bus Khusus Transgender

Kota di India Sediakan Kursi Bus Khusus Transgender

News | Senin, 17 Agustus 2020 | 19:46 WIB

Terkini

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB