Minta Bantuan Terkait Covid-19, Menteri Kesehatan Madagaskar Dipecat

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Jum'at, 21 Agustus 2020 | 13:32 WIB
Minta Bantuan Terkait Covid-19, Menteri Kesehatan Madagaskar Dipecat
Presiden Madagaskar Andry Rajoelina (kiri) dan dan Dr Charles Andrianjara, Direktur Institut Malagasy des Recherches Appliquees (IMRA), berbicara kepada pers dalam acara peluncuran "Jamu Covid" di Antanarivo, Senin (20/4/2020). [AFP/Rijasolo]

Suara.com - Menteri Kesehatan Madagaskar Ahmad Ahmad dicopot dari jajaran kabinet, satu bulan setelah dia terlibat perselisihan dengan Presiden Andry Rajoelina terkait bantuan untuk penanganan virus corona.

Menyadur France24, pemerintah mengumumkan pemberhentian Ahmad pada Kamis (20/8), bersamaan dengan pemberitahuan nama baru yang akan menduduki jabatan menteri kesehatan.

"Jean Louis Hanitrala Rakotovao telah ditunjuk sebagai menteri kesegaran baru," ujar sekretaris kabinet Valeru Ramonjavelo, tanpa memberikan rincian tentang perubahan tersebut.

Ahmad pada Juli lalu, menulis surat ke lembaga internasional, meminta bantuan peralatan medis di tengah melonjaknya kasus virus corona di Madagaskar.

Saat itu Ahmad disebutkan menyuarakan kekhawatiran tentang kurangnya tempat tidur di fasilitas-fasilitas kesehatan negara tersebut.

Produk Covid-Organics buatan Madagaskar. (AFP)
Produk Covid-Organics buatan Madagaskar. (AFP)

Tindakan Ahmad memicu kemarahan dalam pemerintahan, Rajoeline mengatakan menkes itu telah bertindak tanpa berkonsultasi baik dengan pemerintah atau pun kepala negara.

Sebelumnya, Rijasoa Andrimanana yang saat itu menjabat sebagai menteri pendidikan, diberhentikan pada Juni karena bersiasat untuk membeli permen lolipop.

Mengutip BBC, Andrimanana berniat untuk memberikan permen lolipop gratis kepada siswa di sekolah untuk mengatasi rasa pahit dari obat herbal untuk virus corona buatan negara ini.

Adapun anggaran untuk membeli permen bertangkai ini mencapai Rp 28 miliar.

baca juga

Seperti diketahui, Rajoelina selama ini gencar mempromosikan obat herbal untuk menangkal virus corona yang terbuat dari artemisia, tanaman dengan sifat anti-malaria.

Minuman yang diberi nama Covid-Organics ini telah beredar di seantero Madagaskar dan dijual ke beberapa negara lain, terutama Afrika.

Akademi Medis Nasional Madagaskar juga meragukan khasiat minuman artemisia ini. Mereka bahkan khawatir, tonik herbal Covid-Organics ini berpotensi merusak kesehatan.

Presiden Rajoelina langsung menepis itu semua. Ia berkata, kritik pada tonik kebanggannya itu adalah bukti sikap Barat yang merendahkan Afrika.

"Jika itu adalah negara Eropa yang benar-benar menemukan obat ini, apakah akan ada banyak keraguan? Saya kira tidak," katanya kepada saluran berita Prancis, France 24.

Sejauh ini, Madagaskar telah mencatatkan lebih dari 14.000 infeksi virus corona dengan 177 kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Pendidikan Madagaskar Dipecat Gegara Permen Lolipop

Menteri Pendidikan Madagaskar Dipecat Gegara Permen Lolipop

News | Sabtu, 06 Juni 2020 | 16:23 WIB

Soal Kritik Jamu Anti Covid-19, Presiden Madagaskar Buka Suara

Soal Kritik Jamu Anti Covid-19, Presiden Madagaskar Buka Suara

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 16:40 WIB

Meski Dikritik WHO, Jamu Anti Covid-19 dari Madagaskar Tetap Diminati

Meski Dikritik WHO, Jamu Anti Covid-19 dari Madagaskar Tetap Diminati

News | Sabtu, 09 Mei 2020 | 15:09 WIB

Terkini

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run

Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian

Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×