Thailand akan Izinkan Pelancong Asing Tinggal Lebih Lama mulai Oktober

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Minggu, 23 Agustus 2020 | 04:05 WIB
Thailand akan Izinkan Pelancong Asing Tinggal Lebih Lama mulai Oktober
Pantai Patong, Phuket. (Pixabay.com/16354122/4 images)

Suara.com - Pemerintah Thailand akan memberikan izin kepada pelancong dari negara-negara lain untuk berkunjung dan tinggal yang lebih lama mulai Oktober.

Menyadur Channel News Asia, Sabtu (22/8/2020), wisatawan harus tinggal setidaknya selama 30 hari, dengan 14 hari pertama di karantina di sekitar hotel mereka, sebelum mereka dapat mengunjungi tempat wisata, kata Gubernur Otoritas Pariwisata Thailand Yuthasak Supasorn.

Pengumuman tersebut muncul setelah pihak berwenang menangguhkan rencana untuk membuat gelembung perjalanan dengan negara-negara mitra karena jumlah kasus virus corona di Asia meningkat.

"Pada 1 Oktober kami akan mulai di Phuket," kata Yuthasak dikutip dari Channel News Asia.

"Pengunjung harus melakukan dua kali tes Covid-19 selama karantina sebelum mereka dapat melakukan perjalanan ke seluruh pulau," Menteri Pariwisata dan Olahraga Phiphat Ratchakitprakarn, mengatakan pada hari Kamis.

Phiphat Ratchakitprakarn menambahkan bahwa seluruh karyawan hotel juga dianjurkan untuk tetap di hotel.

Pengunjung harus mengikuti tes tambahan dan tetap berada di dalam provinsi selama seminggu sebelum mereka dapat melakukan perjalanan ke daerah lain.

Thailand hampir tiga bulan tidak mencatatkan penularan Covid-19 secara lokal.

Dikutip dari Bangkok Post, Thailand pada hari Sabtu (22/8) melaporkan tidak ada kasus virus corona baru, sehingga total masih tetap 3.390 kasus dan 58 kematian.

baca juga

Pusat Administrasi Situasi Covid-19 melaporkan bahwa dari total 3.390 kasus, 3.220 pasien dinyatakan sembuh, termasuk satu yang dipulangkan selama 24 jam terakhir. Sebanyak 112 pasien tetap di rumah sakit.

Ilustrasi liburan di Phuket, Thailand.[Unsplash/Joshua Forbes]
Ilustrasi liburan di Phuket, Thailand.[Unsplash/Joshua Forbes]

Sebanyak 1.830 kasus dilaporkan di Bangkok dan Nonthaburi, 744 di Selatan, 609 di Central Plains, 112 di Timur Laut dan 95 di Utara.

Satgas penanggulangan virus corona Thailand pada hari Jumat memperpanjang keadaan darurat selama satu bulan hingga akhir September untuk mengendalikan pandemi Covid-19.

Thailand termasuk salah satu negara yang menggantungkan ekonomi pada sektor pariwisata dan telah terkena dampak serius akibat pandemi Covid-19.

Negara dengan ekonomi terbesar kedua di Asia Tenggara tersebut menyusut 12,2 persen pada kuartal kedua dari tahun sebelumnya, kontraksi terburuk sejak krisis Asia pada 1998 akibat dampak pandemi.

Thailand mengharapkan dapat mendatangkan 8 juta turis asing tahun ini. Sebagai perbandingan, tercatat 39,8 juta wisatawan asing pada 2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Petugas Damkar Cantik Bertugas di Tengah Bara, Publik: Padamkan Apiku

Viral Petugas Damkar Cantik Bertugas di Tengah Bara, Publik: Padamkan Apiku

News | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 16:45 WIB

Demonstrasi di Thailand: Gunakan Simbol dan Ikon Kultur Pop

Demonstrasi di Thailand: Gunakan Simbol dan Ikon Kultur Pop

Video | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 11:00 WIB

Seorang Pensiunan Perawat Ini jadi Pahlawan di Penerbangan AirAsia

Seorang Pensiunan Perawat Ini jadi Pahlawan di Penerbangan AirAsia

News | Kamis, 20 Agustus 2020 | 13:14 WIB

Terkini

Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026

Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:38 WIB

WhatsApp Hadirkan 4 Fitur Baru, Pengguna Bisa Kirim Riwayat Chat ke Anggota Grup,

WhatsApp Hadirkan 4 Fitur Baru, Pengguna Bisa Kirim Riwayat Chat ke Anggota Grup,

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Drama Kalung Berlian Rp300 Juta Jatuh di Bandara Soetta yang Berakhir Manis

Drama Kalung Berlian Rp300 Juta Jatuh di Bandara Soetta yang Berakhir Manis

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:35 WIB

Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu

Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Anime Disney Twisted-Wonderland Umumkan Jadwal Tayang Episode of Savanaclaw

Anime Disney Twisted-Wonderland Umumkan Jadwal Tayang Episode of Savanaclaw

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:30 WIB

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Menperin Usul Insentif Mobil Hybrid di Tengah Rendahnya Rasio Kepemilikan Mobil

Menperin Usul Insentif Mobil Hybrid di Tengah Rendahnya Rasio Kepemilikan Mobil

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

×