Gadis Dirudapaksa 4 Pria hingga Tewas, Mayatnya Kembali Diperkosa 3 Orang

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 11 September 2020 | 15:18 WIB
Gadis Dirudapaksa 4 Pria hingga Tewas, Mayatnya Kembali Diperkosa 3 Orang
Ilustrasi garis polisi [suara.com/Nur Habibie]

Suara.com - Seorang gadis berusia 17 tahun di Eastern Cape, Afrika Selatan menjadi korban pemerkosaan bergilir oleh 11 pria.

Menyadur News24.com, Jumat (11/9/2020), kepolisian Easten Cape, Afrika Selatan sedang mengadili 11 pelaku pemerkosaan gadis 17 tahun yang dilakukan di lapangan sepakbola.

Insiden pemerkosaan tersebut terjadi di New Home di OR Distrik Tambo. Menurut Brigadir Thebinkosi Kinana, pelaku memerkosa seorang gadis berusia 17 tahun pukul 22.00 waktu setempat.

Pelaku melakukan aksi bejatnya ketika sang korban kembali dari rumah teman korban.

"Menurut informasi, korban dalam perjalannya dari rumah temannya, kemudian dia bertemu dengan empat pria yang tidak dikenal lalu menculik dan memerkosa korban di sebuah lapangan bola," jelas Brigadir Kinana.

"Menurut laporan korban, empat pelaku dan diikuti tiga pelaku lainnya juga ikut memerkosa korban di tempat yang sama," sambungnya.

Dia mengatakan, korban kali pertama diserang empat lelaki yang menculiknya, dan dibawa ke lapangan sepak bola.

Pada lokasi itu, korban diperkosa empat orang dan dianiaya hingga tewas. Setelah meninggal, tiga orang berbeda datang merudapaksa mayatnya.

Kinana juga menjelaskan, juga belum diketahui semua pelaku sudah merencakan aksi kejahatannya.

"Belum diketahui apakah mereka merencakan kejahatan di tempat yang sama. Investigasi sedang dilakukan untuk mengungkap motif kejahatan tersebut," ujar Kinana.

Komisioner polisi Eastern Cape komisione, Letjen Liziwe Ntshinga meminta kepada timnya untuk melacak, menindak dan mengusut tindakan kriminal yang sangat mengerikan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cari Mangsa, Macan Tutul Nekat Sambangi Restoran Mewah di Afrika

Cari Mangsa, Macan Tutul Nekat Sambangi Restoran Mewah di Afrika

News | Kamis, 10 September 2020 | 14:15 WIB

Iklan Sampo Dinilai Rasis, Warga Afrika Selatan Gelar Protes

Iklan Sampo Dinilai Rasis, Warga Afrika Selatan Gelar Protes

News | Selasa, 08 September 2020 | 18:50 WIB

Gara-gara Ayam Menyeberang, Mobil Mewah Tabrak Rumah hingga Ringsek

Gara-gara Ayam Menyeberang, Mobil Mewah Tabrak Rumah hingga Ringsek

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 09:09 WIB

Terkini

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:30 WIB

'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:27 WIB