Klaster Long Weekend, Pemprov DKI Diminta Perketat Awasi Protokol Kesehatan

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 01 September 2020 | 12:26 WIB
Klaster Long Weekend, Pemprov DKI Diminta Perketat Awasi Protokol Kesehatan
Ilustrasi Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Kemunculan klaster libur panjang belakangan ini menjadi momok sendiri bagi masyarakat di tengah merebaknya virus corona.
Untuk mengantisipasi hal itu, Pemprov DKI Jakarta diminta ketat dalam mengawasi protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

Sekretaris Fraksi PAN DPRD DKI, Oman Rahman Rakinda mengatakan momen libur panjang memang menjadi kesempatan untuK masyarakat berwisata. Namun di tengah merebaknya virus corona, kegiatan ini tidak bisa dilakukan seperti saat normal.

Apalagi ketika ada kemunculan klaster corona libur panjang. Kegiatan berwisata bisa menjadi bumerang bagi warga yang tadinya ingin mencari kesenangan.

“Long weekend ini jadi kesempatan masyarakat untuk liburan, kumpul-kumpul keluarga, wisata dan berpergian jarak jauh. Kalau kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan rendah ya kemungkinan terpapar tinggi,” ujar Oman kepada wartawan, Selasa (1/8/2020).

Oman tak memungkiri sektor usaha pariwisata memberikan kontribusi yang besar bagi DKI. Terlebih lagi kondisi ekonomi DKI dan nasional sedang terpuruk saat ini karena corona.

“Long weekend dibuat pemerintah, antara lain cuti bersama 21 Agustus 2020, memang untuk menggerakkan ekonomi sektor wisata salah satunya," jelasnya.

Karena itu, ia tidak menyarankan agar pariwisata ditutup, tapi protokol kesehatan harus diperketat. Khususnya dari pihak Pemprov DKI harus bisa memberikan pengawasan ketat terhadap pelaku usaha.

"Ya harus dibarengi pengawasan penerapan protokol kesehatan, yang bisa dilakukan Pemprov DKI ya kampanyekan terus protokol kesehatan,” pungkasnya.

Momen libur panjang saat Hari Ulang Tahun RI 17 Agustus, 1 Muharram hingga Cuti Bersama digabung akhir pekan ternyata bisa membawa petaka. Momen yang kerap digunakan masyarakat untuk bepergian liburan itu justru membuat banyak orang terjangkit virus corona.

baca juga

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan selama masa libur panjang itu, ada pihaknya mendapatkan cukup banyak spesimen untuk diperiksa. Hasilnya, ditemukan 385 orang yang terkonfirmasi positif corona.

Angka 385 orang positif itu menyumbang penambahan pasien corona DKI Jakarta terbanyak pada Minggu (30/8/2020). Hasil pemeriksaan tujuh hari belakangan yang dilaporkan hari ini, ada 1.114 pasien baru.

Karena itu sebagian besar terpapar Covid-19 saat libur panjang akhir pekan (long weekend) pada rentang waktu 16 - 22 Agustus 2020 lalu.

Ia juga menyimpulkan hal ini karena dihitung mundur sesuai masa inkubasi tersering 6 hari lalu pasien mengakses pemeriksaan PCR 1-2 hari kemudian, maka periode penularan tertinggi terjadi pada 16-17 Agustus 2020.

“Angka pengambilan spesimen pada 27 Agustus juga cukup tinggi, perlu dipertimbangkan efek long weekend dua minggu berturut-turut. Perlu adanya kewaspadaan dan usaha bersama, baik oleh Pemerintah maupun masyarakat, dalam melihat tren kenaikan kasus ini,” ujar Dwi dalam keterangan tertulis, Minggu (30/8/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Minta Gubernur Turunkan Angka Kematian karena Covid-19

Jokowi Minta Gubernur Turunkan Angka Kematian karena Covid-19

News | Selasa, 01 September 2020 | 12:14 WIB

Waspada, Antibiotik untuk Pasien Covid-19 Tingkatkan Resistensi Antimikroba

Waspada, Antibiotik untuk Pasien Covid-19 Tingkatkan Resistensi Antimikroba

Health | Selasa, 01 September 2020 | 12:23 WIB

Masker Unik Ala Lady Gaga

Masker Unik Ala Lady Gaga

Foto | Selasa, 01 September 2020 | 11:45 WIB

Usai Ditutup karena Corona, Sekolah di Inggris dan Wales Kembali Dibuka

Usai Ditutup karena Corona, Sekolah di Inggris dan Wales Kembali Dibuka

News | Selasa, 01 September 2020 | 11:43 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×