Tak Punya HP untuk Belajar Online, Pelajar Sekolah di Kolong Flyover

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Minggu, 30 Agustus 2020 | 16:57 WIB
Tak Punya HP untuk Belajar Online, Pelajar Sekolah di Kolong Flyover
Ada lebih dari 120 anak dari segala usia yang kini belajar di sekolah gratis yang dikelola oleh Satyendra Pal Shakya di Delhi. [Sky News]

Suara.com - Pandemi virus Corona semakin memberatkan perjuangan jutaan anak miskin di India dalam mengenyam pendidikan. Mereka yang tak memiliki akses belajar daring atau online, kini harus sekolah di kolong jembatan atau flyover.

Menyadur Sky News, Minggu (30/8/2020), ada lebih dari 120 siswa dari segala usia yang kini belajar di sekolah gratis yang dikelola oleh Satyendra Pal Shakya di Delhi.

Sebagai seorang mahasiswa, dia mulai mengajar anak-anak dari komunitasnya di bawah pohon di dataran banjir Sungai Yamuna lima tahun lalu.

Sekolah itu dimulai sebagai pondok jerami dengan beberapa meja dan bangku. Tetapi karena jumlah murid yang sangat banyak, dia terpaksa mengadakan kelas di luar--di bawah flyover atau jembatan layang.

"Saya ingin sekolah saya dibuka kembali dan guru kami mengajar kami seperti sebelumnya," kata Archana, pelajar berusia 15 tahun.

"Saya menghadapi banyak masalah karena saya tidak memiliki telepon dan tidak dapat melakukan kelas online," tambahnya.

Kata-katanya digaungkan oleh banyak orang lainnya, termasuk Rahul yang berusia 14 tahun. Dia duduk di kelas 10, tahun yang penting.

"Saya tidak punya telepon jadi saya tidak bisa mengikuti kelas online. Bahkan bagi mereka yang punya telepon, tidak ada listrik untuk mengisi daya mereka dan jaringan seluler menjadi masalah," jelas Rahul.

Kini, Rahul dan anak-anak lainnya harus berjuang mencari ilmu dengan beratapkan langit dan konstruksi jalan layang yang belum selesai.

baca juga

Duduk di atas permadani, anak-anak ini tidak terganggu oleh suara benturan alat berat saat pekerjaan konstruksi terus berlangsung di atas mereka.

Rajesh, seorang siswa kelas 10 mengaku senang bisa mengikuti sekolah gratis di bawah flyover, meski beberapa waktu lalu, saat ada hujan muson, sebagian dari mereka harus mengarungi air untuk bisa bersekolah.

"Saya telah meningkatkan matematika dan sains saya dengan datang ke sini. Tuan mengajar dan menjelaskan segalanya kepada kami," kata Rajesh.

Di India, sekolah telah ditutup sejak Maret dan semua pengajaran dilakukan secara online. Tetapi bagi jutaan anak miskin di sini, e-learning adalah hak istimewa yang tidak mampu mereka beli.

Satyendra selaku pengajar mengatakan bahwa pandemi virus Corona telah menyebabkan masalah di mana-mana. Kini, proses belajar mengajar sebagai salah satu gerbang menuju masa depan yang lebih baik bagi anak-anak India, ikut terdampak.

"Tiba-tiba Anda tidak bisa mengharapkan orang yang tidak memiliki rumah yang layak untuk tinggal, tidak ada listrik atau air minum dan tidak ada tempat yang layak untuk anak-anak mereka belajar, untuk membeli smartphone, laptop atau tablet," kata Satyendra.

Menurut laporan UNICEF baru-baru ini, setidaknya sepertiga anak sekolah di dunia tidak dapat mengakses pembelajaran jarak jauh saat sekolah mereka ditutup.

Henrietta Fore, direktur eksekutif UNICEF, menggambarkannya sebagai "darurat pendidikan global".

"Untuk setidaknya 463 juta anak yang sekolahnya ditutup karena COVID-19, tidak ada yang namanya belajar jarak jauh," kata Fore.

"Banyaknya anak-anak yang pendidikannya benar-benar terganggu selama berbulan-bulan merupakan keadaan darurat pendidikan global."

"Dampaknya bisa dirasakan di ekonomi dan masyarakat selama beberapa dekade mendatang," tandasnya.

Dengan lebih dari 3,4 juta kasus virus korona, India adalah negara yang terkena dampak terparah ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Brasil.

Lebih dari 62 ribu nyawa telah tertenggut pandemi virus Corona di India.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nadiem: Siswa Dapat Kuota Internet 35 GB, Mahasiswa 50 GB, Gratis!

Nadiem: Siswa Dapat Kuota Internet 35 GB, Mahasiswa 50 GB, Gratis!

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 16:34 WIB

Rincian Kuota Internet Gratis untuk Guru dan Pelajar dari Kemdikbud

Rincian Kuota Internet Gratis untuk Guru dan Pelajar dari Kemdikbud

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2020 | 16:32 WIB

Detik-detik Dua Pelajar Naik Motor Dilindas Roda Truk

Detik-detik Dua Pelajar Naik Motor Dilindas Roda Truk

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 12:28 WIB

Total Rp  8,9 Triliun, Siswa hingga Mahasiswa Diberi Kuota Internet Gratis

Total Rp 8,9 Triliun, Siswa hingga Mahasiswa Diberi Kuota Internet Gratis

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 12:18 WIB

Kecelakaan di Serang, Dua Pelajar Tewas Terlindas Truk

Kecelakaan di Serang, Dua Pelajar Tewas Terlindas Truk

Banten | Kamis, 27 Agustus 2020 | 10:42 WIB

Terkini

Luluh Lantakkan Kota Caracas, Ini Besaran Dua Gempa yang Guncang Venezuela

Luluh Lantakkan Kota Caracas, Ini Besaran Dua Gempa yang Guncang Venezuela

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:49 WIB

Gempa Bumi Venezuela, Banyak Gedung Runtuh di Caracas dan La Guaira

Gempa Bumi Venezuela, Banyak Gedung Runtuh di Caracas dan La Guaira

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:31 WIB

Diduga Terima Suap Ruko dan Miliaran Rupiah, Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Perdana

Diduga Terima Suap Ruko dan Miliaran Rupiah, Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Perdana

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:23 WIB

Venezuela Diguncang Gempa Bumi 'Raksasa' 7,2 SR, Korban Berjatuhan

Venezuela Diguncang Gempa Bumi 'Raksasa' 7,2 SR, Korban Berjatuhan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:06 WIB

Mendagri Hadiri Puncak PENAS XVII 2026, Dukung Penguatan Petani dan Nelayan di Gorontalo

Mendagri Hadiri Puncak PENAS XVII 2026, Dukung Penguatan Petani dan Nelayan di Gorontalo

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:00 WIB

Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat

Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:54 WIB

6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa

6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:23 WIB

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:51 WIB

Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan

Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:38 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:19 WIB